EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Koalisi Warga Jakarta Beri Rapor Merah untuk 100 Hari Pramono–Dul: Janji Kampanye Dinilai Gagal Ditepati

Koalisi Warga Jakarta Beri Rapor Merah untuk 100 Hari Pramono–Dul: Janji Kampanye Dinilai Gagal Ditepati

Maykal oleh Maykal
2 Juni 2025
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — Seratus hari pertama masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Dul Rano Karno menuai kritik tajam dari sejumlah elemen masyarakat sipil. Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Koalisi Warga Jakarta meluncurkan rapor evaluasi dengan skor merah: hanya 20 dari 100 poin. Evaluasi itu merinci delapan catatan kritis terhadap kinerja awal pasangan pemimpin ibu kota tersebut yang dinilai jauh dari semangat perubahan yang dijanjikan.

Jeanny Sirait, Juru Kampanye Keadilan Iklim, mengawali pernyataan dengan menyoroti proyek reklamasi dan penataan pesisir. “Janji untuk mengganti proyek Giant Sea Wall menjadi pendekatan alami seperti Giant Mangrove justru tak terealisasi. Pemerintah malah melanjutkan pembangunan tanggul laut, yang telah menyebabkan sedikitnya tujuh penggusuran baru di wilayah pesisir,” ungkap Jeanny.

Kritik atas Proyek Sampah, Lapangan Kerja, dan Reformasi Agraria

Koalisi juga menyoroti proyek Refuse-Derived Fuel (RDF) di Rorotan sebagai bentuk kebijakan pengelolaan sampah yang tidak berkelanjutan. Teknologi tersebut dinilai mahal, tidak menyentuh akar persoalan, dan berpotensi mencemari udara di kawasan padat penduduk.

Sementara itu, program pembukaan lapangan kerja melalui job fair di 44 kecamatan dianggap seremonial semata. “Tidak ada pendampingan keterampilan atau pelatihan yang konkret bagi warga, terutama bagi sektor informal yang paling terdampak,” kata Jeanny.

Berita Menarik Pilihan

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

Alif Fauzi, Pengacara Publik dari LBH Jakarta, turut menambahkan bahwa hingga kini belum ada kemajuan signifikan dalam pengesahan Peraturan Daerah tentang Bantuan Hukum. “Perda ini sudah kami dorong selama lebih dari satu dekade. Ketika warga miskin kota terus menghadapi ancaman penggusuran dan kriminalisasi, akses terhadap bantuan hukum seharusnya menjadi prioritas,” tegas Alif.

Ia juga menyoroti lemahnya respons birokrasi Pemprov terhadap aduan warga, termasuk pengaduan soal penggusuran Menteng Pulo yang belum juga direspons oleh pemerintah.

Reforma Agraria Stagnan, Warga Kampung Bayam Masih Terlantar

Apriyandi dari Urban Poor Consortium (UPC) mengungkapkan stagnasi pelaksanaan reforma agraria perkotaan. “Sudah ada dasar hukum melalui Keputusan Gubernur No. 574 dan 878. Namun dari 43 kampung prioritas, tidak satu pun persoalan pertanahan yang selesai. Gugus tugas reforma agraria hanya sebatas dokumen, tanpa tindak lanjut nyata,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Miinawati, Koordinator Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), yang menilai bahwa 100 hari pertama seharusnya digunakan untuk menegaskan arah baru pembangunan kota. “Namun kami belum melihat tanda-tanda komitmen terhadap kota yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Perwakilan warga Kampung Bayam, Sherly, turut menyuarakan kekecewaan atas lambannya penyelesaian polemik hunian Kampung Susun Bayam. “Bangunan sudah selesai, tapi kami belum bisa menempatinya. Janji pengelolaan oleh koperasi warga tak kunjung diwujudkan. Tak ada komunikasi dua arah dari Pemprov maupun Jakpro,” jelas Sherly.

Delapan Catatan Kritis

Koalisi Warga Jakarta menyampaikan delapan catatan utama sebagai hasil evaluasi:

  1. Pengelolaan pesisir dan proyek tanggul laut yang menyebabkan penggusuran.
  2. Kebijakan pengelolaan sampah yang tidak berkelanjutan.
  3. Program lapangan kerja yang tidak menyentuh akar persoalan.
  4. Ketidakjelasan pengesahan Perda Bantuan Hukum.
  5. Lemahnya respons birokrasi terhadap aduan warga.
  6. Masifnya penggusuran tanpa solusi layak.
  7. Reforma agraria perkotaan yang stagnan.
  8. Minimnya partisipasi warga dalam pembangunan kota.

Koalisi menegaskan bahwa catatan tersebut disusun bukan semata-mata sebagai bentuk penolakan, melainkan sebagai rekomendasi yang konstruktif. “Kami ingin Jakarta dikelola bersama, bukan dari atas ke bawah. Ruang partisipasi warga harus dibuka,” ujar Jeanny Sirait.

Dokumen rapor merah dan delapan catatan tersebut telah diserahkan secara resmi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.

Respons Pemprov Masih Nihil

Saat dimintai tanggapan oleh wartawan Radar Post.id , Wakil Gubernur Rano Karno enggan memberikan pernyataan. Ia terlihat terburu-buru masuk ke dalam mobil dinas dan meninggalkan lokasi tanpa menjawab pertanyaan.

Tags: Koalisi Warga Jakarta Beri Rapor Merah untuk 100 Hari Pramono–Dul: Janji Kampanye Dinilai Gagal Ditepati
Post Sebelumnya

Prabowo: Pihak Asing Biayai LSM untuk Adu Domba Indonesia

Post Selanjutnya

Air Mengalir Untuk Kehidupan. Satgas TMMD Kodim 1501/Ternate Berhasil Membuat Sumur Bor Air Bersih di Desa Guaria

Maykal

Maykal

Berita Terkait

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Meri Hoegeng foto Dokumen Rama Hoegeng

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Indonesia kembali kehilangan sosok teladan. Meriyati Roeslani, istri almarhum Kapolri ke-5 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,...

Polemik Etika Pejabat: Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan tokoh senior Muhammadiyah Buya Anwar Abbas (kanan). Penggunaan diksi yang dianggap tidak pantas oleh Dahnil saat merespons kritik tata kelola haji memicu gelombang desakan pencopotan dari jabatannya. (Foto: Istimewa)

Etika Komunikasi Pejabat Disorot, Polemik Layanan Haji Picu Desakan Evaluasi Wamen

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

“Pejabat negara memikul tanggung jawab moral dalam berkomunikasi. Cara menyampaikan respons sama pentingnya dengan substansi kebijakan itu sendiri,” ujar Farid.

Komika Pandji Pragiwaksono. Foto: Ist

Bareskrim Polri Periksa Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Terkait Candaan Adat Toraja

oleh Aminuddin Sitompul
3 Februari 2026
0

Dalam video tersebut, Pandji melontarkan lelucon soal mahalnya biaya upacara pemakaman adat Toraja hingga menyebabkan sebagian warga jatuh miskin dan...

Post Selanjutnya
Air Mengalir Untuk Kehidupan. Satgas TMMD Kodim 1501/Ternate Berhasil Membuat Sumur Bor Air Bersih di Desa Guaria

Air Mengalir Untuk Kehidupan. Satgas TMMD Kodim 1501/Ternate Berhasil Membuat Sumur Bor Air Bersih di Desa Guaria

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.