Jakarta, Ekoin.co – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–15 Februari 2026.
Di tengah dinamika pasar dan persaingan industri yang kian agresif, pameran otomotif tahunan ini membidik target ambisius, dengan transaksi minimal Rp 8 triliun, setara dengan capaian IIMS tahun lalu.
Target tersebut dinilai realistis seiring ekspansi besar-besaran skala pameran. Project Manager IIMS 2026, Rudi MF menyebutkan luas area pameran tahun ini meningkat signifikan menjadi 156.170 meter persegi, dengan partisipasi sekitar 180 merek otomotif, mulai dari kendaraan penumpang, komersial, hingga roda dua.
“IIMS 2026 kami desain sebagai motor penggerak pasar otomotif di awal tahun. Target kami transaksi melampaui Rp 8 triliun dengan jumlah pengunjung sekitar 570.000 orang,” ujar Rudi dalam keterangannya, yang dikutip Rabu (281).
Deretan pabrikan besar kembali meramaikan IIMS 2026. Toyota dan Honda dipastikan meluncurkan produk terbaru, termasuk model hybrid dan facelift yang menyasar konsumen urban dan keluarga muda.
Tak hanya itu, pabrikan asal China tampil semakin agresif dengan membawa portofolio kendaraan listrik dan model anyar.
Nama-nama seperti Chery, Geely, Changan, hingga Wuling diproyeksikan menjadi magnet tersendiri, mencerminkan semakin kuatnya penetrasi merek China di pasar otomotif nasional. Kehadiran mereka sekaligus menegaskan pergeseran tren industri menuju elektrifikasi dan efisiensi energi.
IIMS 2026 juga diharapkan menjadi barometer pemulihan sekaligus arah baru industri otomotif nasional, di tengah tekanan daya beli dan perubahan preferensi konsumen.
Dengan kombinasi peluncuran produk baru, inovasi teknologi, dan strategi penjualan agresif, IIMS tak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi arena pertarungan merek dalam merebut pasar awal tahun. (*)





