EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang didominasi warna merah saat penutupan perdagangan, Rabu (28/1).

Layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang didominasi warna merah saat penutupan perdagangan, Rabu (28/1).

MSCI Tahan Rebalancing Indeks, IHSG Rontok dan BBCA Tertekan

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
28 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Pasar saham Indonesia diguncang tekanan berat pada perdagangan Rabu (28/1).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok tajam setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) memutuskan menahan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Februari 2026, keputusan yang langsung memicu kepanikan investor global.

IHSG ditutup melemah signifikan di level 8.320,56 atau turun 7,35% dalam satu sesi perdagangan.

Tekanan jual yang masif bahkan sempat memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (trading halt) ketika pelemahan indeks menembus lebih dari 8%, mencerminkan derasnya aksi jual yang tak terbendung sejak pembukaan pasar.

Arus keluar dana asing tercatat sangat agresif. Investor global membukukan aksi jual bersih senilai Rp6,17 triliun hanya dalam satu hari.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi korban utama, terutama sektor perbankan yang selama ini menjadi tulang punggung IHSG.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi emiten paling tertekan dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp4,15 triliun.

Harga saham BBCA merosot 6,33% ke level 7.025, posisi terendah dalam lebih dari dua tahun terakhir. Tekanan serupa juga merembet ke saham-saham unggulan lainnya, memperlebar pelemahan indeks secara menyeluruh.

Kondisi pasar mencerminkan atmosfer kepanikan. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, mayoritas berakhir di zona merah, sementara hanya segelintir emiten yang mampu bertahan di zona hijau.

Nilai transaksi melonjak hingga Rp45,50 triliun, menandakan terjadinya aksi pelepasan aset dalam skala besar.

Sentimen negatif dipicu oleh sorotan MSCI terhadap aspek transparansi pasar modal Indonesia.

Lembaga indeks global tersebut menilai keandalan data free float dan struktur kepemilikan saham masih menyisakan persoalan, meski otoritas bursa telah melakukan sejumlah perbaikan.

MSCI juga menyinggung potensi distorsi harga akibat pola perdagangan tertentu yang dinilai belum sepenuhnya teratasi.

Dalam pernyataan resminya, MSCI menyatakan penerapan perlakuan sementara terhadap sekuritas Indonesia berlaku efektif segera.

Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko sambil menunggu pembenahan lebih lanjut dari otoritas pasar modal nasional. (*)

Tags: Berita ekonomiBursa Efek IndonesiaIHSGMSCINet Sellpasar modalSaham BBCA
Post Sebelumnya

Wagub Rano Karno Desak PMI DKI Segera Tetapkan Roadmap Digitalisasi

Post Selanjutnya

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Sandal Swallow di Medan

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Sandal Swallow di Medan

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Sandal Swallow di Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.