Jakarta, Ekoin.co – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami skandal dugaan korupsi tata kelola kebun dan industri kelapa sawit periode 2015-2024.
Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, dalam waktu dekat.
Siti Nurbaya akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan korupsi alih fungsi kawasan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit yang merugikan negara.
Penggeledahan di Kediaman dan Temuan di Bogor
Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah melakukan penggeledahan di enam lokasi berbeda, termasuk kediaman pribadi Siti Nurbaya di Matraman, Jakarta Timur, dan Kemang, Jakarta Selatan.
“Penyidik menyita sejumlah dokumen dan bukti alat elektronik. Meski di kediaman Matraman tidak ditemukan barang bukti, tim kami mendapatkan temuan signifikan di lokasi lain di Bogor, Jawa Barat,” ujar Syarief di Kejagung, Jumat (30/1/2026).
Di Bogor, penyidik berhasil mengamankan bukti transaksi aliran uang dari sejumlah perusahaan perkebunan yang diduga mengalir ke kantong pejabat di Kementerian Kehutanan (sekarang KLHK) pada masa jabatan politisi Partai NasDem tersebut.
Kaitan dengan Tata Kelola Industri Sawit
Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan besar terkait tata kelola industri sawit yang telah berjalan sejak 2025.
Hingga saat ini, Jampidsus telah memeriksa sedikitnya 20 saksi dan menyita dokumen serta barang bukti elektronik yang dibawa menggunakan kontainer besar dari berbagai kantor perusahaan perkebunan dan konsultan.
“Penggeledahan ini adalah bagian dari penguatan alat bukti terkait izin perkebunan sawit di dalam kawasan hutan. Seluruh barang bukti akan kami teliti sebelum melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait,” tambah Syarief.
Kondisi Siti Nurbaya Saat Penggeledahan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat penggeledahan berlangsung, Siti Nurbaya dilaporkan sedang dalam kondisi kurang sehat dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Siti Nurbaya sendiri merupakan sosok yang menjabat sebagai Menteri LHK selama dua periode di era Presiden Joko Widodo.
Selain rumah kediaman eks menteri, penyidik juga menyisir lokasi di Rawamangun dan Bogor yang diduga melibatkan pihak swasta serta kantor milik politisi tertentu.
Namun, pihak Kejagung belum bisa memberikan detail lebih lanjut mengenai keterlibatan anggota legislatif dalam perkara ini.





