EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK (Ist)

KPK Tegaskan Satu Barisan Berantas Korupsi, Usai Prabowo “Sentil” Mantan Bos BUMN

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
Kategori HUKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Ekoin.co– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan keras Presiden RI Prabowo Subianto yang memperingatkan para mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar siap dipanggil Kejaksaan Agung jika terbukti menimbulkan kerugian negara selama masa jabatan mereka.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaganya sejalan dengan arah kebijakan Presiden dalam agenda besar pemberantasan korupsi. Menurut Budi, seluruh aparat penegak hukum memiliki visi dan semangat yang sama untuk membersihkan praktik korupsi di Indonesia.

“Kami meyakini Presiden, seluruh jajaran pemerintah, dan juga aparat penegak hukum—baik KPK, Kejaksaan Agung, maupun kepolisian—punya visi dan semangat yang sama dalam pemberantasan korupsi,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

Budi menambahkan, dalam praktik penanganan perkara, KPK selama ini juga banyak mendapat dukungan dari kepolisian dan kejaksaan. Kolaborasi lintas lembaga, kata dia, menjadi kunci dalam membongkar kasus-kasus korupsi berskala besar.

“Sebaliknya, KPK juga aktif melakukan koordinasi dan supervisi terhadap proses hukum dugaan tindak pidana korupsi yang berjalan di Kejaksaan Agung dan kepolisian. Artinya, kita di sini jalan bersama,” tegasnya.

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Pernyataan KPK tersebut muncul setelah Presiden Prabowo Subianto secara terbuka melontarkan peringatan keras kepada para mantan bos BUMN. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Prabowo menyinggung pengelolaan aset negara melalui sovereign wealth fund yang nilainya menembus lebih dari US$1 triliun.

“Sovereign Wealth Fund, saya telah mengimbau semua kekuatan milik negara dalam satu manajemen. Nilainya US$1.040 miliar aset under management,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengkritik pola pengelolaan BUMN di masa lalu yang dinilainya tidak rasional. Ia menyoroti keberadaan lebih dari seribu perusahaan negara yang dinilai sulit dikelola secara efektif.

“Tadinya 1.040 perusahaan, bayangkan. Siapa yang bisa mengelola 1.000 perusahaan? Ini akal-akalan pimpinan-pimpinan BUMN yang dulu. Harus bertanggung jawab. Enak kamu? Siap-siap kamu dipanggil kejaksaan,” kata Prabowo dengan nada tegas.

Presiden bahkan menanggapi pihak-pihak yang meremehkan ketegasannya dengan menyebut dirinya hanya pandai berpidato. Prabowo menegaskan bahwa pernyataannya bukan gertakan politik.

“Oh iya? Tunggu saja panggil-panggilan. Jangan tantang saya. Saya hanya takut kepada rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Besar,” ujarnya.

Kini, setelah KPK menyatakan sikap sejalan dengan Presiden, publik menanti langkah konkret aparat penegak hukum. Akankah Kejaksaan Agung dan kepolisian benar-benar bergerak cepat dan berkolaborasi membongkar potensi kerugian negara di tubuh BUMN? Ataukah peringatan keras Presiden kembali berakhir sebagai retorika politik?

Waktu akan menjawab, dan publik menagih pembuktian.

Post Sebelumnya

Soroti Siswa Bundir di NTT, JPPI: Kegagalan Pemerintah Melindungi Hak Anak Atas Pendidikan

Post Selanjutnya

Prilly Latuconsina Minta Maaf soal Polemik #OpenToWork di LinkedIn

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
Prilly Latuconsina

Prilly Latuconsina Minta Maaf soal Polemik #OpenToWork di LinkedIn

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.