EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM CEK FAKTA
Pejabat Publik Miliki Bio Data Ganda, Salah Satunya Palsu atau Mungkin Dua duanya Palsu?

Pejabat Publik Miliki Bio Data Ganda, Salah Satunya Palsu atau Mungkin Dua duanya Palsu?

Yudi Permana oleh Yudi Permana
11 Februari 2026
Kategori CEK FAKTA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Maraknya isu dokumen palsu yang mencuat belakangan ini, seperti kasus ijazah yang menerpa mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki efek domino kepada tokoh publik lain.

Salah satunya tudingan kepada Arsul Sani, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).  Namun tudingan kepada Arsul Sani tidak berlarut larut seperti yang dialami Jokowi. Karena Arsul Sani berhasil meredam isu miring tentang dirinya itu dengan menunjukan ijazahnya ke publik, dan rumor pun berhenti.

Dengan adanya fenomena itu, nampaknya menjadi suatu peringatan bagi para publik figur, agar tak main- main dengan memalsukan data pribadinya.

Karena seorang publik figur dimanapun dia berada, akan menjadi sorotan masyarakat atas setiap tindak tanduk, baik prilaku saat ini atau di masa lalunya.

Hal itu tentu harus diwaspadai oleh setiap publik figur, karena di era digital saat ini tak ada yang bisa menyembunyikan kehidupan masa lalunya secara sempurna.

Berita Menarik Pilihan

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

Menyimak hal tersebut, penulis coba menelisik masa lalu seorang mantan Wantimpres Jokowi yang kini menjadi salah satu utusan khusus presiden (UKP) Prabowo Subianto.

Ada figur lain yang selama ini belum pernah menjadi perhatian publik. Yaitu Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Ketahanan Pangan di era Presiden Prabowo yang sebelumnya di masa Presiden Jokowi menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yaitu H.M. Mardiono.

Menurut sumber di beberapa media,  Mardiono pernah mengaku lahir di Kota Cilegon dan Lulusan MAN 2 Kota Cilegon sebagaimana pernah dimuat di media Banten.com beberapa tahun silam pada tanggal 30/5/2022.

Namun setelah di cek di laman website: www.man2cilegon, bahwa MAN 2 Kota Cilegon baru diresmikan oleh Kementerian Agama RI pada tanggal 18 November 2015.

Sementara dari sumber lain yang pernah dimuat di kompas.com, tercatat biodata H.M. Mardiono lahir di Yogyakarta 1957 dan lulusan SMA Magelang 1976.

Menurut informasi yang kami peroleh SMA Magelang pada tahun 1976 saat ini menjadi SMA 1 Kota Magelang. Hal ini tentu menjadi perhatian karena yang bersangkutan merupakan pejabat publik yang dipercaya oleh Presiden sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.

Bagaimana mungkin seorang bisa memiliki biodata ganda dengan asal kelahiran dan pendidikan yang berbeda.

Sebagai pejabat negara yang terikat dengan Undang-undang tentu dituntut untuk memberikan informasi yang bisa dipertanggung jawabkan. Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). (*)

Tags: Bio Data GandaMardionoMungkin Dua duanya Palsupejabat publikSalah Satunya Palsu
Post Sebelumnya

Denada Bantah Isu Tiga Anak, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum: Narasi Fitnah Dinilai Menyesatkan

Post Selanjutnya

KPK Periksa CFO PT Ingenico International Indonesia Mega Okfiyati terkait Kasus Korupsi EDC BRI

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Ilustrasi seseorang yang sedang mengakses media sosial melalui ponsel. Tren pencarian link "Video Viral Sok Imut" di TikTok kini diwaspadai sebagai modus baru para pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan tautan phishing dan mencuri data pribadi pengguna yang tergiur konten eksklusif. (Foto: Ekoin.co/Ilustrasi)

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

oleh Hasrul Ekoin
28 Januari 2026
0

Keamanan digital Anda jauh lebih berharga daripada sekadar memuaskan rasa penasaran terhadap sosok "Sok Imut" yang tengah ramai diperbincangkan. (*)

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

oleh Irvan
6 Oktober 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Mediasi gugatan perdata mengenai Riwayat Pendidikan Gibran memasuki babak mediasi lanjutan setelah pertemuan kedua di Pengadilan Negeri...

Hoaks Korupsi 3000 Triliun Rafael Alun di Media Sosial

Hoaks Korupsi 3000 Triliun Rafael Alun di Media Sosial

oleh Akmal Solihannoer
18 September 2025
0

Jakarta EKOIN.CO - Isu skandal korupsi Rp3.000 triliun yang menyeret nama Rafael Alun Trisambodo ramai beredar di media sosial, namun...

Apa Istimewanya Mercedes Habibie, ini Faktanya

Apa Istimewanya Mercedes Habibie, ini Faktanya

oleh Akmal Solihannoer
5 September 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Mobil mewah jenis Mercedes-Benz milik almarhum Presiden ketiga RI, BJ Habibie, menjadi perhatian publik setelah masuk daftar...

Post Selanjutnya
Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

KPK Periksa CFO PT Ingenico International Indonesia Mega Okfiyati terkait Kasus Korupsi EDC BRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.