Jakarta, Ekoin.co – Chelsea gagal mengamankan kemenangan setelah bermain imbang 2-2 melawan Leeds United pada pekan ke-26 Premier League musim 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu, 11 Februari 2026 waktu setempat.
Hasil ini membuat kedua tim harus berbagi satu poin dalam laga yang berlangsung ketat sepanjang babak kedua.
Dalam pertandingan tersebut, Chelsea sempat unggul dua kali, namun Leeds mampu menyamakan kedudukan dalam rentang waktu enam menit. Berdasarkan laporan pertandingan resmi liga, “Chelsea dan Leeds United harus berbagi poin setelah pertandingan berakhir imbang 2-2.”
Chelsea membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-24 melalui Joao Pedro. Gol itu tercipta setelah tim tuan rumah mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan. Setelah gol pembuka, Chelsea terus mengontrol tempo permainan hingga turun minum tanpa balasan dari tim tamu.
Memasuki babak kedua, Chelsea kembali meningkatkan tekanan. Intensitas serangan meningkat sehingga Leeds kesulitan keluar dari area pertahanan mereka dalam 15 menit pertama setelah jeda. Momentum penting terjadi pada menit ke-55 ketika Joao Pedro dijatuhkan oleh Jaka Bijol di dalam kotak penalti.
Wasit kemudian menunjuk titik putih sebagai hadiah penalti bagi Chelsea. Cole Palmer maju sebagai eksekutor dan berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-58. Tendangan kerasnya mengarah ke sudut kanan gawang tanpa mampu dihentikan kiper Leeds.
Keunggulan dua gol tersebut tidak bertahan lama. Leeds mulai bangkit dan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Chelsea. Pada menit ke-64, tim tamu memperoleh penalti setelah Moises Caicedo dinilai melanggar Jayden Bogle di area terlarang.
Lukas Nmecha yang dipercaya sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-67. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan Leeds menjadi 2-1 sekaligus mengubah momentum pertandingan.
Enam menit berselang, Leeds berhasil menyamakan skor. Situasi kemelut di kotak penalti Chelsea dimanfaatkan Noah Okafor yang mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-73. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga akhir pertandingan.
Pada sisa waktu pertandingan, Chelsea berupaya kembali mencari gol kemenangan. Sejumlah peluang tercipta, termasuk kesempatan emas pada masa injury time. Namun, Cole Palmer gagal memaksimalkan peluang dari jarak dekat setelah bola melambung di atas mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Chelsea harus puas menambah satu poin di kandang sendiri, sementara Leeds membawa pulang hasil penting dari laga tandang.
Secara statistik, Chelsea mendominasi jalannya pertandingan. Tuan rumah mencatatkan 19 tembakan berbanding empat milik Leeds. Dari jumlah tersebut, empat tembakan Chelsea tepat sasaran, sementara Leeds mencatat dua tembakan tepat sasaran.
Penguasaan bola juga dikuasai Chelsea dengan 66 persen, sedangkan Leeds hanya 34 persen. Chelsea mencatat 587 operan dengan akurasi 92 persen, sementara Leeds mencatat 266 operan dengan akurasi 80 persen.
Dari sisi disiplin, kedua tim sama-sama menerima empat kartu kuning tanpa kartu merah. Chelsea mencatat sembilan pelanggaran, sedangkan Leeds melakukan 13 pelanggaran sepanjang pertandingan.
Hasil imbang ini membuat Chelsea tetap berada di posisi kelima klasemen sementara Premier League dengan koleksi 44 poin. Sementara itu, Leeds United menempati posisi ke-15 dengan 30 poin setelah meraih tambahan satu angka dari laga tandang ini.
Susunan pemain Chelsea pada laga tersebut menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Robert Sanchez di bawah mistar. Lini belakang diisi Malo Gusto, Josh Acheampong, Trevor Chalobah, dan Marc Cucurella. Lini tengah diperkuat Moises Caicedo dan Andrey Santos, sementara Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Estevao mendukung Joao Pedro di lini depan.
Leeds United menurunkan formasi 3-4-2-1 dengan Karl Darlow sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Joe Rodon, Sebastiaan Bornauw, dan Jaka Bijol. Sektor tengah dihuni James Justin, Ethan Ampadu, Ilia Gruev, dan Gabriel Gudmundsson, sementara Jayden Bogle dan Brendan Aaronson mendukung Lukas Nmecha sebagai penyerang utama. (*)





