Ribuan Mahasiswa Gelar Demo Nasional Tuntut Penanganan Karhutla
Ribuan mahasiswa gelar menjadi sorotan dalam pemberitaan berikut ini.
JAKARTA — Ribuan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia menggelar aksi demonstrasi serentak menuntut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih tegas dan menyeluruh. Aksi ini digelar di sejumlah titik strategis, menyuarakan kekhawatiran atas dampak kabut asap yang kembali melanda beberapa wilayah di Sumatra dan Kalimantan.
Tuntutan Utama Aksi Mahasiswa
Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan representasi suara masyarakat yang terdampak langsung kabut asap maupun kerusakan ekosistem akibat karhutla yang berulang setiap tahun. Mereka mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk mengevaluasi total penegakan hukum terhadap korporasi yang diduga terlibat pembakaran lahan untuk kepentingan bisnis.
Selain penegakan hukum, mahasiswa juga menuntut transparansi data titik api secara real-time serta peningkatan anggaran untuk mitigasi dan pemulihan lahan gambut yang rawan terbakar, mengingat lahan gambut menyumbang porsi besar dari total luasan karhutla setiap tahunnya.
Respons Pemerintah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya telah menerbitkan delapan langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, yang di antaranya mencakup antisipasi dampak lanjutan dari kebakaran lahan sebelum musim hujan tiba sepenuhnya. Namun, mahasiswa menilai langkah tersebut masih reaktif dan belum menyentuh akar permasalahan struktural tata kelola lahan.
Pemerintah daerah di wilayah rawan karhutla diminta meningkatkan patroli pencegahan serta memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk TNI, Polri, dan Manggala Agni, untuk merespons titik api secara lebih cepat sebelum meluas.
Dampak Sosial dan Kesehatan
Kabut asap akibat karhutla tidak hanya berdampak pada kualitas udara, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan transportasi di wilayah terdampak. Sejumlah daerah bahkan terpaksa meliburkan sekolah akibat kualitas udara yang memburuk pada musim kebakaran sebelumnya.
Dampak dan Proyeksi
Aksi mahasiswa ini diperkirakan akan terus bergulir hingga pemerintah menunjukkan langkah konkret dan terukur. Jika penanganan karhutla tidak membaik, isu ini berpotensi menjadi sorotan politik jangka panjang, terutama menjelang evaluasi kinerja lingkungan pemerintah di berbagai forum nasional dan internasional.
Sumber resmi terkait: https://www.jakarta.go.id





















Tinggalkan Balasan