EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
JPU Hadirkan Saksi-Saksi Mantan Pejabat PT Antam Tbk untuk Ungkap Fakta

Foto: EKOIN.CO

JPU Hadirkan Saksi-Saksi Mantan Pejabat PT Antam Tbk untuk Ungkap Fakta

Sidang lanjutan kasus pemrosesan emas yang melibatkan PT Antam Tbk dan beberapa terdakwa berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, di mana sejumlah saksi memberikan kesaksian terkait kegiatan perusahaan dalam industri emas dan kebijakan internal yang dijalankan pada masa lalu.

Ibhent oleh Ibhent
4 Februari 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Sidang lanjutan kasus yang melibatkan sejumlah terdakwa terkait pemrosesan emas oleh PT Antam Tbk berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa, 4 Februari 2025. Sidang yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini dipimpin oleh Ketua Hakim Agam Syarif Baharudin, dengan anggota hakim Sri Hartati dan Diasinta. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang bertugas antara lain Yugo, Ery, dan Syakuri.

Kasus yang tengah disidangkan melibatkan beberapa nama besar dalam dunia bisnis dan industri emas, dengan terdakwa antara lain James Tambonawas, Lindawati Effendi, Suryadi Lukman Tara, Bluria Asih Rahayu Suryadi Jonathan, Jeju Tanuwijaya, dan Hokian Seng. Para terdakwa diduga terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemrosesan dan perdagangan emas yang melibatkan pihak swasta.

Salah satu aspek yang dibahas dalam sidang ini adalah keterlibatan saksi-saksi yang memiliki pengalaman dalam bidang logam mulia dan pengelolaan perusahaan besar seperti PT Antam Tbk. Dalam persidangan tersebut, sejumlah saksi dari kalangan mantan pejabat PT Antam Tbk memberikan kesaksian mengenai kegiatan yang berkaitan dengan emas, termasuk proses pemurnian dan produk lebur ucap.

Foto : EKOIN.CO

Di antara saksi yang dihadirkan adalah Lucky Setiawan Suwardi, yang pernah menjabat sebagai Direktur SDM PT Antam Tbk pada periode 2019-2021. Lucky mengungkapkan bahwa dia tidak mengenal para terdakwa, meskipun dirinya pernah menjabat dalam posisi strategis di perusahaan tersebut. Selain Lucky, ada juga saksi lain seperti Tatang Hendra, mantan Direktur PT CBL Indonesia Investment yang tidak mengenal para terdakwa, serta Ir. Elisabeth RT Siahaan, yang menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Antam Tbk periode 2021-2024.

Dari keterangan saksi, terungkap bahwa meskipun mereka memiliki posisi penting di perusahaan, hubungan langsung dengan para terdakwa tidak ada, yang menunjukkan bahwa kesaksian ini lebih bersifat untuk memberikan informasi terkait operasi internal perusahaan.

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Selain itu, saksi lainnya termasuk Ir. Hari Wijayanto, yang merupakan pensiunan PT Antam, dan Dr. Robert A. Simanjuntak, mantan Komisaris PT Antam Tbk periode 2014-2019, juga mengungkapkan ketidaktahuan mereka tentang hubungan dengan para terdakwa.

Namun, salah satu saksi yang cukup berpengalaman dalam dunia bisnis emas, Arif Prabowo Aryo Tejo, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Antam pada periode 2017-2019, memberikan penjelasan yang lebih rinci tentang dinamika internal perusahaan terkait pemurnian emas dan transaksi emas yang berlangsung pada masa jabatannya. Arif menyebutkan bahwa saat itu, perusahaan fokus pada pemurnian emas, dan pemrosesan lebur ucap menjadi salah satu kegiatan yang berhubungan dengan usaha hilirisasi pengolahan emas.

Dalam keterangannya di sidang, Arif menegaskan bahwa meskipun kegiatan lebur ucap dan pemurnian merupakan bagian dari rencana besar dalam hilirisasi emas oleh PT Antam, perusahaan tidak terlibat langsung dalam transaksi yang melibatkan pihak ketiga tersebut. Bahkan, pada masa jabatannya, PT Antam lebih banyak melakukan trading emas dibandingkan dengan hanya mengandalkan jasa lebur ucap. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis yang menunjukkan bahwa trading emas memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan hanya mengandalkan pemurnian atau lebur ucap, yang biaya jasanya jauh lebih rendah.

Arif juga menjelaskan bahwa dengan mengoptimalkan kegiatan trading emas, PT Antam dapat memperbaiki kondisi keuangan perusahaan yang sebelumnya mengalami kerugian signifikan. Keputusan untuk menghentikan jasa lebur ucap secara bertahap merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk berfokus pada kegiatan yang lebih menguntungkan, meskipun kontrak yang sudah ada tetap dihormati hingga selesai.

Persidangan masih terus berlangsung, dengan sejumlah saksi tambahan yang dihadirkan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang jalannya transaksi emas dan hubungan perusahaan dengan pihak ketiga. Sidang kali ini akan menjadi penting dalam mengungkap lebih jauh aspek-aspek teknis dan hukum yang berkaitan dengan kasus yang sedang berjalan.

Sidang ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana PT Antam Tbk menjalankan operasionalnya dalam industri emas serta mengungkap dugaan pelanggaran yang melibatkan pihak-pihak terkait dalam kasus ini. (*)

Tags: Arif Prabowo Aryo TejoDr. Robert A. SimanjuntakElisabeth RT SiahaanJakarta Pusatlebur ucapLucky Setiawan Suwardipemrosesan emaspemurnian emasPengadilan Negeri.PT Antam TbkPT CBL Indonesiasaksisidang kasus emasTatang Hendratrading emas
Post Sebelumnya

Bagaimana Menjadi Penulis di Media Online Hanya dengan AI

Post Selanjutnya

Saksi-Saksi Persidangan Kasus Ronald Tanur Tegaskan Tidak Ada Intervensi

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
Saksi-Saksi Persidangan Kasus Ronald Tanur Tegaskan Tidak Ada Intervensi

Saksi-Saksi Persidangan Kasus Ronald Tanur Tegaskan Tidak Ada Intervensi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.