EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Perjuangan hingga Tetes Darah Terakhir: Jejak I Gusti Ngurah Rai di Bali

Perjuangan hingga Tetes Darah Terakhir: Jejak I Gusti Ngurah Rai di Bali

I Gusti Ngurah Rai gugur dalam Puputan Margarana pada 20 November 1946 setelah memimpin serangan ke markas Belanda di Tabanan. Perlawanannya dipicu penolakan terhadap proyek NIT pasca-Perjanjian Linggarjati. Atas jasanya, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan namanya diabadikan di Bandara I Gusti Ngurah Rai serta uang pecahan Rp50.000.

Abah Mamat oleh Abah Mamat
21 April 2025
Kategori EDUKASI, NASIONAL, PERISTIWA, PROFIL, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

EKOIN.CO – I Gusti Ngurah Rai gugur dalam pertempuran sengit melawan Belanda di Desa Marga, Kecamatan Margarana, Tabanan, Bali. Peristiwa yang dikenal sebagai Puputan Margarana ini menjadi puncak perlawanannya menolak proyek Negara Indonesia Timur (NIT) pascaperundingan Linggarjati. Bersama 96 pejuang lainnya, ia bertempur hingga titik darah penghabisan.

Sebelumnya, pada 18 November 1946, pasukan Ciung Wanara pimpinan Ngurah Rai menyerang markas Belanda di Tabanan. Serangan balasan Belanda dua hari kemudian menghancurkan basis perlawanan di Marga. “Kata Puputan berarti berperang sampai akhir,” seperti dikutip dari laman Ensiklopedia Sejarah Indonesia Kemdikbud.

Ngurah Rai lahir di Desa Cilangsari, Badung, Bali, pada 30 Januari 1917. Pendidikan militernya dimulai di Gianyar (1936-1940) sebelum melanjutkan pelatihan senjata berat di Magelang (1941). Setelah Jepang menyerah, ia memimpin perebutan senjata dari tentara Jepang, meski upaya itu gagal akibat kebocoran informasi.

Pada Januari 1946, ia bersama Cokorda Ngurah dan Wayan Debes berlayar ke Yogyakarta untuk meminta bantuan TRI. Di sana, Panglima Sudirman dan Jenderal Oerip Soemohardjo mengangkatnya sebagai Komandan TRI Sunda Kecil. “Kami harus memastikan Bali tetap bagian dari Republik,” ujar Ngurah Rai dalam pertemuan dengan Presiden Soekarno, seperti dicatat dalam arsip Museum Perjuangan Bali.

Penolakannya terhadap NIT membuat Belanda geram. Proyek van Mook itu dinilainya sebagai upaya pecah-belah. Pada 1975, pemerintah menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional melalui SK Presiden No.063/TK/1975. Namanya kini diabadikan sebagai bandara internasional di Bali dan wajahnya menghiasi uang Rp50.000. (photo diambil dari Pojoksatu.id)

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Tags: Bandara Ngurah RaiBelandaCiung WanaraEnsiklopedia Sejarah Indonesia KemdikbudI Gusti Ngurah RaiMuseum Perjuangan Bali.Negara Indonesia TimurPahlawan NasionalPerjanjian LinggarjatiPuputan Margaranasejarah perjuangan IndonesiaTabanan BaliTRI Sunda Keciluang Rp50.000
Post Sebelumnya

Penelitian Ungkap Apa yang Dirasakan Manusia saat Sakaratul Maut

Post Selanjutnya

Jumlahnya Makin Minim, Ini Ciri-ciri Orang Kelas Menengah Atas

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Post Selanjutnya
Jumlahnya Makin Minim, Ini Ciri-ciri Orang Kelas Menengah Atas

Jumlahnya Makin Minim, Ini Ciri-ciri Orang Kelas Menengah Atas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.