EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pinjol Makin Merajalela Tumbuh 32% Kalahkan Multifinance

Pinjol Makin Merajalela Tumbuh 32% Kalahkan Multifinance

Pertumbuhan pinjol yang mencapai 32% dengan nilai Rp80 triliun mengalahkan kredit multifinance yang hanya tumbuh 6%, namun membawa risiko kredit macet dan praktik ilegal yang perlu diwaspadai.

Ray oleh Ray
3 Mei 2025
Kategori EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin – Fakta mencengangkan terlihat dari pertumbuhan kredit multifinance dan kredit pinjaman online (pinjol) yang saling bertolak belakang. Apa yang sebenarnya terjadi?

Sebagai informasi, kredit multifinance dan kredit pinjol adalah dua bentuk pembiayaan yang berbeda, baik dari segi tujuan, penyedia layanan, maupun risikonya. Kredit multifinance merupakan layanan pembiayaan dari perusahaan pembiayaan resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jenis kredit ini umumnya digunakan untuk pembelian barang seperti kendaraan bermotor, alat elektronik, atau alat berat dengan skema cicilan tetap (leasing atau sewa beli).

Proses pengajuan kredit multifinance biasanya lebih ketat karena melibatkan analisis kelayakan kredit, termasuk pengecekan riwayat kredit melalui BI Checking atau SLIK. Tenor pinjaman bervariasi antara 6 bulan hingga 5 tahun, dengan bunga tetap atau efektif yang lebih terukur. Dilansir cnbcindonesia.com .

Sementara itu, kredit pinjol adalah bentuk pinjaman konsumtif yang disediakan oleh platform fintech lending, biasanya dalam jumlah kecil dan jangka pendek. Pinjol legal juga diawasi oleh OJK, namun banyak pinjol ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi dan menawarkan proses pencairan dana yang sangat cepat, bahkan hanya dalam hitungan menit. Proses verifikasi pinjol umumnya ringan, cukup dengan KTP dan nomor ponsel, tetapi bunga dan denda bisa sangat tinggi, terutama pada pinjol ilegal. Tenor pinjol biasanya pendek, berkisar antara 7 hingga 90 hari, dan banyak kasus di mana peminjam kesulitan melunasi, sehingga terjebak dalam siklus utang.

Secara umum, kredit multifinance lebih aman dan stabil untuk keperluan konsumsi besar seperti kendaraan atau peralatan rumah tangga, sedangkan pinjol lebih cocok sebagai solusi darurat dengan syarat digunakan secara bijak dan hanya melalui penyedia yang terdaftar resmi di OJK. Risiko penyalahgunaan data, penagihan kasar, dan beban bunga tinggi pada pinjol ilegal membuat masyarakat perlu lebih waspada sebelum mengajukan pinjaman online.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Pembiayaan Pinjol Tumbuh 32%

Hal menarik yang dapat dicermati dari data OJK adalah pertumbuhan pembiayaan multifinance hanya tumbuh sebesar single digit atau di angka 6,04% year on year/yoy pada Januari 2025.

Berbeda halnya dengan pertumbuhan pembiayaan pinjol yang terus tercatat lebih tinggi bahkan hingga menyentuh 32,85% yoy pada Februari 2025 dengan jumlah lebih dari Rp80 triliun.

Situasi ini mencerminkan pergeseran pola pembiayaan di Indonesia. Masyarakat kini lebih banyak memilih pinjol karena proses pengajuannya yang cepat dan tanpa agunan, sehingga lebih mudah diakses dibandingkan kredit multifinance yang biasanya digunakan untuk pembelian aset seperti kendaraan atau properti.

Namun, peningkatan tajam dalam jumlah pinjaman online juga menimbulkan risiko, terutama terkait dengan tingginya tingkat kredit macet yang menunjukkan banyak peminjam kesulitan membayar kembali utangnya. Regulasi yang lebih ketat dalam industri multifinance membuat pertumbuhannya lebih terkendali, sedangkan pinjol, terutama yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berkembang dengan lebih bebas tetapi membawa potensi bahaya bagi peminjam yang kurang memahami konsekuensi finansialnya. Tren ini menjadi perhatian bagi regulator dan industri keuangan, karena lonjakan pinjol yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko finansial bagi masyarakat dan berpotensi menimbulkan masalah ekonomi lebih luas jika tidak diatur dengan baik.

Tags: AFPIBI Checkingbunga pinjamandata pembiayaanfintech lendingkreditkredit konsumtifkredit macetmultifinanceNPLOJKpembiayaan onlineperlindungan konsumenpinjamanpinjaman onlinePinjolregulasi keuanganSLIK
Post Sebelumnya

Modernland Ungguli Target Kuartal I, Proyek Eksisting dan Strategi Keuangan Jadi Kunci Sukses

Post Selanjutnya

Kemenag Maksimalkan Layanan Haji 2025: Akomodasi Digital, Jalur Cepat, dan Percepatan Visa

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Kemenag Maksimalkan Layanan Haji 2025: Akomodasi Digital, Jalur Cepat, dan Percepatan Visa

Kemenag Maksimalkan Layanan Haji 2025: Akomodasi Digital, Jalur Cepat, dan Percepatan Visa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.