EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kemenperin Perkenalkan Konsep Green Mobility untuk Industri Otomotif Ramah Lingkungan

Kemenperin Perkenalkan Konsep Green Mobility untuk Industri Otomotif Ramah Lingkungan

Konsep Green Mobility diperkenalkan Kemenperin untuk mendorong industri otomotif ramah lingkungan, efisien energi, dan berdaya saing, sekaligus mendukung target NZE 2050, sementara Polytron meluncurkan mobil listrik pertama dengan TKDN 40%, memperkuat industri nasional.

Abah Mamat oleh Abah Mamat
7 Mei 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkenalkan konsep Green Mobility sebagai pendekatan kebijakan untuk mengintegrasikan teknologi otomotif yang ramah lingkungan, efisien energi, dan berdaya saing tinggi. Kebijakan ini diharapkan mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) sektor manufaktur pada 2050.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pemerintah berkomitmen memfasilitasi perkembangan teknologi otomotif, termasuk kendaraan berbasis ICE, hybrid, listrik, dan fuel cell hydrogen. “Apapun perkembangan teknologinya, kami siap fasilitasi melalui Green Mobility. Kebijakan ini adaptif, melindungi investasi lama, dan mendorong inovasi baru,” ujarnya dalam acara New Energy Vehicle yang digelar Kumparan di Jakarta

Selain itu, pemerintah telah memberikan berbagai insentif, seperti PPNBM DTP untuk kendaraan listrik dan program LCGC untuk mobil hemat energi. “Prinsipnya, selama produk otomotif ramah lingkungan dan efisien energi, kami akan dukung,” tambah Agus.

Di sisi lain, rasio kepemilikan mobil di Indonesia masih rendah dibanding negara ASEAN. Data menunjukkan, hanya 99 unit per 1.000 penduduk, jauh di bawah Malaysia (490 unit) dan Thailand (275 unit). “Potensi pasar masih besar, apalagi penduduk kita 281 juta,” jelasnya.

Momen penting juga ditandai dengan peluncuran mobil listrik Polytron G3, yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40%. CEO Polytron Hariono menyatakan, peluncuran ini merupakan langkah strategis menyambut 50 tahun Polytron pada September 2025. “Kami ingin teknologi ramah lingkungan bisa dijangkau banyak orang,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Dukungan pemerintah semakin kuat dengan terbitnya Perpres No. 46/2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa, yang mewajibkan instansi pemerintah dan BUMN membeli produk dalam negeri. “Ini peluang besar bagi industri otomotif lokal,” tegas Agus.(Gambar diambil dari sokoguru..id)

 

Tags: Agus Gumiwang Kartasasmitafuel cell hydrogen.Green Mobilityhybridindustri otomotif Indonesiainsentif PPNBM DTPKemenperinmobil listriknet zero emissionPerpres No. 46/2025Polytron G3rasio kepemilikan mobilTKDN 40%
Post Sebelumnya

Wamenkeu Anggito Paparkan Strategi Indonesia Hadapi Dinamika Ekonomi Global di Forum Fitch

Post Selanjutnya

KKP Dukung Pameran Rantai Dingin untuk Jaga Mutu Produk Perikanan Nasional

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
KKP Dukung Pameran Rantai Dingin untuk Jaga Mutu Produk Perikanan Nasional

KKP Dukung Pameran Rantai Dingin untuk Jaga Mutu Produk Perikanan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.