EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Jampidsus Kejagung Usut Kasus Korupsi Pengadaan Laptop di Kemendikbudristek, Habiskan Anggaran Rp 9,9 Triliun

oppo_34

Jampidsus Kejagung Usut Kasus Korupsi Pengadaan Laptop di Kemendikbudristek, Habiskan Anggaran Rp 9,9 Triliun

Penyidik Jampidsus mulai melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek terkait pengadaan laptop berbasis chromebook

Yudi Permana oleh Yudi Permana
26 Mei 2025
Kategori HUKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN – Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek terkait pengadaan digitalisasi pendidikan tahun 2019-2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan bahwa pada 20 Mei 2025, tim penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) setelah meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke tingkat penyidikan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek tahun 2019-2023.

“Dalam perkara dugaan korupsi ini diduga ada persekongkolan atau permufakatan jahat dari berbagai pihak dengan cara mengarahkan kepada tim teknis agar membuat kajian teknis terkait pengadaan pelaratan teknologi kependidikan pada penggunaan laptop berbasis operating system chromebook,” kata Harli di gedung Kejagung, Jakarta, Senin (26/5).

Padahal, pengadaan laptop sebanyak 1000 unit di Kemendikbudristek belum menjadi kebutuhan pada saat itu, mengingat kondisi pengunaan internet di sejumlah daerah belum seluruhnya merata. Namun tetap dipaksakan dilakukan pengadaan pelaratan teknologi berupa laptop berbasis operating system chromebook.

“Karena sesungguhnya pada 2019, sudah dilakukan ujicoba terhadap penerapan chromebook sebanyak 1000 unit, itu tidak efektif. Karena kita tahu itu berbasis internet. Sementara di Indonesia internetnya belum merata semuanya sama ke daerah-daerah,” ucap Harli.

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ia melanjutkan, alasan pengadaan tetap dilakukan karena ada persekongkolan dan permufakatan jahat antara pihak swasta dengan pejabat Kemendikbudristek.

“Diduga ada persekongkolan disitu, karena di tahun-tahun sebelumnya sudah dilakukan uji coba, bahwa penggunaan chromebook itu kurang tepat,” tuturnya.

Sementara dalam pengadaan laptop berbasis internet chromebook itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 9,9 triliun lebih.

“Dari sisi anggaran diketahui sebesar Rp 9,9 triliun lebih atau hampir Rp 10 triliun, yang terdiri dari Rp 3,582 triliun terkait dana di satuan pendidikan, dan sekitar Rp 6,399 triliun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK),” tegas Harli. []

Tags: Dugaan Korupsi di KemendikbudristekKejagungKejaksaan AgungPengadaan LaptopPenyidik Jampidsus
Post Sebelumnya

BTN Syariah Gandeng Islamic Development Bank, Dukung Pembangunan Perumahan Nasional

Post Selanjutnya

Edukasi Finansial Menyasar Generasi Muda: BNI dan OJK Kunjungi Brebes

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
Edukasi Finansial Menyasar Generasi Muda: BNI dan OJK Kunjungi Brebes

Edukasi Finansial Menyasar Generasi Muda: BNI dan OJK Kunjungi Brebes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.