EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Airlangga: Indonesia-EAEU FTA Akan Buka Peluang Ekonomi Baru

Sumber dok.ekon.go.id

Airlangga: Indonesia-EAEU FTA Akan Buka Peluang Ekonomi Baru

Pertemuan antara Airlangga Hartarto dan Andrey Slepnev di Jakarta pada 29 Mei 2025 menandai langkah konkret Indonesia dalam memperkuat kerja sama ekonomi global melalui percepatan perundingan Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

Agus DJ oleh Agus DJ
31 Mei 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INTERNASIONAL, KEUANGAN, POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama ekonomi dengan berbagai negara mitra strategis. Pada Kamis (29/05), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan bilateral dari Minister in Charge of Trade of the Eurasian Economic Commission (EEC), Andrey Slepnev, di Jakarta.

Pertemuan itu merupakan bagian dari rangkaian perundingan menuju kesepakatan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) yang diluncurkan sejak Desember 2022. Kedua pihak menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan perundingan pada tahun 2025.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua menteri membahas sejumlah isu strategis, termasuk akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan masing-masing pihak. Proses perundingan kini telah mencapai tahap finalisasi.

Menko Airlangga menyampaikan keyakinannya bahwa I-EAEU FTA akan memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “Terwujudnya I-EAEU FTA akan memberikan sinyal positif bagi pasar ekonomi global,” ucapnya saat memberikan keterangan pers.

Kesepakatan ini diyakini akan menjadi pijakan awal yang kokoh untuk meningkatkan kolaborasi ekonomi antara Indonesia dan kawasan Eurasia.

Berita Menarik Pilihan

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Potensi Pasar dan Pertumbuhan Positif

Eurasian Economic Union (EAEU) merupakan blok dagang yang mencakup Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kirgizstan, dengan total populasi lebih dari 180 juta jiwa. Nilai perdagangan Indonesia-EAEU mencapai USD4,09 miliar pada tahun 2024.

Angka tersebut mencerminkan kenaikan hampir 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan potensi besar kerja sama yang belum sepenuhnya tergarap antara Indonesia dan negara-negara EAEU.

Menteri Slepnev menyatakan bahwa pihaknya ingin memperluas hubungan dagang dengan Indonesia. “Kami siap membuka ruang dialog yang lebih luas agar pelaku usaha dari kedua pihak bisa saling memahami potensi kolaborasi,” ujarnya.

Dalam paparannya, Slepnev menyebut bahwa negara-negara anggota EAEU mencatat rata-rata pertumbuhan PDB sebesar 4,4% pada tahun ini, yang berarti lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global.

Ia juga menyampaikan penghargaan terhadap kebijakan ekonomi Indonesia. “Pertumbuhan PDB Indonesia yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir mencerminkan keberhasilan kebijakan yang dijalankan,” ungkapnya.

Komitmen Penyelesaian dan Pandangan Bersama

Kedua menteri menyepakati pentingnya menyelesaikan proses perundingan I-EAEU FTA tepat waktu. Langkah ini akan memperluas peluang kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan di masa depan.

Menurut Menko Airlangga, dinamika global yang penuh ketidakpastian menuntut negara-negara untuk bersinergi dan membangun kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menyebut kerja sama dengan EAEU sebagai bagian dari strategi diversifikasi mitra dagang.

“Saya pikir ini menunjukkan bahwa kita adalah good friends and true friends. Selama turbulence time, kita bisa menyelesaikan negosiasi dan kita bernavigasi ke arah yang sama,” ujar Airlangga saat menutup pertemuan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Slepnev menggarisbawahi pentingnya saling memahami kebijakan domestik masing-masing negara agar kerja sama berjalan harmonis dan efisien.

Turut hadir dalam pertemuan ini sejumlah pejabat tinggi, termasuk Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi dan Chief Negotiator Johni Martha.

Pertemuan antara Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Andrey Slepnev menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam mempercepat penyelesaian kesepakatan perdagangan bebas I-EAEU FTA. Dalam konteks pertumbuhan ekonomi global yang penuh tantangan, kerja sama semacam ini dapat menjadi landasan penting bagi stabilitas dan kemakmuran ekonomi regional.

Pemerintah Indonesia disarankan untuk terus mengoptimalkan diplomasi ekonomi dengan mitra nontradisional seperti EAEU guna memperluas pasar ekspor dan mengurangi ketergantungan pada mitra dagang utama. Dukungan terhadap pelaku usaha domestik dalam memahami peluang pasar Eurasia juga menjadi aspek penting yang harus diperkuat.

Di sisi lain, sektor industri dan pelaku ekspor Indonesia perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan baru yang akan muncul pasca diberlakukannya FTA ini. Penyesuaian standar produk, pemahaman regulasi mitra dagang, serta inovasi menjadi kunci utama agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain aktif dalam perdagangan global.(*)

Tags: Airlangga HartartoAndrey Slepnevdiplomasi ekonomiEAEUekspor IndonesiaFTA IndonesiaI-EAEU FTAinvestasi luar negeriKemenko Perekonomiankerja sama ekonomipasar Eurasiaperdagangan bebasperdagangan internasionalperjanjian dagangpertumbuhan PDB
Post Sebelumnya

10.000 Buruh Bakal ‘Tumpah’ di Depan Istana Pekan Depan

Post Selanjutnya

BKPM Gandeng APEC Susun Handbook Investasi Internasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (M0) adjusted mencatatkan tren positif pada awal tahun 2026. Uang primer...

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Triwulan IV 2025 memberikan angin segar bagi bismis properti. Berdasar Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank...

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam acara sosialisasi Empat Pilar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pernyataan Bahlil dibaca sebagai sinyal penguatan agenda desentralisasi ekonomi dan keberpihakan pada pemerataan pembangunan, sekaligus menempatkan Golkar sebagai partai yang...

Post Selanjutnya
BKPM Gandeng APEC Susun Handbook Investasi Internasional

BKPM Gandeng APEC Susun Handbook Investasi Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.