Bahlil Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat

Jakarta, Ekoin.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghentikan sementara operasi PT GAG Nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, menyusul sorotan publik terhadap aktivitas pertambangan di kawasan tersebut. Penghentian ini berlaku hingga verifikasi lapangan selesai dilakukan.

Pemerintah Periksa Izin Tambang

Bahlil menegaskan, pihaknya sedang memeriksa kelayakan operasi tambang nikel tersebut. “Kami hentikan sementara sampai verifikasi lapangan selesai. Hasilnya akan kami sampaikan setelah cross-check,” ujarnya dalam bincang media di Kantor ESDM, Jakarta, Kamis (5/6).

Lima IUP di Raja Ampat, Satu Beroperasi
Menurut Bahlil, terdapat lima Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel di Raja Ampat, namun hanya PT GAG Nikel, anak usaha PT Antam Tbk, yang aktif berproduksi. “IUP produksinya terbit 2017, saat saya masih di HIPMI,” jelasnya.

Dua Perusahaan Tambang di Sorotan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, menyebut dua perusahaan tambang beroperasi di Raja Ampat: PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining. Izin mereka diterbitkan saat Raja Ampat masih bagian dari Papua Barat.

Bupati: Kewenangan Kami Terbatas
Bupati Raja Ampat Orideko Burdam mengaku kesulitan mengambil tindakan karena kewenangan izin ada di pusat. “97% wilayah kami konservasi. Saat ada pencemaran, kami tak bisa berbuat banyak,” katanya di Sorong, Sabtu (31/5), seperti dilansir dari Kumparan.

Aktivis Greenpeace Diamankan Saat Protes
Empat pemuda Papua dan aktivis Greenpeace Indonesia diamankan saat menginterupsi Indonesia Critical Minerals Conference 2025 di Jakarta, Selasa (3/6). Mereka membentangkan spanduk penolakan tambang nikel di Raja Ampat di tengah pidato Wamenlu Arief Havas Oegroseno.

 

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights