EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Hari Lingkungan Hidup, BNI Tegaskan Aksi Nyata Lawan Polusi Plastik Global

Sumber dok. BNI

Hari Lingkungan Hidup, BNI Tegaskan Aksi Nyata Lawan Polusi Plastik Global

Melalui pendekatan menyeluruh dalam program TJSL, BNI membuktikan bahwa perusahaan keuangan mampu mengambil peran penting dalam mengatasi polusi plastik dan mendorong keberlanjutan lingkungan dari akar komunitas hingga lingkup korporat.

Agus DJ oleh Agus DJ
7 Juni 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan memperingati Hari Lingkungan Hidup Internasional pada 5 Juni 2025. Tahun ini, tema global yang diangkat adalah “Ending Plastic Pollution”.

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa krisis sampah plastik adalah tanggung jawab bersama. BNI memandang pentingnya peran sektor perbankan untuk terlibat aktif dalam isu ini, terutama dalam mendukung aksi kolektif melawan polusi plastik yang terus meningkat.

Menurut Global Risks Report 2025 dari World Economic Forum, ancaman lingkungan menjadi perhatian utama dalam satu dekade ke depan. Risiko seperti polusi, cuaca ekstrem, dan kerusakan ekosistem dinilai sebagai tantangan besar bagi keberlanjutan global.

Merespons hal itu, BNI menegaskan kontribusinya dalam mendukung pelestarian alam melalui berbagai program berbasis keberlanjutan. Program-program tersebut menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang perusahaan yang mengintegrasikan aspek lingkungan.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa perusahaan telah mengembangkan berbagai inisiatif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam program BNI GoGreen.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Program Lingkungan yang Terukur dan Luas

Program BNI GoGreen sendiri terdiri atas enam pilar utama. Di antaranya adalah Green Carbon Ecosystem, Blue Carbon Ecosystem, Endangered Species Conservation, Waste Management, Renewable Energy, dan Water Stewardship. Semua elemen ini diarahkan untuk menjawab tantangan lingkungan secara menyeluruh.

Selama tiga tahun terakhir, BNI telah melaksanakan program reforestasi di lahan-lahan kritis seperti di Megamendung dan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Selain itu, perusahaan juga aktif dalam rehabilitasi ekosistem mangrove di Teluk Pangpang, Banyuwangi dan Lembung, Pamekasan.

Kegiatan tersebut bukan hanya memperbaiki kualitas tanah dan mencegah erosi, namun juga meningkatkan keanekaragaman hayati dan memberi dampak positif bagi masyarakat lokal yang bergantung pada alam.

Tak hanya fokus pada restorasi alam, BNI juga melibatkan komunitas dalam pengelolaan sampah anorganik. Di Kota Bogor, program Pos Pandai menjadi wadah edukasi dan inovasi untuk memilah serta mengelola limbah secara mandiri dan ekonomis.

Melalui program ini, sampah dipilah berdasarkan jenisnya: plastik, logam, kertas, dan beling. Sampah yang telah terpilah akan diolah kembali dan memiliki nilai ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Transformasi Lingkungan dari Dalam Perusahaan

Di lingkungan internal, BNI juga mulai menerapkan prinsip Zero Waste to Landfill. Pendekatan ini dilakukan melalui metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam keseharian kantor dan aktivitas operasional lainnya.

Langkah nyata yang sudah dilakukan antara lain penghentian penggunaan air minum dalam kemasan plastik sekali pakai. Karyawan didorong untuk membawa wadah minum sendiri demi mengurangi timbulan sampah.

Selain itu, proses pemilahan sampah di tempat kerja turut digalakkan agar bisa disalurkan kepada pihak pengelola limbah yang bertanggung jawab. Ini menunjukkan bahwa transformasi dapat dimulai dari dalam organisasi.

Lebih lanjut, Okki menyampaikan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional menjadi momen penting untuk menegaskan arah bisnis yang lebih berkelanjutan. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

“Kami percaya bahwa perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring. Inilah saatnya semua pihak bergerak bersama demi bumi yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tutup Okki.

Langkah-langkah BNI dalam mendukung pelestarian lingkungan mencerminkan pendekatan menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada hasil jangka pendek, namun juga nilai masa depan. Program seperti reforestasi dan Pos Pandai menjadi bukti bahwa perusahaan dapat menjadi agen perubahan positif dengan melibatkan komunitas.

Strategi keberlanjutan yang diterapkan BNI sejalan dengan perkembangan global yang menuntut sektor keuangan berperan dalam isu lingkungan. Sinergi antara ekonomi dan lingkungan, bila dilakukan secara konsisten, mampu menghasilkan sistem yang inklusif dan resilien terhadap krisis iklim.

Dengan keterlibatan semua pihak, termasuk pelaku industri lainnya, maka tantangan seperti polusi plastik dan degradasi ekosistem dapat ditangani lebih cepat. Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini harus dijadikan titik balik menuju aksi nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.(*)

Tags: 3RAMDK plastikBNIBNI GoGreenekonomi sirkularEnding Plastic PollutionGlobal Risks ReportHari Lingkungan Hidup 2025keberlanjutan perusahaankonservasimangroveOkki Rushartomopelestarian lingkunganpengelolaan sampahperbankan hijauPos PandaireforestasiTJSLZero Waste
Post Sebelumnya

UB Resmikan Rumah Budaya Indonesia Kedua di Tiongkok

Post Selanjutnya

Strategi Mawapres UNAIR 2025: Riset, Kolaborasi, dan Inovasi

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Strategi Mawapres UNAIR 2025: Riset, Kolaborasi, dan Inovasi

Strategi Mawapres UNAIR 2025: Riset, Kolaborasi, dan Inovasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.