EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Strategi Mawapres UNAIR 2025: Riset, Kolaborasi, dan Inovasi

Sumber dok UNAIR

Strategi Mawapres UNAIR 2025: Riset, Kolaborasi, dan Inovasi

Eka Rachma Aprilidanti berhasil meraih gelar Mahasiswa Berprestasi Universitas Airlangga 2025 untuk jenjang vokasi setelah menempuh proses seleksi ketat, mempersiapkan capaian unggulan selama dua tahun, dan menorehkan berbagai prestasi tingkat nasional hingga internasional.

Agus DJ oleh Agus DJ
7 Juni 2025
Kategori EDUKASI, RAGAM, SOSIAL, TEKNOLOGI, TIPS
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Universitas Airlangga (UNAIR) kategori vokasi tahun 2025 berhasil diraih oleh Eka Rachma Aprilidanti. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi pada Mei 2025 di lingkungan Kampus B UNAIR, Surabaya.

Proses seleksi Mawapres yang diikuti Eka terdiri atas tiga tahap utama, yakni capaian unggulan, produk inovatif, serta kemampuan bahasa Inggris. Ketiga aspek tersebut menuntut persiapan yang matang dan terstruktur sejak jauh hari.

Eka mengungkapkan, dirinya membutuhkan waktu hingga dua tahun untuk melengkapi capaian unggulan sebagai salah satu syarat utama seleksi. Ia mengaku gigih mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi demi memenuhi syarat tersebut.

“Itu adalah waktu yang tidak sebentar, akhirnya di tahun 2025 apa yang sudah saya kumpulkan untuk capaian unggulan terpenuhi dan berhasil terpilih menjadi Mawapres UNAIR jenjang vokasi,” tuturnya.

Selama dua tahun persiapan, Eka menjajaki berbagai peluang, mulai dari perlombaan, pengabdian masyarakat, hingga program-program bertaraf nasional maupun internasional.

Berita Menarik Pilihan

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Aktivitas dan Prestasi yang Konsisten

Eka tercatat berhasil meraih Juara 1 Poster Presentation 2025 pada National Essay Competition 3 yang diselenggarakan oleh Prisma Nusantara. Selain itu, ia lolos dalam program MSIB Studi Independen di dr. Mekanik Academy tahun 2024.

Ia juga terlibat dalam Program Insentif PKM Gagasan Futuristik Tertulis (GFT) 2024 dan turut serta dalam program Student Outbound ke Universiti Malaysia Terengganu. Semua prestasi itu tercatat sebagai bagian dari capaian unggulan.

“Cari segala opportunity yang ada, mulai dari lomba coba terus sampai menang, lalu ikut kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat, dan hal-hal lainnya yang membuat kalian bahagia saat menjalaninya,” pesannya.

Dalam menyusun capaian unggulan, Eka menyarankan mahasiswa untuk melakukan riset terlebih dahulu terkait indikator penilaian. Menurutnya, tidak cukup hanya mengikuti lomba, namun harus diimbangi dengan kegiatan sosial dan kewirausahaan.

“Cari peluang sebanyak mungkin baik dari kompetisi, penghargaan, dan lainnya. Sebab, hal kecil yang kamu kumpulkan itu akan menjadi besar suatu saat nanti,” terang Mahasiswa Vokasi UNAIR itu.

Tantangan di Jenjang Vokasi

Berbeda dengan jenjang sarjana, Eka menjelaskan bahwa mahasiswa vokasi harus menyertakan produk inovatif dalam bentuk prototipe atau alat siap guna. Hal ini menambah tantangan dalam proses seleksi.

“Kita juga bisa melihat pedoman tahun lalu sebagai gambaran persiapan. Misalnya jika ingin produk inovatif kita mendapatkan nilai maksimal maka kita harus mengangkat semua tema permasalahan yang diberikan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Produk inovatif kita akan dinilai bagaimana kemampuannya menyelesaikan permasalahan dan kesesuaiannya dengan tema yang ada,” jelas Eka.

Persiapan produk inovatif tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, terutama bagi mahasiswa diploma. Proses riset dan pengembangan memerlukan waktu, sumber daya, dan kolaborasi dengan pihak lain.

Eka menekankan pentingnya kerja tim dalam mengembangkan karya inovatif. Kolaborasi memungkinkan gagasan dikembangkan secara optimal dan memberikan nilai tambah dalam penilaian capaian.

Tak hanya itu, produk juga harus mampu menjawab isu konkret yang ditetapkan oleh Puspresnas, dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat.

Peran Teman dan Dosen

Eka menyebut salah satu kunci suksesnya adalah menjalin kerja sama dengan teman-teman yang satu visi. Menurutnya, lingkungan yang mendukung sangat memengaruhi semangat dan hasil kerja mahasiswa.

“Cari teman yang mau diajak berkarya bersama yang mana hal itu bisa membantu kamu dalam mengumpulkan capaian unggulan jika ingin menjadi mahasiswa berprestasi,” tambahnya.

Ia menambahkan, jangan takut untuk bertanya pada dosen dan jadilah mahasiswa yang aktif. Menurutnya, dosen bisa memberikan akses kepada peluang riset, lomba, dan kegiatan lainnya yang mendukung capaian prestasi.

“Cari teman yang mau diajak berkarya bersama yang mana hal itu bisa membantu kamu dalam mengumpulkan capaian unggulan jika ingin menjadi mahasiswa berprestasi,” tambahnya.

“Tunjukkan saja mimpi kamu untuk menjadi mahasiswa berprestasi dan katakan bahwa kamu siap mengumpulkan apa-apa saja, dosen akan membantu,” ujarnya.

Eka juga menyarankan mahasiswa untuk aktif mendokumentasikan segala pencapaian dalam bentuk sertifikat atau portofolio agar dapat digunakan saat proses seleksi.

Harapan bagi Mahasiswa Lain

Di akhir pesannya, Eka mengimbau mahasiswa untuk mempersiapkan segala hal dengan baik. Ia berharap mahasiswa UNAIR, baik dari jalur sarjana maupun vokasi, dapat menjadi representasi positif kampus di kancah nasional dan internasional.

“Usahakan di skala nasional dan internasional agar kalian bisa menjadi wajah yang baik bagi Universitas Airlangga baik jalur sarjana maupun vokasi. Serta jangan lupa untuk memilih teman yang dapat membantu kalian mencapai target kalian,” pungkasnya.

Dengan persiapan dan niat yang kuat, Eka yakin setiap mahasiswa berpeluang menjadi Mawapres. Ia menekankan bahwa tidak ada pencapaian yang datang dengan instan, semuanya harus diupayakan secara bertahap.

Kisah Eka menjadi bukti nyata bahwa konsistensi, kolaborasi, dan kesiapan adalah fondasi dalam meraih prestasi di perguruan tinggi.

Mahasiswa yang bercita-cita menjadi Mawapres sebaiknya memulai dengan membuat perencanaan jangka panjang. Tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga memperhatikan kegiatan sosial, organisasi, dan kontribusi nyata pada masyarakat. Semua itu merupakan bagian penting dalam penilaian capaian unggulan.

Lingkungan belajar yang positif sangat penting. Mahasiswa disarankan untuk membentuk komunitas kecil yang mendukung pertumbuhan satu sama lain. Dengan saling membantu dalam proyek, lomba, dan riset, proses menuju prestasi bisa menjadi lebih menyenangkan dan produktif.

Dosen pun memiliki peran vital dalam perjalanan mahasiswa. Menjadi proaktif, terbuka, dan komunikatif terhadap dosen membuka peluang yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Membangun relasi akademik yang baik dapat menjadi penentu utama dalam pengembangan karier mahasiswa ke depan.(*)

Tags: 2025bahasa Inggriscapaian unggulandr. Mekanik AcademyEka Rachma Aprilidantikegiatan mahasiswa.mahasiswa berprestasimahasiswa vokasiMawapresMSIBPKM GFTprestasi mahasiswaproduk inovatifprototipePuspresnasseleksi nasionalSurabayaUNAIRUniversitas AirlanggaUniversiti Malaysia Terengganu
Post Sebelumnya

Hari Lingkungan Hidup, BNI Tegaskan Aksi Nyata Lawan Polusi Plastik Global

Post Selanjutnya

Mahasiswa Jakarta Terima Bantuan Pendidikan Rp9 Juta Semester I

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

oleh Danang F Pradhipta
7 Februari 2026
0

​Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah...

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Post Selanjutnya
Mahasiswa Jakarta Terima Bantuan Pendidikan Rp9 Juta Semester I

Mahasiswa Jakarta Terima Bantuan Pendidikan Rp9 Juta Semester I

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.