EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Kerusuhan Los Angeles Meluas Usai Razia Imigran

Dok : Disway.id

Kerusuhan Los Angeles Meluas Usai Razia Imigran

Penjarahan terjadi di 6th Street dan Broadway. Gubernur Gavin Newsom mengecam pengerahan pasukan militer.

Ibhent oleh Ibhent
9 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Los Angeles, EKOIN.CO – Kerusuhan kembali mengguncang Los Angeles pada Minggu malam, 8 Juni 2025, menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kebijakan razia imigrasi oleh lembaga federal ICE (Immigration and Customs Enforcement). Unjuk rasa ini memanas hingga berujung pada bentrokan antara massa dan aparat, serta terjadinya aksi penjarahan di sejumlah kawasan kota.

Menurut laporan Kepolisian Los Angeles (LAPD), penjarahan terkonfirmasi terjadi di wilayah 6th Street dan Broadway. “Anggota kami sudah menuju lokasi untuk menginvestigasi,” ujar pernyataan resmi LAPD yang dikutip dari CNN.

Penjarahan dan Kerusuhan Meluas

Bentrok antara demonstran dan aparat berlangsung sengit hingga malam hari. Petugas gabungan dari LAPD dan Sheriff Los Angeles menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk menghalau massa yang mulai melemparkan batu dan membakar properti.

Saksi mata melaporkan adanya pembakaran mobil dan perusakan toko-toko ritel di pusat kota. Di antara wilayah yang paling parah terdampak adalah Compton dan Paramount, dua kawasan yang banyak dihuni komunitas imigran.

“Saya melihat massa membobol toko pakaian dan mengambil barang-barang,” ujar Maria Herrera, warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu dari balkon rumahnya.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

Pemicu Aksi: Razia dan Deportasi Massal

Kerusuhan ini bermula dari ketidakpuasan publik terhadap operasi besar-besaran ICE yang menangkap ratusan terduga imigran ilegal dan anggota geng di Los Angeles selama pekan pertama Juni. Operasi tersebut menuai kecaman dari berbagai kelompok sipil.

“Kami tidak melawan hukum, kami hanya ingin diperlakukan sebagai manusia,” kata Ricardo Alvarez, salah seorang demonstran, dalam wawancara dengan media lokal.

Demonstrasi yang dimulai secara damai di depan balai kota berubah menjadi ajang kemarahan setelah muncul kabar penahanan warga sipil tanpa dokumen resmi, termasuk sejumlah anak-anak.

Tanggapan Pemerintah Federal

Presiden Donald Trump langsung merespons kerusuhan dengan mengerahkan sekitar 2.000 personel Garda Nasional ke Los Angeles. Keputusan ini diambil berdasarkan otoritas Title 10, tanpa persetujuan Gubernur California.

“Kami tidak akan membiarkan kota ini dikendalikan oleh anarki,” tegas Trump dalam pidatonya di Gedung Putih, Minggu malam.

Namun, langkah tersebut menuai kontroversi. Banyak pihak menilai pengerahan militer merupakan tindakan berlebihan yang dapat melanggar prinsip hukum negara bagian.

Gubernur California Ancam Gugat Trump

Gubernur Gavin Newsom mengecam pengerahan pasukan tanpa konsultasi. Dalam konferensi pers yang digelar Senin pagi, Newsom menyebut tindakan Presiden sebagai “provokatif, ilegal, dan inkonstitusional.”

“Saya akan menggugat pemerintahan federal jika tidak menarik pasukan dari wilayah kami,” kata Newsom, sembari mengutip Undang-Undang Posse Comitatus yang membatasi keterlibatan militer dalam urusan sipil.

Langkah Newsom mendapat dukungan luas dari para anggota legislatif Partai Demokrat dan kelompok pembela hak sipil seperti ACLU.

Reaksi Pemimpin Kota dan Masyarakat

Wali Kota Los Angeles Karen Bass menyerukan ketenangan dan menghimbau warga untuk menjaga perdamaian. “Kami mengerti kemarahan masyarakat, tetapi penjarahan bukan jawabannya,” ujarnya.

Bass juga menegaskan bahwa Pemkot akan memberikan bantuan hukum bagi keluarga korban razia imigrasi yang terkena dampak secara langsung.

Sementara itu, lebih dari 200 organisasi masyarakat sipil menggelar pertemuan darurat untuk merancang strategi advokasi dan bantuan kepada warga terdampak razia dan kerusuhan.

Suasana Mencekam Masih Terjadi

Hingga Senin malam, ketegangan masih terasa di berbagai sudut kota. Pasukan Garda Nasional ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk pusat perbelanjaan dan balai kota.

Suara sirine dan helikopter patroli terdengar terus-menerus di udara. Beberapa sekolah di wilayah terdampak diliburkan dan toko-toko menutup operasional.

Jumlah total korban luka dalam bentrok ini tercatat lebih dari 30 orang, termasuk enam petugas. Sementara lebih dari 100 orang ditangkap karena terlibat dalam kerusuhan, penjarahan, atau pelanggaran jam malam.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Kamar Dagang Los Angeles menyebutkan kerugian ekonomi akibat kerusuhan ini diperkirakan mencapai puluhan juta dolar AS. Beberapa pelaku usaha kecil mengalami kerugian total karena bangunan dan stok dagangan dirusak.

Di sisi sosial, ketegangan antarwarga meningkat. Sejumlah kelompok pro-deportasi mengadakan demonstrasi tandingan, memicu kekhawatiran akan bentrok horizontal.

Organisasi bantuan seperti LA Community Aid langsung membuka posko untuk memberi perlindungan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal atau terluka dalam kerusuhan.

Peristiwa kerusuhan di Los Angeles memperlihatkan betapa rentannya tatanan sosial ketika pendekatan hukum lebih menekankan pada kekuatan dibanding dialog. Ketegangan antara pemerintah federal dan negara bagian memperburuk situasi yang sudah kompleks, khususnya di wilayah dengan komposisi imigran tinggi.

Protes yang awalnya menuntut keadilan berubah menjadi simbol perlawanan terhadap otoritas yang dinilai sewenang-wenang. Langkah militerisasi kota menciptakan trauma baru bagi warga sipil, terutama anak-anak dan keluarga migran.

Diperlukan evaluasi mendalam terhadap kebijakan imigrasi nasional agar tidak menimbulkan reaksi berantai yang merusak sendi kehidupan masyarakat.

Kerja sama antara pemerintah, aparat, dan warga sipil sangat diperlukan untuk menenangkan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut. Pendekatan berbasis hak asasi dan keadilan sosial harus diutamakan di tengah gejolak ini.

Pemerintah federal perlu meninjau ulang cara komunikasi dan implementasi kebijakan imigrasi agar tidak menyulut ketegangan horizontal.

Gubernur dan wali kota sebaiknya membentuk tim independen untuk menginvestigasi tindakan aparat dan memastikan akuntabilitas dalam setiap operasi keamanan.

Media lokal harus menjaga etika peliputan agar tidak memperkeruh suasana, dengan tetap memberikan informasi faktual dan berimbang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Institusi pendidikan dan komunitas lokal bisa berperan aktif meredam konflik dengan membuka ruang dialog terbuka dan memperkuat solidaritas antarwarga.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: 6th StreetACLUaksi damaibentrok aparatBroadwaydeportasiGarda NasionalGavin Newsomhak asasi manusiahak sipilICEimigranKaren Basskeamanan sipilkerusuhanLAPDLos Angelesoperasi federalpenjarahan
Post Sebelumnya

Tambang Nikel di Raja Ampat Picu Kontroversi: Praktisi Hukum Deolipa Yumara Desak Pemerintah Bertindak

Post Selanjutnya

Britney Spears Tinggalkan Amerika dan Ganti Identitas

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Britney Spears Tinggalkan Amerika dan Ganti Identitas

Britney Spears Tinggalkan Amerika dan Ganti Identitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.