EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Mengenal Katarak: Pahami Gejala dan Pengobatannya

Mengenal Katarak: Pahami Gejala dan Pengobatannya

Katarak timbul akibat kerusakan protein lensa seiring usia dan faktor risiko lain. Satu-satunya solusi permanen adalah operasi, sementara perubahan gaya hidup dapat menunda perkembangan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Juni 2025
Kategori HIBURAN, KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi EKOIN.CO – Katarak merupakan kondisi keruh pada lensa mata yang mengakibatkan pandangan menjadi kabur. Penyakit degeneratif ini dapat muncul tanpa rasa sakit, namun seiring waktu mampu mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat .

Penyebab Umum Katarak
Katarak paling sering terjadi akibat proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, protein dalam lensa mata mengalami kerusakan dan menggumpal, sehingga lensa kehilangan kejernihannya .

Risiko Paparan Sinar UV
Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari secara berlebihan dapat mempercepat kerusakan protein lensa dan risiko timbulnya katarak .

Peran Trauma dan Cedera
Trauma fisik, seperti benturan atau serpihan, mampu merusak struktur kapsul lensa, menyebabkan terbentuknya katarak traumatik

Pengaruh Penyakit Sistemik
Penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan tiroid meningkatkan risiko katarak. Misalnya, kadar gula tinggi menyebabkan hidrasi lensa dan mendorong kekeruhan.

Berita Menarik Pilihan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

Efek Obat-obatan Jangka Panjang
Penggunaan steroid dalam jangka panjang dapat memicu katarak sekunder akibat perubahan metabolik pada lensa mata .

Faktor Genetik dan Bawaan
Beberapa kasus katarak merupakan akibat kelainan genetik atau bawaan lahir (kongenital), muncul sejak bayi atau awal kehidupan .

Gaya Hidup: Merokok dan Alkohol
Merokok dan konsumsi alkohol berlebih menurunkan antioksidan mata, meningkatkan radikal bebas, dan mempercepat pembentukan katarak.

Lingkungan dan Polusi
Paparan polusi udara, pestisida, serta radiasi juga berperan meningkatkan risiko terjadinya katarak .


Gejala Katarak

  • Pandangan mulai kabur atau berkabut, sulit dibedakan jarak dekat dan jauh.
  • Kesulitan melihat saat malam hari dan sensitif terhadap cahaya terang.
  • Muncul ‘halo’ atau lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya .
  • Warna tampak pudar atau kekuningan, dan sering mengalami gangguan penglihatan ganda .
  • Resep kacamata berubah cepat karena kondisi penglihatan yang tidak stabil .

Diagnosis

Dokter akan memulai dengan riwayat medis dan pemeriksaan fisik mata. Tes ketajaman visual, pemeriksaan lampu celah (slit-lamp), dan oftalmoskop menjadi prosedur standar . Obat tetes mata juga digunakan untuk memperlebar pupil, agar retina mudah diperiksa.


Penanganan Non-Bedah

Pada tahap awal, penggunaan kacamata atau lensa kontak yang tepat bisa meningkatkan kenyamanan penglihatan .
Penggunaan lampu lebih terang untuk aktivitas, kacamata anti-silau, dan menghindari mengemudi malam hari juga dianjurkan .


Operasi Katarak

Ketika katarak mulai mengganggu, operasi menjadi tindakan definitif . Teknik umum meliputi phacoemulsification (insisi kecil) dan operasi ekstrakapsular, dengan atau tanpa jahitan .

Phacoemulsification menggunakan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa keruh dan menggantinya dengan lensa intraokular (IOL) .

ECCE/SICS memerlukan sayatan lebih besar, umumnya pada kasus katarak lanjut atau sumber daya terbatas .


Pemulihan Pasca-Operasi

Pasien biasanya pulang pada hari yang sama. Setelah operasi, perbaikan penglihatan terasa dalam beberapa hari, dan stabil dalam waktu 2 minggu hingga 1 bulan .
Obat tetes mata digunakan untuk mencegah infeksi dan mengontrol tekanan bola mata. Hindari tekanan pada area mata dan gunakan pelindung mata sesuai petunjuk dokter .


Komplikasi Tanpa Penanganan

Tanpa penanganan, katarak dapat menyebabkan risiko jatuh, kecelakaan, bahkan kebutaan permanen ketika saraf mata mengalami kerusakan..
Penurunan fungsi mata juga berdampak besar pada produktivitas dan kualitas hidup lansia .


Pencegahan Dini

  • Gunakan kacamata gelap anti-UV saat berada di luar ruangan untuk melindungi lensa .
  • Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebih untuk menjaga cadangan antioksidan mata .
  • Kendalikan penyakit medis seperti diabetes dan hipertensi melalui gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin .
  • Konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti sayuran hijau dan buah-buahan, serta selenium.
  • Pemeriksaan mata secara rutin: setiap 2–4 tahun sejak usia 40–64 tahun, dan 1–2 tahun setelah 65 tahun.

Kesimpulan dan Saran

Ketahui akibat dari penuaan dan paparan lingkungan terhadap kesehatan mata sejak dini.
Segera konsultasi ke dokter jika mengalami gejala awal seperti pandangan kabur atau silau berlebihan.
Perbaiki gaya hidup dengan berhenti merokok, mengendalikan penyakit, dan mengonsumsi makanan bergizi.
Gunakan pelindung mata seperti kacamata UV dan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.
Pantau kesehatan mata secara berkala dan pertimbangkan operasi jika gangguan sudah mengganggu kehidupan sehari-hari. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: antioksidandiabeteskatarakmerokokoperasi katarakpaparan UVpenuaanphacoemulsificationsteroidtrauma mata
Post Sebelumnya

Bebas Pajak Mobil Listrik Tahun Ini

Post Selanjutnya

Depo PT Orbit Terminal Merak Milik Anak Riza Chalid Disita Penyidik Jampidsus 

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
Depo PT Orbit Terminal Merak Milik Anak Riza Chalid Disita Penyidik Jampidsus 

Depo PT Orbit Terminal Merak Milik Anak Riza Chalid Disita Penyidik Jampidsus 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.