EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Industri Alas Kaki RI Tumbuh 13,80 Persen

Industri Alas Kaki RI Tumbuh 13,80 Persen

Indonesia menempati posisi ke-6 eksportir alas kaki global, dengan ekspor mencapai USD1,89 miliar pada Januari–Maret 2025, menunjukkan kekuatan daya saing industri nasional.

Abah Mamat oleh Abah Mamat
13 Juni 2025
Kategori DAERAH, EKOBIS, INDUSTRI, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

SALATIGA EKOIN.CO– Industri alas kaki Indonesia kembali mencatatkan pencapaian signifikan dalam panggung perdagangan internasional. Pada periode Januari–Maret 2025, nilai ekspor produk alas kaki mencapai USD1,89 miliar.

Pencapaian ini mengalami peningkatan 13,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data tersebut menunjukkan optimisme sektor alas kaki dalam menghadapi persaingan global.

“Indonesia menempati peringkat ke-6 eksportir alas kaki dunia, dengan pangsa pasar 3,99 persen,” ujar Taufiek Bawazier, Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT).

Pernyataan itu disampaikan saat Pelepasan Ekspor Alas Kaki produksi PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) di Salatiga, Jawa Tengah, pada Kamis (12/6/2025).

Taufiek mewakili Menteri Perindustrian dalam acara tersebut. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai bukti kuat daya saing industri nasional.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Ekspor ke India Jadi Langkah Strategis

PT SCI, produsen alas kaki bermerek Nike, menjadi sorotan utama dalam kegiatan ekspor ini. Perusahaan ini berhasil mengirimkan produknya ke pasar India.

“Sebanyak 124.117 pasang sepatu atau senilai USD2 juta berhasil diekspor ke India pada Mei 2025,” kata Taufiek.

PT SCI menargetkan total ekspor ke India mencapai 227.654 pasang hingga September 2025. Nilainya ditaksir sebesar USD3,4 juta.

Taufiek menegaskan ekspor ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Produk Indonesia, lanjutnya, telah mampu menyesuaikan dengan standar internasional, baik dari sisi kualitas maupun regulasi

Tantangan Regulasi India

Namun, ekspor ke India tidak berjalan tanpa hambatan. Pemerintah India memberlakukan Quality Control Orders (QCO) sejak Juli 2024.

Kebijakan itu mensyaratkan sertifikasi Bureau of Indian Standard (BIS) untuk semua produk alas kaki yang masuk ke India.

“Kendala bukan di mutu produk, tetapi jumlah auditor BIS yang terbatas,” jelas Taufiek.

Hambatan audit ini sempat memperlambat proses ekspor perusahaan Indonesia ke pasar India.

Menghadapi situasi ini, Pemerintah Indonesia mengambil langkah diplomatik di forum Technical Barriers to Trade (TBT) WTO.

Langkah Diplomasi dan Hasil Nyata

Dalam forum WTO, isu QCO diangkat sebagai Specific Trade Concern (STC). Ini bertujuan membuka ruang diskusi yang lebih adil.

Pemerintah juga mendorong India bekerja sama dengan lembaga sertifikasi global yang kredibel dan diakui.

“Upaya teknis dan diplomatik ini kami lakukan bersamaan,” ujar Taufiek dalam pidatonya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan PT SCI menunjukkan efektivitas kerja sama bilateral dan regional dalam menyelesaikan hambatan teknis.

Nike Indonesia disebut berhasil kembali menembus pasar India berkat kolaborasi lintas sektor.

Komitmen Pemerintah Terhadap Industri Alas Kaki

Kementerian Perindustrian terus berkomitmen memperkuat iklim usaha dan mendorong ekspansi pasar ekspor.

Strategi dilakukan melalui penguatan perjanjian dagang dan mutual recognition agreement terkait sertifikasi.

“Pasar nontradisional seperti Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin menjadi fokus perluasan,” terang Taufiek.

Ia menambahkan bahwa industri ini diharapkan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Dukungan pemerintah juga mencakup penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas produksi.

Pertumbuhan Positif dan Data BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan industri alas kaki sebesar 6,95 persen pada triwulan I tahun 2025.

Capaian ini menandakan industri alas kaki tidak sekadar bertahan, tapi tumbuh secara aktif dan berkelanjutan.

Tenaga kerja di sektor ini juga meningkat, dari 933 ribu menjadi 961 ribu orang hingga Agustus 2024.

Kenaikan 3 persen tersebut mencerminkan daya serap industri terhadap kebutuhan tenaga kerja nasional.

Industri alas kaki dinilai sebagai sektor padat karya strategis yang menopang kesejahteraan masyarakat.

Investasi Meningkat dan Dampaknya

Pertumbuhan industri juga tercermin dari meningkatnya investasi langsung asing di sektor alas kaki nasional.

Selama Januari–Mei 2025, tercatat 12 perusahaan besar menanamkan modal di sektor ini.

Nilai total investasi mencapai Rp8 triliun, dengan kapasitas produksi hingga 64,6 juta pasang sepatu.

Komponen alas kaki yang diproduksi mencapai 214,6 juta pasang, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 80 ribu orang.

“Indonesia tetap menjadi destinasi utama investasi industri padat karya,” pungkas Taufiek. (*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: BIS IndiaBPSekspansi pasarekspor alas kakiindustri padat karyainvestasi 2025KemenperinNike IndonesiaPT Selalu Cinta IndonesiaQCOSalatigasertifikasiTaufiek BawazierWTO
Post Sebelumnya

Breaking News! Israel Serang Iran

Post Selanjutnya

Berkas P‑21, Nikita Mirzani Resmi Dibawa ke Jaksa

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Berkas P‑21, Nikita Mirzani Resmi Dibawa ke Jaksa

Berkas P‑21, Nikita Mirzani Resmi Dibawa ke Jaksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.