EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA KRIMINAL
Warga Jakarta Tertipu Investasi Bodong Rp150 Juta

Warga Jakarta Tertipu Investasi Bodong Rp150 Juta

Korban penipuan investasi di Jakarta Timur rugi Rp150 juta. Polisi lacak pelaku dan imbau masyarakat lebih waspada.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 Juni 2025
Kategori KRIMINAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter


Jakarta  EKOIN.CO – Kasus penipuan daring kembali mencuat setelah seorang warga Jakarta Timur melaporkan kerugian hingga Rp150 juta akibat tergiur investasi palsu melalui media sosial. Peristiwa ini terjadi pada awal Juni 2025 dan kini tengah diselidiki oleh pihak Kepolisian Sektor Duren Sawit.

Kejadian bermula ketika korban, berinisial RD (34), mendapat pesan melalui WhatsApp yang menawarkan investasi cepat untung. Pelaku mengaku sebagai perwakilan dari sebuah perusahaan keuangan internasional yang menjanjikan keuntungan 15% dalam 5 hari kerja.

Menurut RD, ia awalnya hanya menyetor Rp2 juta sebagai uji coba. “Dalam tiga hari, saya dapat transfer balik sebesar Rp2,3 juta. Saya percaya dan lanjutkan dengan nominal lebih besar,” ujarnya saat diwawancarai di Polsek Duren Sawit, Kamis (12/6/2025).

Setelah mendapatkan kepercayaan korban, pelaku meminta setoran lanjutan hingga total mencapai Rp150 juta. Namun, saat korban meminta pencairan keuntungan, pelaku tidak lagi merespons pesan.

RD kemudian menyadari telah menjadi korban penipuan dan segera melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/2316/VI/2025/SEK.DURSA.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Bambang Haryadi, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai proses penyelidikan terhadap pelaku. “Kami sedang melacak nomor rekening yang digunakan dan melakukan pelacakan digital terhadap akun-akun terkait,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran awal, pelaku menggunakan nama palsu dan nomor virtual account dari bank digital. Pelaku juga memanfaatkan aplikasi VPN untuk menyembunyikan lokasi asli.

Modus seperti ini, menurut Kompol Bambang, marak terjadi terutama melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. “Pelaku menggunakan taktik yang sangat meyakinkan. Mereka kirim dokumen palsu dan website tiruan,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Kepolisian Daerah Metro Jaya, selama semester pertama 2025, telah terjadi lebih dari 780 kasus penipuan daring serupa di wilayah Jakarta.

Salah satu penyebab maraknya kasus ini adalah kurangnya literasi digital masyarakat. Banyak korban tidak melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mentransfer dana ke rekening yang tidak dikenal.

Ahli keamanan siber dari ICT Watch, Donny BU, menegaskan pentingnya masyarakat untuk tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan cepat. “Biasanya penipuan seperti ini memakai teknik manipulasi psikologis agar korban tergesa-gesa,” katanya dikutip dari Kompas.com.

Selain RD, diketahui terdapat dua warga lain di wilayah yang sama yang mengalami modus serupa. Mereka saat ini juga telah membuat laporan resmi ke Polsek.

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui siaran pers pada 13 Juni 2025 mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa legalitas perusahaan investasi di situs resmi OJK sebelum melakukan transaksi.

“Kami tidak pernah memberikan izin kepada entitas yang menjanjikan keuntungan tetap tanpa risiko. Itu indikasi penipuan,” ujar Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito.

OJK juga telah membentuk Satgas Waspada Investasi untuk menindak pelaku-pelaku serupa. Sejauh ini, lebih dari 100 entitas investasi ilegal telah ditutup sepanjang tahun ini.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pelaku diduga beroperasi dari luar negeri dengan jaringan yang cukup rapi. Polisi juga berkoordinasi dengan Interpol untuk melacak aktivitas lintas negara.

Korban saat ini masih mengalami tekanan psikologis dan mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan harian karena seluruh tabungan telah habis.

“Uang itu saya kumpulkan selama bertahun-tahun dari hasil usaha kecil-kecilan,” ujar RD dengan suara lirih saat ditemui di kediamannya di Cipinang, Jakarta Timur.

Tetangga korban menyatakan bahwa RD dikenal sebagai pribadi yang rajin dan tertutup. “Kami kaget dia bisa jadi korban. Padahal dia sangat hati-hati,” ujar seorang tetangga yang enggan disebut namanya.

Polisi mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada penawaran investasi tanpa izin. “Jika ada penawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, itu patut dicurigai,” ujar Kompol Bambang.

Kasus ini menambah panjang daftar korban investasi ilegal yang menimpa warga ibu kota. Pemerintah daerah Jakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika juga turut memberikan edukasi secara berkala.

“Edukasi melalui media digital dan tatap muka menjadi salah satu cara untuk menekan angka kejahatan siber,” ujar Kepala Dinas Kominfo DKI Jakarta, Atika Nurrahmi.

Pihak berwenang juga bekerja sama dengan bank untuk menelusuri aliran dana dan membekukan rekening pelaku jika ditemukan indikasi pidana.

Beberapa platform media sosial tempat pelaku beroperasi kini tengah diawasi secara ketat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Kami sudah meminta takedown akun-akun penipuan tersebut,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan.

Menurut Semuel, masyarakat juga bisa melaporkan situs dan akun yang mencurigakan melalui kanal pengaduan Kominfo.

Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (LPKI) menilai bahwa perlindungan terhadap korban masih sangat minim. “Kebanyakan korban harus menanggung beban sendiri tanpa ada ganti rugi,” ujar Ketua LPKI, Tulus Abadi.

Banyak korban enggan melapor karena malu atau merasa tidak akan mendapatkan keadilan. Hal ini menyulitkan pendataan kasus secara akurat.

Oleh karena itu, pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk penipuan agar bisa segera ditindaklanjuti.

Beberapa korban juga membentuk komunitas daring untuk saling berbagi pengalaman dan informasi mengenai modus baru penipuan.

Kementerian Sosial sedang mengkaji kemungkinan bantuan darurat bagi korban penipuan skala besar. Namun, program tersebut masih dalam tahap pembahasan internal.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta pemerintah bergerak cepat mengantisipasi maraknya investasi ilegal. “Regulasi harus diperkuat agar pelaku tidak leluasa menjerat korban,” ujarnya.

Dukungan dari tokoh masyarakat dan pemuka agama juga dianggap penting dalam menyebarkan kesadaran literasi keuangan di tingkat akar rumput.

Saran dari kepolisian, masyarakat diminta tidak tergesa-gesa mentransfer dana hanya karena tergiur keuntungan. Cek legalitas dan logika bisnis yang ditawarkan.

Otoritas perbankan juga diimbau untuk meningkatkan sistem keamanan dan verifikasi nasabah agar rekening tidak disalahgunakan oleh pelaku.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merencanakan integrasi materi literasi digital dalam kurikulum mulai tahun ajaran 2026.

Seiring meningkatnya kasus, berbagai organisasi masyarakat sipil juga mendorong pembentukan pusat pengaduan terpadu untuk kejahatan digital.

Kesadaran bersama dan langkah preventif dari seluruh pihak diharapkan dapat menekan potensi korban baru di masa mendatang.

Penyidikan atas kasus RD masih berlangsung dan polisi membuka kemungkinan pelaku merupakan bagian dari sindikat yang lebih besar.

Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak ragu berkonsultasi dengan pihak berwenang sebelum mengambil keputusan finansial penting.

Sebagai penutup, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian dalam menghadapi tawaran investasi yang belum terverifikasi. Edukasi dan literasi keuangan menjadi benteng utama agar tidak mudah tertipu. Pemerintah perlu mempercepat implementasi regulasi yang lebih tegas terhadap platform daring. Kerja sama lintas lembaga sangat dibutuhkan untuk menelusuri dan menindak pelaku lintas negara. Harapannya, langkah tegas ini bisa memutus mata rantai kejahatan penipuan digital yang makin marak terjadi. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Duren Sawitinvestasi bodonginvestasi ilegalJakarta Timurkeamanan digitalkejahatan siberkerugian korbanKominfoKompol Bambangliterasi digitalOJKpelakupelaporan masyarakatpenipuan onlinepolisiRDrekening bank digitalSatgas Waspada InvestasiVPNWhatsApp
Post Sebelumnya

Komitmen BNI Dorong UMKM, Salurkan KUR Rp4,6 Triliun

Post Selanjutnya

Bandara IKN Dibangun, Warga Dapat Ganti Lahan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Bandara IKN Dibangun, Warga Dapat Ganti Lahan

Bandara IKN Dibangun, Warga Dapat Ganti Lahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.