EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Bretton Woods 80 Tahun: Indonesia Suarakan Reformasi

Sumber dok kemenkeu.go.id

Bretton Woods 80 Tahun: Indonesia Suarakan Reformasi

Pertemuan Sri Mulyani dan dua penasihat IMF-Bank Dunia menyoroti perlunya adaptasi lembaga keuangan global di tengah krisis iklim, konflik geopolitik, dan tantangan digitalisasi yang makin mendesak.

Agus DJ oleh Agus DJ
2 Juli 2025
Kategori EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan dua penasihat eksternal utama Dana Moneter Internasional (IMF) dan Grup Bank Dunia di Gedung Maramis, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (30/6). Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi strategis yang mendalam.

Dua penasihat tersebut ialah Patrick Jerome Achi, mantan Perdana Menteri Republik Pantai Gading, dan George Mark The Lord Malloch-Brown, mantan Perdana Menteri serta Menteri Keuangan Cook Islands. Keduanya ditunjuk langsung oleh pimpinan tertinggi IMF dan Bank Dunia.

Kehadiran mereka untuk membahas masa depan serta arah adaptasi Institusi Bretton Woods (BWI) yang kini genap berusia 80 tahun sejak didirikan pasca-Perang Dunia II. Lembaga ini dikenal sebagai tonggak pembiayaan pembangunan global.

Sri Mulyani menyampaikan bahwa transformasi BWI sangat dibutuhkan untuk tetap relevan dalam dinamika global yang kian kompleks. Ia menekankan bahwa perubahan zaman menuntut fleksibilitas lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

“BWI harus terus beradaptasi dengan perubahan kondisi dan harapan dari berbagai 191 negara anggota, serta tantangan dan suasana global yang makin dinamis,” ujar Menkeu Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya, @smindrawati.

Berita Menarik Pilihan

BI-Fast Terhubung ke Nexus, Pembayaran Lintas Negara Kini Lebih Efesien

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

Sumber dok kemenkeu.go.id

Sorotan Usia 80 Tahun Bretton Woods

Diskusi ini mengangkat tema “Bretton Woods At 80”, yang menggali kembali peran sejarah dan prospek masa depan lembaga tersebut. Fokus utama adalah bagaimana memperbarui mandat IMF dan Bank Dunia agar tetap relevan.

Dalam forum tersebut, Sri Mulyani juga menyampaikan berbagai tantangan yang kini dihadapi dunia. Ia menyoroti kondisi geopolitik yang terfragmentasi dan risiko krisis global yang kini semakin sering terjadi.

Perubahan iklim, potensi pandemi baru, perkembangan teknologi digital, hingga pergeseran demografi dan migrasi menjadi tantangan utama yang diangkat dalam diskusi. Semua isu itu menurutnya harus dijawab dengan reformasi kelembagaan yang responsif.

Patrick Achi dan Lord Malloch-Brown turut mencatat pentingnya keberlanjutan sistem pendanaan pembangunan internasional yang mampu menjangkau negara-negara berkembang dan rentan.

“Institusi global tak bisa bekerja dengan paradigma lama di era yang sepenuhnya baru,” ujar Lord Malloch-Brown dalam pertemuan tersebut.

Langkah Menuju Adaptasi Baru

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari inisiatif reformasi IMF dan Bank Dunia yang sedang digulirkan menjelang pertemuan musim gugur tahunan lembaga tersebut pada Oktober mendatang. Pemerintah Indonesia turut memainkan peran aktif dalam dialog reformasi global ini.

Sri Mulyani menegaskan bahwa suara negara berkembang harus diperkuat dalam struktur pengambilan keputusan internasional. Ia menyebut pentingnya representasi yang lebih inklusif dan adil dalam sistem keuangan global.

“Kita perlu memastikan bahwa suara negara berkembang tidak hanya terdengar, tetapi juga berpengaruh,” ungkapnya dalam sesi tertutup pertemuan.

Diskusi ini menjadi salah satu langkah konkret menuju penyelarasan peran IMF dan Bank Dunia dengan kebutuhan masa depan dunia. Delegasi penasihat eksternal juga dijadwalkan melanjutkan tur regional ke negara lain di Asia Tenggara.

Kementerian Keuangan menyatakan dukungan penuh atas proses reformasi lembaga internasional tersebut, sebagai bagian dari tanggung jawab global Indonesia dalam sistem ekonomi multilateral.

Pertemuan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan penasihat eksternal IMF-Bank Dunia menandai momen penting dalam refleksi 80 tahun lembaga Bretton Woods. Di tengah tantangan global yang kian rumit, peran lembaga keuangan internasional harus disesuaikan dengan tuntutan zaman yang berubah.

Melalui diskusi yang berlangsung di Jakarta, Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam reformasi sistem keuangan global. Pesan kuat dari Sri Mulyani mengenai pentingnya adaptasi dan inklusi mencerminkan semangat solidaritas pembangunan lintas negara.

Dengan sorotan pada isu-isu strategis seperti perubahan iklim, digitalisasi, hingga geopolitik, pertemuan ini menjadi sinyal bahwa pembaruan tatanan global adalah keniscayaan. Peran negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, semakin krusial dalam menentukan arah masa depan ekonomi dunia.(*)

Tags: @smindrawati.adaptasi globalAjay BangaBank DuniaBerita ekonomiBretton Woodsekonomi digitalekonomi duniaGedung MaramisgeopolitikGeorge Malloch-BrownIMFJakartaKementerian KeuanganKristalina Georgievanegara berkembangPatrick Achiperubahan iklimreformasi multilateralsistem keuangan internasionalSri Mulyani
Post Sebelumnya

Deregulasi Impor: Solusi Pemerintah Tekan Biaya Tinggi

Post Selanjutnya

Gencatan Senjata Iran–Israel: Damai Rapuh, Tensi Tinggi

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ilustrasi fitur terbaru BI Fast yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI). Foto: Instagram @bankindonesia

BI-Fast Terhubung ke Nexus, Pembayaran Lintas Negara Kini Lebih Efesien

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus. Hal itu sebagai komitmen memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas...

Program Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI Tingkatkan Literasi Keuangan. Sumber dok bankbsi.co.id

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi masyarakat muslim dalam merencanakan...

Kolaborasi Pemerintah Dan BRI Optimalkan Potensi Investasi Batam. Sumber dok bni.co.id

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Batam, Ekoin.co - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui penguatan sektor investasi Batam yang kini menjadi fokus utama...

Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun

BI Diminta Lebih Agresif dan Taktis Jaga Stabilitas Nilai Rupiah

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah saat pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu...

Post Selanjutnya
Gencatan Senjata Iran–Israel: Damai Rapuh, Tensi Tinggi

Gencatan Senjata Iran–Israel: Damai Rapuh, Tensi Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.