EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Jenazah Juliana Marins Tiba di Brasil, Keluarga Minta Autopsi Ulang

Jenazah Juliana Marins Tiba di Brasil, Keluarga Minta Autopsi Ulang

Brasil akan autopsi ulang jenazah pendaki Juliana Marins. Keluarga menilai tim SAR Indonesia lalai menyelamatkan korban.

Irvan oleh Irvan
2 Juli 2025
Kategori HUKUM, INTERNASIONAL, NASIONAL, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins, akan diautopsi ulang di Brasil sesuai permintaan keluarga. Jenazah tiba di negara asalnya pada 1 Juli 2025 setelah dievakuasi dari Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Keluarga Marins sudah menghubungi DPU-RJ untuk segera mengajukan permintaan autopsi ulang ke Pengadilan Federal. Mereka berharap permohonan autopsi ulang dapat segera diproses pihak pengadilan.

“Kami percaya ke peradilan federal Brasil dan berharap keputusan positif dalam beberapa jam mendatang,” kata saudara Marins, Senin (30/6), seperti dikutip Folha de S Paulo.

 

Proses Evakuasi Berlangsung Lama

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Sebelumnya, Marins terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani pada 21 Juni pukul 06.30 WITA bersama lima pendaki lain. Tim SAR gabungan baru menemukan korban pada 23 Juni pukul 07.05 WITA.

Pada 24 Juni, tim SAR menjangkau lokasi korban yang berada di kedalaman 600 meter. Jenazah Marins baru berhasil diangkat dari kedalaman 600 meter pada 25 Juni.

Keluarga Marins menilai tim penyelamat Indonesia lalai dalam proses penyelamatan tersebut. Mereka berpendapat keterlambatan tim SAR membuat Marins kehilangan nyawanya.

“Juliana menerima kelalaian serius dari tim penyelamat,” kata pihak keluarga. Mereka menekankan jika penyelamatan berlangsung cepat, kemungkinan Marins dapat selamat.

 

Hasil Autopsi di Indonesia

Dokter Forensik RS Bali Mandara Ida Bagus Putu Alit menjelaskan hasil autopsi Marins. Alit menyatakan korban meninggal 20 menit setelah terjatuh di Gunung Rinjani.

Ia menyebut penyebab kematian akibat benturan keras, bukan hipotermia. Luka terparah berada di dada karena benturan benda tumpul saat korban terjatuh.

Keluarga menyebut akan mencari keadilan untuk Marins atas insiden ini. Mereka meminta masyarakat Brasil tidak melupakan perjuangan untuk keadilan bagi Marins.

“Juliana layak menerima lebih! Sekarang kita akan berjuang untuk keadilan dia,” tegas keluarga dalam pernyataan mereka.

Dalam kesempatan lain, keluarga berharap autopsi ulang dapat membuka fakta lebih jelas. Mereka ingin memastikan penyebab kematian Marins benar-benar sesuai kondisi sebenarnya.

Keluarga tetap menunggu hasil keputusan otoritas Brasil atas permohonan autopsi ulang tersebut. Mereka berjanji akan terus mengawal proses hukum untuk kematian Marins.

Tags: autopsi ulangBrasilJuliana Marinspendaki tewasRinjaniSAR
Post Sebelumnya

Kemenkes dan Kemendiktisaintek Resmikan KOMBERS

Post Selanjutnya

Bekasi Cetak Sejarah, 7.969 PPPK Dilantik Serentak di Stadion Patriot

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
Bekasi Cetak Sejarah, 7.969 PPPK Dilantik Serentak di Stadion Patriot

Bekasi Cetak Sejarah, 7.969 PPPK Dilantik Serentak di Stadion Patriot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.