EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Kerja Sama Vokasi Indonesia–Tiongkok Perluas Pusat Pelatihan

Sumber dok kemenkopmk.go.id

Kerja Sama Vokasi Indonesia–Tiongkok Perluas Pusat Pelatihan

Kemenko PMK menekankan pentingnya kolaborasi sistemik antara industri dan pendidikan vokasi untuk menjawab ketidaksesuaian keterampilan lulusan dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin kompleks dan cepat berubah.

Agus DJ oleh Agus DJ
6 Juli 2025
Kategori EDUKASI, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah kembali menegaskan pentingnya membangun sistem pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Vokasi dan Kemitraan Industri yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Selasa, 1 Juli 2025, di Jakarta.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Ojat Darojat, menyampaikan bahwa meskipun tingkat pengangguran sempat menurun pada awal 2024, potensi kenaikan kembali tetap membayangi. Menurutnya, ini disebabkan oleh ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan dengan kebutuhan dunia industri.

“Data dari APINDO menyebutkan 70 persen perusahaan TIK kesulitan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai. Ini alarm serius. Artinya, kita harus memperkuat link and match secara sistemik,” ungkap Ojat dalam rapat tersebut.

Ia menjelaskan bahwa hubungan antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri belum merata. Dari seluruh SMK dan politeknik yang ada, hanya sekitar 30 persen yang telah menjalin kemitraan formal. Keterlibatan industri masih bersifat sektoral dan belum menyeluruh.

Ojat menekankan bahwa peran aktif industri harus diperluas. “Industri tidak bisa hanya duduk menunggu lulusan siap kerja. Mereka harus ikut dalam proses mencetaknya,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

Penguatan Regulasi dan Kolaborasi

Sebagai langkah konkret, Kemenko PMK berencana mendorong penyusunan regulasi yang dapat memberikan insentif kepada industri yang terlibat aktif. Regulasi ini juga akan mengatur sanksi bagi industri yang tidak berpartisipasi.

Selain itu, platform kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dan dunia usaha akan diperkuat. Rencananya, forum kolaborasi juga akan dibentuk di setiap provinsi untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih tangguh.

Kemenko PMK juga menggagas pembentukan konsorsium pendidikan vokasi. Konsorsium ini melibatkan SMK dan politeknik agar dapat saling berbagi kurikulum, sumber daya, dan tenaga pengajar.

“Kita ingin memastikan sistem ini berjalan bukan hanya karena aturan pusat, tapi karena kolaborasi itu benar-benar dibutuhkan di lapangan,” ujar Ojat lebih lanjut.

Target dari konsorsium ini adalah peningkatan kerja sama antar-lembaga vokasi hingga mencapai 60 persen, dari sebelumnya hanya 30 persen.

Guru Produktif dan Evaluasi Kinerja Daerah

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong percepatan pemenuhan guru produktif di SMK. Saat ini, hanya 20 persen tenaga pengajar SMK yang masuk kategori produktif. Untuk mengatasi hal ini, dosen politeknik dan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) vokasi akan dilibatkan dalam rekrutmen.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan guru teknis secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk membentuk ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif.

Tim evaluasi independen juga akan dibentuk untuk menilai kinerja Tim Koordinasi Vokasi Daerah (TKDV). Hasil evaluasi akan digunakan sebagai acuan perbaikan dalam peran TKDV terhadap institusi pendidikan vokasi di daerah.

Rapat juga menyoroti pentingnya peningkatan kontribusi TKDV terhadap politeknik dan universitas agar lebih berdampak nyata dan terukur.

Kemenko PMK menekankan bahwa evaluasi ini harus berlangsung secara berkala agar bisa mengukur sejauh mana kolaborasi antar-stakeholder berjalan dengan efektif.

Kerja Sama Internasional dan Peluang Baru

Selain penguatan dalam negeri, rapat juga menyoroti kemitraan internasional. Fokus utama tertuju pada aliansi China–Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) yang telah melibatkan 49 politeknik negeri, 80 institusi Tiongkok, dan 18 perusahaan asal Tiongkok.

Melalui program Modern Craftsman Academy, LZPU dan LiuGong Group akan membangun pusat pelatihan di Kalimantan dan Sulawesi. Di samping itu, pengembangan pusat riset bersama bidang AI, energi terbarukan, dan pertanian juga sedang disiapkan.

Kerja sama ini juga mencakup pelatihan bagi 100 dosen dari Indonesia serta beasiswa bagi 1.000 mahasiswa. Kemenko PMK menyebut inisiatif ini sebagai langkah maju dalam peningkatan kualitas vokasi secara global.

“Kita menyambut baik kerja sama internasional. Tapi agar dinamis, regulasi seperti izin working permit dosen asing perlu disederhanakan,” ujar Ojat. Ia menyebut bahwa tim lintas kementerian akan dibentuk untuk merevisi berbagai regulasi yang menghambat.

Langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi menunjukkan keseriusan untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan masa depan. Kolaborasi antarlembaga dan dukungan dari industri menjadi kunci penting dalam menciptakan sistem pendidikan vokasi yang relevan dan berkelanjutan.

Keterlibatan langsung industri, regulasi yang mendukung, dan konsorsium vokasi adalah pilar utama dalam mendorong perubahan yang sistemik. Pemerintah juga tidak ragu untuk memberikan insentif maupun sanksi agar kemitraan berjalan efektif.

Di tingkat internasional, kerja sama dengan Tiongkok membuka peluang baru untuk peningkatan mutu pendidikan dan riset terapan. Semua inisiatif ini akan menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi tenaga kerja Indonesia yang unggul dan siap bersaing secara global.(*)

Tags: AIApindobeasiswaCITIEAenergi terbarukanevaluasi TKDVguru produktifindustriKalimantanKemenko PMKkerja sama internasionalkonsorsium vokasilink and matchModern Craftsman AcademyOjat Darojatpelatihan dosenpendidikan vokasipoliteknikRapat Koordinasiregulasi industriSMKSulawesiTiongkokworking permit
Post Sebelumnya

Indonesia Kembangkan AI dengan Nilai Pancasila dan Etika

Post Selanjutnya

Penjahat Deepfake Tipu Karyawan Multinasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026, seluruh siswa kelas XII...

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Ilustrasi

Dugaan Transaksi Ilegal Bos Tekstil, Sembunyikan Omzet Rp12,49 Triliun di Rekening Karyawan

oleh Ainurrahman
29 Januari 2026
0

PPATK menyebut sepanjang 2025 menghasilkan 173 hasil analisis, 4 hasil pemeriksaan dan 1 informasi terkait sektor fiskal. Nilai transaksi yang...

Post Selanjutnya
Penjahat Deepfake Tipu Karyawan Multinasional

Penjahat Deepfake Tipu Karyawan Multinasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.