EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Penjahat Deepfake Tipu Karyawan Multinasional

Penjahat Deepfake Tipu Karyawan Multinasional

Seluruh peserta konferensi video adalah rekayasa digital. Kerugian perusahaan mencapai Rp405 miliar akibat deepfake.

Ibhent oleh Ibhent
6 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Hong Kong – EKOIN.CO – Kasus penipuan digital menggunakan teknologi deepfake kembali mengguncang dunia keuangan internasional. Seorang pekerja di sebuah perusahaan finansial multinasional yang berbasis di Inggris menjadi korban penipuan senilai Rp405 miliar setelah tertipu dalam konferensi video palsu. Peristiwa ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar Kepolisian Hong Kong pada Jumat lalu.

Insiden bermula saat korban menerima sebuah undangan konferensi video yang diklaim akan dihadiri oleh sejumlah staf internal perusahaan. Tanpa disadari, seluruh peserta dalam panggilan tersebut adalah manipulasi deepfake—rekaman palsu yang tampak nyata.

Menurut pernyataan Pengawas Senior Baron Chan Shun-ching kepada RTHK, seluruh wajah dan suara peserta dalam konferensi tersebut direkayasa secara digital untuk menyerupai rekan kerja asli korban. Hal ini membuat korban yakin bahwa permintaan transfer dana tersebut berasal dari otoritas internal perusahaan.

Penyamaran canggih menggunakan deepfake

Polisi mengungkap bahwa pelaku menggunakan teknologi deepfake untuk menyamar sebagai kepala keuangan perusahaan. Dalam konferensi video, wajah serta suara tokoh utama yang tampil menyerupai CFO asli. Teknik ini berhasil mengelabui korban dan membuatnya mentransfer dana senilai US$25 juta.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

“Konferensi video itu dihadiri banyak orang, namun semuanya ternyata palsu,” ungkap Chan dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa korban sempat curiga ketika menerima email yang meminta transaksi rahasia, tetapi akhirnya mempercayainya setelah melihat wajah dan mendengar suara para ‘rekan kerja’ dalam panggilan video.

Teknologi deepfake yang digunakan memungkinkan manipulasi gambar dan suara secara real-time, sehingga korban kesulitan membedakan antara rekaman asli dan palsu. Polisi menyebut bahwa ini merupakan salah satu kasus penipuan digital terbesar yang terjadi di Hong Kong hingga saat ini.

Jaringan penipu lintas negara

Dalam penyelidikan lanjutan, polisi menemukan bahwa pelaku telah mencuri delapan kartu identitas penduduk Hong Kong yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pemilik aslinya. Identitas tersebut dipakai untuk mengajukan 90 permohonan pinjaman dan membuka 54 rekening bank antara Juli hingga September 2023.

Menurut pihak kepolisian, pada setidaknya 20 kesempatan, pelaku menggunakan teknologi deepfake AI untuk menipu sistem pengenalan wajah. Citra digital yang dimasukkan ke dalam sistem disesuaikan dengan wajah yang tercantum dalam kartu identitas curian.

Hingga saat ini, Kepolisian Hong Kong telah menangkap enam tersangka yang diyakini terlibat dalam jaringan kejahatan tersebut. Proses penyelidikan masih berlanjut, terutama untuk melacak aliran dana dan jaringan internasional yang terlibat dalam kasus ini.

Pihak berwenang mengatakan, serangan ini memperlihatkan bagaimana kecanggihan teknologi bisa disalahgunakan untuk merugikan institusi besar. Polisi juga tengah bekerja sama dengan sejumlah lembaga internasional guna membongkar jaringan ini hingga ke akarnya.

Kerugian besar dan peringatan terhadap perusahaan

Perusahaan tempat korban bekerja belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden ini. Namun, sumber internal menyebut bahwa perusahaan telah memulai audit internal serta peningkatan sistem keamanan komunikasi digital.

Kepolisian menyarankan perusahaan multinasional untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap metode komunikasi yang tidak konvensional, serta menerapkan verifikasi ganda dalam pengambilan keputusan finansial besar.

Chan menekankan bahwa kesadaran dan pelatihan terhadap teknologi penipuan modern sangat penting. Ia mengimbau perusahaan-perusahaan untuk tidak hanya bergantung pada verifikasi visual semata dalam konferensi virtual.

“Kita tidak bisa lagi mempercayai apa yang kita lihat dan dengar secara langsung, terutama dalam komunikasi digital,” kata Chan. Ia menyebut bahwa pelaku menggunakan sistem yang sangat canggih dan terencana dengan baik.

Hingga kini, dana sebesar Rp405 miliar tersebut belum ditemukan. Polisi menyatakan bahwa mereka tengah melacak jalur transaksi lintas negara yang kemungkinan besar mengarah ke rekening luar negeri yang sulit diakses.

Kasus ini menyoroti risiko tinggi dalam era digitalisasi yang cepat, terutama di sektor keuangan yang sangat bergantung pada teknologi komunikasi. Otoritas keamanan siber di Hong Kong juga turut dilibatkan dalam penyelidikan ini.

Saran

Perusahaan global sebaiknya mulai menerapkan sistem verifikasi berlapis dalam setiap komunikasi video yang berhubungan dengan keuangan. Penggunaan kode atau autentikasi dua langkah dapat menjadi langkah awal yang efektif mencegah penipuan serupa.

Selain itu, pelatihan reguler terhadap karyawan mengenai potensi ancaman digital perlu diprioritaskan. Karyawan harus dibekali pengetahuan tentang ciri-ciri komunikasi mencurigakan dan prosedur standar pelaporan internal.

Pemerintah dan regulator keuangan juga disarankan untuk segera membuat pedoman resmi tentang penggunaan teknologi video dalam transaksi penting. Standar keamanan konferensi video harus ditingkatkan mengikuti perkembangan teknologi AI.

Teknologi yang bermanfaat seperti deepfake harus diimbangi dengan kebijakan keamanan siber yang ketat. Pemerintah juga dapat bekerja sama dengan pengembang teknologi untuk menciptakan sistem pendeteksi penipuan yang lebih canggih.

Terakhir, kesadaran masyarakat terhadap risiko deepfake perlu terus digalakkan melalui kampanye digital dan media massa. Perlindungan terhadap data pribadi menjadi fondasi utama dalam mencegah penyalahgunaan identitas secara digital.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: deepfakeHong Kongkonferensi videopenipuan digitalRp405 miliarteknologi ai
Post Sebelumnya

Kerja Sama Vokasi Indonesia–Tiongkok Perluas Pusat Pelatihan

Post Selanjutnya

BNI Luncurkan Promo Spesial HUT, Ini Daftar Kejutan Menariknya

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Post Selanjutnya
BNI Luncurkan Promo Spesial HUT, Ini Daftar Kejutan Menariknya

BNI Luncurkan Promo Spesial HUT, Ini Daftar Kejutan Menariknya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.