EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
BRICS Serukan Dukungan Kemerdekaan Palestina di KTT Ke-17

Sumber dok kemenkeu.go.id

BRICS Serukan Dukungan Kemerdekaan Palestina di KTT Ke-17

“Pendanaan iklim kini menghadapi ketidakpastian karena prioritas negara maju yang berubah. Peran BRICS dalam menyuplai alternatif pembiayaan menjadi penting,” ujar Thomas Djiwandono dalam forum BRICS di Brasil.

Agus DJ oleh Agus DJ
8 Juli 2025
Kategori EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono hadir mewakili Menteri Keuangan dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara anggota BRICS pada Sabtu (5/7), di Rio de Janeiro, Brasil. Agenda ini digelar menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS.

Pertemuan ini membahas perekonomian global, dampak perang dagang, serta respons kebijakan dari masing-masing negara anggota. Fokus utama lainnya adalah pembiayaan perubahan iklim dan penguatan arsitektur keuangan Global South.

Thomas Djiwandono dalam forum tersebut menyampaikan pentingnya pengembangan sektor keuangan di negara-negara BRICS, khususnya terkait keuangan berkelanjutan yang kini menghadapi tantangan besar.

“Pendanaan iklim kini menghadapi ketidakpastian karena prioritas negara maju yang berubah. Peran BRICS dalam menyuplai alternatif pembiayaan menjadi penting,” kata Thomas dalam pertemuan itu.

Inisiatif yang dibahas antara lain pembentukan New Investment Platform, BRICS Multilateral Guarantee, dan Infrastructure Information Hub, sebagai upaya memperkuat kapasitas pembiayaan internal kelompok ini.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

KTT BRICS dan Deklarasi Rio

Pada Minggu (6/7), para pemimpin BRICS mengadakan KTT ke-17 dengan tema “Memperkuat Kerja Sama Selatan-Global untuk Tata Kelola yang Lebih Inklusif dan Berkelanjutan.” Deklarasi Rio disahkan sebagai hasil pertemuan tersebut.

Deklarasi tersebut menegaskan komitmen BRICS terhadap Perjanjian Paris, transisi energi yang adil, serta perlunya pembiayaan iklim yang memadai dan terjangkau untuk negara-negara berkembang.

“Leaders’ Framework Declaration on Climate Finance” yang disepakati menggarisbawahi tanggung jawab negara maju dalam mendukung transisi hijau Global South melalui dukungan finansial nyata.

Deklarasi ini juga memuat seruan penghentian serangan terhadap Gaza, penarikan pasukan Israel, dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Isu ini menjadi sorotan utama dalam pernyataan kolektif BRICS.

Selain itu, BRICS mengecam serangan militer terhadap Iran dan menekankan pentingnya dialog sebagai solusi damai dalam konflik Ukraina. Prinsip “African solutions to African problems” juga ditegaskan kembali.

Reformasi Ekonomi Global dan Ketahanan Pangan

Di bidang ekonomi, BRICS menyerukan reformasi terhadap sistem keuangan global, termasuk struktur IMF dan Bank Dunia agar lebih mencerminkan realitas ekonomi masa kini.

BRICS juga meluncurkan New Investment Platform dan BRICS Multilateral Guarantees untuk memperkuat otonomi finansial negara-negara berkembang dan mendanai proyek infrastruktur strategis.

Pendirian BRICS Grain Exchange diumumkan sebagai langkah menjaga kedaulatan pangan dan memperkuat rantai pasok global dari ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi.

Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat solidaritas Global South dalam menghadapi dominasi negara maju di sektor pangan, keuangan, dan infrastruktur global.

Langkah-langkah strategis tersebut memperkuat posisi BRICS sebagai blok ekonomi yang tidak hanya reaktif, namun juga proaktif dalam menciptakan arsitektur keuangan yang berkeadilan.

Teknologi Digital dan Perluasan Keanggotaan

Isu teknologi turut menjadi perhatian dalam KTT BRICS. Para pemimpin menandatangani BRICS Leaders’ Statement on Global AI Governance yang menekankan pentingnya teknologi yang inklusif, aman, dan berdaulat.

BRICS menolak fragmentasi internet dan menyerukan kerja sama keamanan siber lintas negara untuk menjaga integritas data dan mendorong inovasi digital bersama.

Sebagai informasi penting, Republik Indonesia secara resmi diterima sebagai anggota penuh BRICS dalam KTT tahun ini. Hal ini menjadi tonggak sejarah bagi diplomasi ekonomi Indonesia.

Bersama Indonesia, Belarus, Bolivia, Kazakhstan, Kuba, Nigeria, Malaysia, Thailand, Vietnam, Uganda, dan Uzbekistan juga diterima sebagai mitra baru BRICS.

Langkah ini mencerminkan komitmen BRICS untuk memperluas pengaruh dan memperkuat posisi Global South dalam forum ekonomi dan politik global.

Pertemuan tingkat tinggi BRICS di Rio de Janeiro menjadi titik penting dalam perubahan peta geopolitik dan ekonomi dunia. Dengan mengedepankan keuangan berkelanjutan dan reformasi sistem global, BRICS berusaha menyeimbangkan struktur kekuasaan internasional.

Komitmen terhadap pendanaan perubahan iklim, penyelesaian damai konflik global, serta perlindungan kedaulatan pangan dan digital menunjukkan pendekatan holistik dari negara-negara BRICS dalam menghadapi tantangan masa depan.

Masuknya Indonesia sebagai anggota penuh BRICS memberi peluang besar untuk memperkuat diplomasi ekonomi dan kontribusi pada pembangunan global yang lebih adil dan inklusif.(*)

Tags: AI GovernanceBank DuniaBelarusBoliviabricsBRICS Grain ExchangeDeklarasi RioGlobal SouthIMFIndonesia anggota BRICSkeamanan siberKTT BRICS Rio 2025MalaysiaNew Investment PlatformNigeriaPalestinaperubahan iklimreformasi keuangan globalsolidaritas negara berkembangThomas DjiwandonoUzbekistan.Vietnam
Post Sebelumnya

Bandung Jadi Tuan Rumah Sunda Karsa Fest 2025

Post Selanjutnya

Sri Mulyani Tegaskan Fokus Belanja Berkualitas RAPBN 2026

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Sri Mulyani Tegaskan Fokus Belanja Berkualitas RAPBN 2026

Sri Mulyani Tegaskan Fokus Belanja Berkualitas RAPBN 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.