EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Rapat Koordinasi DTSEN Hadirkan 518 Kepala Dinsos

Rapat Koordinasi DTSEN Hadirkan 518 Kepala Dinsos

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional bukan sekadar statistik, melainkan cermin wajah, harapan, dan kehidupan jutaan rakyat Indonesia yang menunggu keadilan melalui bantuan sosial yang tepat sasaran.

Abah Mamat oleh Abah Mamat
9 Juli 2025
Kategori DAERAH, NASIONAL, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi utama keadilan sosial dan martabat bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Nasional Implementasi Penggunaan DTSEN yang dihadiri 518 kepala dinas sosial dari seluruh Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Mercure, Jakarta, pada Selasa, 8 Juli 2025, dan dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono beserta pejabat tinggi madya Kemensos.

Gus Ipul menekankan bahwa data tersebut bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan wajah dan harapan jutaan rakyat Indonesia yang membutuhkan bantuan tepat sasaran.

“Setiap rupiah bantuan, setiap program pemberdayaan, harus sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Gus Ipul dalam sambutannya.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Sinergi Nasional Diperkuat

Rapat koordinasi nasional ini menjadi momen penyatuan langkah antara Kemensos dan Dinsos di daerah dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Presiden Prabowo Subianto, dalam berbagai kesempatan, juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam bantuan sosial.

Gus Ipul menyatakan DTSEN adalah kata kunci untuk menjawab tantangan tersebut, sebagai basis dalam menyalurkan program bantuan sosial dan pemberdayaan.

“Rakornas ini untuk menyatukan pemahaman terhadap Inpres Nomor 4 Tahun 2025,” ujarnya.

DTSEN sendiri merupakan integrasi dari DTKS, Regsosek, dan P3KE yang dipadankan dengan data kependudukan.

Pemutakhiran Jadi Tanggung Jawab Bersama

Menurut Gus Ipul, Inpres ini bukan sekadar peraturan, tetapi panggilan sejarah untuk mengentaskan kemiskinan dengan kerja nyata dari semua lini.

Ia meminta Dinsos sebagai ujung tombak pelayanan sosial untuk terus memperbarui data masyarakat miskin secara valid dan tepat waktu.

“Kita perlu lakukan pemutakhiran secara berkala, ini penting,” katanya tegas.

Pemutakhiran dilakukan setiap tiga bulan melalui dua jalur, yaitu formal dan partisipatif

Jalur formal dimulai dari musyawarah di desa/kelurahan, kemudian diteruskan ke Dinsos, sedangkan jalur partisipatif dibuka melalui kanal Kemensos.

Validasi Melibatkan Badan Pusat Statistik

Data yang telah diperbarui selanjutnya akan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan oleh Kemensos atau kementerian lain.

“BPS akan memberikan data balikan terhadap hasil pemutakhiran itu,” kata Gus Ipul menjelaskan mekanismenya.

Ia menambahkan, dalam setiap data yang diperbarui, terdapat kehidupan yang menanti keadilan dan perhatian pemerintah.

“Di balik data itu ada jiwa, di sanalah letak kehormatan kita,” ujarnya menyentuh hati para peserta.

Dalam Rakornas ini, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti juga turut memberikan sambutan.

Ia mengapresiasi dukungan Kemensos dalam proses penyusunan, uji petik, dan pemutakhiran DTSEN.

Penguatan Kebijakan Berbasis Data

Menurut Amalia, dorongan aktif dari Gus Ipul menjadi semangat tambahan bagi BPS untuk terus menghasilkan data yang relevan dan digunakan oleh kementerian.

“Artinya data yang kami produksi dimanfaatkan,” kata Amalia menyampaikan penghargaan atas kolaborasi tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa Inpres Nomor 4 Tahun 2025 melibatkan 18 kementerian/lembaga, bukan hanya BPS semata.

Hal itu menandakan pentingnya DTSEN sebagai landasan pembangunan sosial ekonomi nasional.

Amalia menegaskan bahwa kebijakan berbasis data harus terus diperkuat dalam setiap tahapan pembangunan.

Penutup Penuh Makna

Menutup Rakornas, Gus Ipul menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kerja yang tulus dan berbasis data akurat.

“Setiap angka dalam data kita bukan sekedar statistik, tetapi denyut harapan mereka yang terpinggirkan,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan hati dan terus menjaga integritas dalam memutakhirkan data.

Sebab di balik akurasi data, tumbuh masa depan bangsa yang lebih adil dan bermartabat.(Gambar diambil dari Kumparan)

Gus Ipul menyebut, tanggung jawab moral harus selalu menjadi kompas dalam pekerjaan pelayanan sosial(*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: bantuan sosialBPSdata sosial ekonomiDTKSDTSENGus IpulInpres 4 Tahun 2025JakartaKementerian Sosialkepala dinas sosialP3KEpemutakhiran dataPrabowo SubiantoRakornas DTSENRegsosekSaifullah Yusuf
Post Sebelumnya

Hamas: Israel Gagal Lumpuhkan Perlawanan Gaza

Post Selanjutnya

27 Pendukung Palestina Ditangkap di London

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
27 Pendukung Palestina Ditangkap di London

27 Pendukung Palestina Ditangkap di London

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.