EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Pemerintah Siap Coret Nama Penerima Bansos Judol

Pemerintah Siap Coret Nama Penerima Bansos Judol

Pemerintah siap mencoret penerima bansos yang terlibat judi online dengan memanfaatkan data identitas dan rekening dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Abah Mamat oleh Abah Mamat
12 Juli 2025
Kategori EKONOMI, NASIONAL, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA EKOIN.CO- Pemerintah mulai mempertimbangkan pencabutan status penerima bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terindikasi terlibat dalam praktik judi online.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Jumat, 11 Juli 2025, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Ia menegaskan bahwa data penerima bansos saat ini telah dikelola dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang terus diperbarui secara berkala.

“Penyatuan data ini untuk memperbaiki supaya para penerima manfaat dari program-program pemerintah itu betul-betul tepat sasaran,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi, pemerintah mengaku bisa mengevaluasi lebih cepat jika ada penyalahgunaan dana bantuan.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Evaluasi Menyeluruh terhadap Penerima Bansos

Menurut Prasetyo, evaluasi tersebut terutama akan menyasar penerima bansos yang diduga atau terbukti menggunakan dananya untuk berjudi secara daring.

Ia menambahkan, pemerintah tidak akan ragu mencoret data individu dari daftar penerima bansos jika terbukti terlibat judi online.

“Nah, dalam kaitannya dengan teman-teman atau saudara-saudara kita yang bantuan sosialnya justru terdeteksi, diduga dipergunakan untuk melakukan tindak judi online, ya tentu akan kita evaluasi,” kata Prasetyo.

Pemerintah menilai ketepatan sasaran bansos harus dikawal secara serius agar dana negara tidak disalahgunakan untuk tindakan melanggar hukum.

Hal ini memungkinkan karena data DTSEN mencatat nama, alamat, hingga nomor rekening setiap penerima bantuan sosial.

Data Terintegrasi Jadi Kunci

“Sangat bisa. Karena data kita sekarang by name, by address. Jadi ketahuan si A si B nya, siapanya, nomor rekeningnya. Nah, terdeteksi ini dipergunakan untuk kegiatan judi online, ya kita pertimbangkan untuk dicoret,” jelas Prasetyo.

Langkah ini merupakan bagian dari penegakan disiplin sosial ekonomi agar dana bansos tidak menjadi celah bagi pelaku kejahatan digital.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, mengungkapkan data mencengangkan terkait temuan tersebut.

Menurut Ivan, lebih dari 500 ribu data penerima bansos dalam satu bank BUMN diketahui merupakan pelaku judi online.

Ivan menyampaikan hal itu saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Juli 2025.

Temuan Mencengangkan dari PPATK

“Tapi ternyata ada juga NIK-nya yang terkait dengan tindakan pidana korupsi, ada terkait dengan narkotika, bahkan ada yang

Dari data tersebut, diketahui lebih dari 100 Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bansos terindikasi terlibat dalam pendanaan kegiatan terorisme.

Ivan menuturkan bahwa data itu berasal dari Kementerian Sosial yang bekerja sama dengan PPATK untuk melakukan penelusuran.

Selain satu bank BUMN, PPATK masih akan menggali data dari empat bank lainnya dalam waktu dekat.

“Total hampir Rp1 triliun ya, lebih dari Rp900 miliar. Masih (akan gali), ada empat bank lagi,” tambah Ivan.

Pembekuan Rekening dan Koordinasi Lanjutan

Ia menegaskan bahwa pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk langkah penanganan lanjutan.

Menurut Ivan, upaya tersebut termasuk potensi penutupan rekening milik penerima bansos yang terindikasi penyalahgunaan.

“Nanti akan kita serahkan ke Pak Mensos rekeningnya,” ucapnya kepada media.

Tak hanya itu, Ivan mengungkap bahwa PPATK sudah membekukan 10 juta rekening yang berkaitan dengan dana bansos.

Total dana dalam rekening-rekening tersebut mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Rekening Lama Digunakan untuk Judol

Beberapa rekening, menurut Ivan, telah tidak aktif lebih dari lima tahun namun tetap menyimpan saldo yang signifikan.

Sebagian rekening itu juga digunakan untuk transaksi di platform judi online.

Hal tersebut menambah keprihatinan atas lemahnya pengawasan keuangan dalam program sosial pemerintah.

Data ini sekaligus menjadi peringatan bagi pengelola bansos agar tidak lengah dalam menyaring penerima manfaat.

Statistik terbaru menunjukkan lonjakan laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama Mei 2025.

Lonjakan Laporan Transaksi Mencurigakan

Dalam buletin Statistik PPATK Mei 2025, tercatat 14.055 laporan transaksi mencurigakan.

Angka tersebut meningkat 16,9 persen dibandingkan April 2025, dan melonjak 76,3 persen dari Mei 2024.

Dari total 14.470 indikasi tindak pidana pada bulan tersebut, 53,3 persen atau 7.708 kasus berkaitan dengan perjudian.

Perjudian daring menjadi penyumbang tertinggi dalam kategori tindak pidana berdasarkan LTKM sepanjang tahun 2025.

Secara kumulatif, perjudian menyumbang 48,4 persen dari seluruh laporan yang diterima PPATK hingga bulan Mei.

Kesesuaian Identitas Pemain Judol dan Penerima Bansos

PPATK juga mencatat 571.410 kesamaan identitas antara NIK penerima bansos dan pelaku judi online sepanjang tahun 2024.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar dua persen dari total penerima bantuan sosial tahun lalu.

Temuan ini menunjukkan pentingnya sistem verifikasi dan pembaruan data penerima bansos secara menyeluruh.

Dengan begitu, dana bantuan bisa disalurkan hanya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kementerian Sosial dan PPATK masih akan terus mendalami data dan melakukan pembekuan tambahan jika diperlukan.(*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: bansosdata penerima bansosDTSENIvan Yustiavandanajudi onlineKementerian Sosialpendanaan terorismepenerima manfaatPPATKPrasetyo Hadirekening bekutransaksi mencurigakan
Post Sebelumnya

Prof Sudarnoto: PBB Gagal Wujudkan Perdamaian

Post Selanjutnya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Soroti Penyalahgunaan Dana Bansos

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Post Selanjutnya
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Soroti Penyalahgunaan Dana Bansos

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Soroti Penyalahgunaan Dana Bansos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.