Jakarta, EKOIN.CO – Sebanyak 15 pasang remaja mengikuti Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Duta Genre) tahun 2025 yang digelar di Gedung Teater Pertunjukan Bulungan, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/7).
Kegiatan ini menjadi puncak dari proses seleksi ketat yang telah dilalui para peserta. Remaja yang terlibat merupakan perwakilan dari berbagai wilayah Jakarta Selatan dengan semangat untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat.
Wali Kota Jakarta Selatan, Anwar, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Ia menilai program Duta Genre bisa membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan usia remaja ini, maka diharapkan mereka dapat mengembangkan diri dengan kegiatan positif. Salah satunya menjadi Duta Genre yang merupakan salah satu program pembangunan keluarga berencana,” ujar Anwar dalam sambutannya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta yang terpilih untuk melangkah ke jenjang provinsi agar terus meningkatkan kapasitas dan semangatnya dalam membawa nama baik kota.
Pendidikan Karakter Sejak Remaja
Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, Darwoto, turut memberikan penjelasan terkait proses seleksi Duta Genre. Menurutnya, para peserta telah dibekali berbagai nilai dan prinsip sejak awal.
“Jadi mereka yang terpilih ini sudah mengikuti rangkaian seleksi yang ketat. Selama seleksi, mereka kami didik dan tanamkan tentang kepribadian yang baik sesuai dengan budaya kita,” jelas Darwoto.
Ia menambahkan bahwa pembekalan ini bertujuan agar para peserta bisa menjadi contoh di lingkungan masing-masing, serta menjadi juru bicara untuk isu-isu penting remaja masa kini.
Darwoto menegaskan bahwa Duta Genre tidak hanya sekadar kontes. Lebih dari itu, ini merupakan ajang pencarian figur muda yang mampu menyuarakan nilai-nilai positif dan menyampaikan edukasi secara berkelanjutan.
“Juara 1,2 dan 3 atau enam pasang Duta Genre yang menjadi pemenang akan lolos ke tingkat provinsi,” tandasnya saat diwawancarai seusai acara.
Membangun Lingkungan yang Aman bagi Remaja
Anwar juga menyoroti peran Duta Genre sebagai pelopor kegiatan bermanfaat di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Ia berharap para peserta bisa membantu menekan angka kenakalan remaja.
“Duta Genre mampu menjadi pelopor kegiatan positif di sekolah atau di lingkungannya. Sehingga kasus kenakalan remaja seperti tawuran, pergaulan bebas dan sebagainya dapat dihindari,” ucapnya.
Ia meminta para pemenang terus menjaga semangat, menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah mereka pelajari selama pelatihan dan pembinaan di tingkat kota.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jakarta Selatan ingin mendorong pengembangan diri generasi muda ke arah yang lebih sehat, produktif, dan bertanggung jawab.
Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama acara berlangsung. Mereka juga menampilkan berbagai keterampilan dan pengetahuan yang telah diperoleh selama masa pelatihan.
Kegiatan Grand Final Duta Genre Jakarta Selatan 2025 menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya pemerintah kota dalam membina generasi muda. Program ini tidak hanya mencetak remaja berprestasi, tetapi juga yang mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat.
Peran serta remaja dalam menyuarakan isu-isu penting seperti kesehatan reproduksi, pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual menjadi landasan utama kegiatan ini. Proses seleksi yang ketat dan pelatihan berkelanjutan menjadikan mereka lebih siap dalam menjalankan tugas sosialnya.
Kemenangan dalam ajang ini bukan sekadar pencapaian personal, namun sebuah amanah untuk membawa perubahan. Para pemenang diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai positif dan menumbuhkan budaya sehat di kalangan remaja Jakarta Selatan dan sekitarnya.(*)





