EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
CASA dan Kredit Produktif Jadi Fokus Strategi Baru BNI

Sumber dok bni.co.id

CASA dan Kredit Produktif Jadi Fokus Strategi Baru BNI

BNI semakin fokus mengoptimalkan efisiensi struktur pendanaan dengan memperkuat CASA berbasis transaksi dan digitalisasi untuk memperbesar dana murah serta menekan cost of fund agar tetap kompetitif di tengah tren suku bunga rendah.

Agus DJ oleh Agus DJ
22 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, TEKNOLOGI, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah dinamika ekonomi global dan langkah pelonggaran kebijakan moneter nasional, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menunjukkan respons cepat dan strategis. Bank pelat merah ini tak hanya memperkuat struktur pendanaan, tetapi juga mengakselerasi digitalisasi layanan sebagai bagian dari transformasi besar untuk menjawab tantangan sekaligus peluang pemulihan ekonomi Indonesia. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa BNI berkomitmen menjadi motor penggerak pertumbuhan melalui solusi keuangan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat struktur pendanaan dan mendorong digitalisasi sebagai strategi utama, menyusul pelonggaran kebijakan moneter yang ditempuh oleh Bank Indonesia. Penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25 persen dinilai menjadi peluang besar bagi pertumbuhan kredit dan pemulihan ekonomi nasional.

Langkah strategis ini bertujuan mengoptimalkan dana murah melalui penguatan struktur Current Account Saving Account (CASA). BNI menilai, dana berbasis transaksi yang didukung kanal digital dapat menekan biaya dana dan meningkatkan daya saing.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa kebijakan moneter terbaru membuka ruang ekspansi kredit lebih luas. “BNI semakin fokus mengoptimalkan efisiensi struktur pendanaan dengan memperkuat Current Account Saving Account (CASA) berbasis transaksi. Kanal digital menjadi penggerak utama dalam memperbesar CASA sekaligus menekan cost of fund agar tetap kompetitif di tengah tren suku bunga rendah,” ungkap Okki.

Berita Menarik Pilihan

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

Sempat Terperosok, Kini IHSG Melaju Positif ke Zona Hijau  

Pihaknya menekankan bahwa efisiensi ini juga diperkuat melalui penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif dengan pendekatan selektif dan terukur. BNI tetap menjunjung prinsip kehati-hatian untuk memastikan kualitas aset tetap terjaga dan menghasilkan imbal hasil yang berkelanjutan.

Selain itu, strategi ini dirancang agar BNI tetap mampu menawarkan pembiayaan yang kompetitif, terutama bagi pelaku usaha dan masyarakat umum, di tengah dinamika pasar yang cepat berubah.

Transformasi Digital sebagai Pendorong Akses Pembiayaan

Tak hanya soal pendanaan dan kredit, BNI juga aktif mendorong transformasi digital untuk memperluas jangkauan layanan keuangan. Inisiatif ini bertujuan mempercepat proses kredit sekaligus menambahkan nilai di luar pendapatan bunga.

“Digitalisasi tidak hanya memangkas biaya, tapi juga menciptakan value baru dari sisi fee-based income, sehingga memperkuat struktur pendapatan secara keseluruhan,” tambahnya.

Upaya digitalisasi memungkinkan proses pengajuan dan pencairan kredit menjadi lebih ringkas dan efisien, sekaligus membuka peluang layanan keuangan menjangkau lebih banyak segmen.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, BNI menargetkan stabilitas Net Interest Margin (NIM) tetap terjaga hingga akhir tahun 2025. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan kinerja keuangan.

Ke depan, digitalisasi akan terus diperkuat dengan pengembangan teknologi dan kolaborasi ekosistem digital, demi mendorong inklusi keuangan dan pemerataan akses layanan pembiayaan.

Fokus pada UMKM dan Nasabah Ritel

Perusahaan juga menyampaikan bahwa manfaat dari strategi ini akan dirasakan secara langsung oleh pelaku UMKM dan nasabah ritel. Akses pembiayaan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien, sesuai semangat “BNI Menemani Setiap Langkahmu”.

Langkah-langkah yang diambil menunjukkan bahwa BNI tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas dan pemulihan ekonomi nasional secara menyeluruh.

Transformasi pembiayaan berbasis digital sekaligus menempatkan BNI sebagai institusi keuangan yang adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan nasabah di era digital.

Melalui kombinasi strategi pendanaan murah, kehati-hatian kredit, dan inovasi digital, BNI terus menunjukkan komitmen pada pertumbuhan berkelanjutan dan solusi keuangan yang kompetitif.

Arah kebijakan perusahaan juga sejalan dengan upaya pemerintah dan Bank Indonesia dalam menstimulasi perekonomian nasional di tengah perubahan suku bunga global.

BNI melihat momentum pelonggaran suku bunga sebagai peluang memperkuat struktur pendanaan berbasis CASA yang ditopang oleh kanal digital. Efisiensi biaya dana dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga margin bunga tetap kompetitif.

Transformasi digital dijadikan sebagai pendorong pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan pendapatan non-bunga. Hal ini mendukung perluasan layanan keuangan bagi segmen UMKM dan ritel yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Dengan strategi komprehensif ini, BNI berupaya menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi. Stabilitas NIM dan kualitas aset tetap dijaga agar tujuan jangka panjang dapat tercapai secara berkelanjutan.(*)

Tags: Bank IndonesiaBNICASAcost of funddigitalisasifee based incomekredit produktifNet Interest MarginOkki Rushartomopembiayaan inklusifpendanaan murahstrategi keuangansuku bunga acuantransformasi digitalUMKM
Post Sebelumnya

Lari Bersama dalam Harmoni Budaya di Jogja Run’nShine 2025

Post Selanjutnya

Kisah Sukses Vegetable Entrepreneur Mas Mustofa

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS....

8 Aksi Percepatan Reformasi Bursa, Momentum Tingkatkan Kualitas Pasar Modal Indonesia

Sempat Terperosok, Kini IHSG Melaju Positif ke Zona Hijau  

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sesi pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.121,03 pada perdagangan Rabu (4/2). Namun,...

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata, secara bulanan IHK Januari 2026 tercatat deflasi sebesar 0,15% (mtm). Perkembangan ini...

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Post Selanjutnya
Gamelan Bangkit Lagi di Festival Karawitan dan Bazar Nusantara UGM

Gamelan Bangkit Lagi di Festival Karawitan dan Bazar Nusantara UGM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.