EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
BIG Targetkan Pemetaan Nasional Tuntas dalam Tiga Tahun

Sumber dok kemenkoinfra.go.id

BIG Targetkan Pemetaan Nasional Tuntas dalam Tiga Tahun

Rakornas IG 2025 menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan berbasis data spasial akurat, demi mencegah konflik lahan dan mencapai pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Agus DJ oleh Agus DJ
22 Juli 2025
Kategori EKOBIS, INFRASTRUKTUR, LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya data geospasial sebagai dasar dalam proses pembangunan nasional. Penegasan ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial (Rakornas IG) 2025 pada Selasa, 16 Juli 2025, di Gedung Bappenas, Jakarta.

Dalam Rakornas yang dihadiri pula oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri PANRB Rini Widyantini, dan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Aris Marfai itu, Menko AHY menyampaikan bahwa tata ruang yang solid harus ditopang oleh data geospasial yang akurat dan terkini.

“Kami tentunya menyambut baik semangat dari teman-teman BIG sebagai penyedia informasi geospasial yang kita harapkan benar-benar bisa menjadi referensi dalam pembangunan nasional ke depan,” ujarnya di hadapan peserta Rakornas.

Menko AHY menekankan, pembangunan infrastruktur tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan perencanaan tata ruang yang menyeluruh. Ia menyebut sejumlah aspek penting seperti pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan keberlanjutan pertumbuhan industri.

“Banyak sekali kepentingan dihadapkan dengan penduduk kita yang juga terus bertambah, lahan yang terus menyempit, padahal kita ingin mencapai swasembada pangan,” ungkapnya lebih lanjut.

Berita Menarik Pilihan

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Pentingnya Tata Ruang dan Sinergi Lintas Sektor

Menurut Menko AHY, konflik kepentingan dalam penggunaan lahan hanya bisa dicegah bila tata ruang dijadikan panglima dalam pembangunan. Ia menyebut bahwa awal dari semuanya adalah pemetaan berbasis geospasial.

“Artinya, sawah-sawah kita harus tetap terjaga. Hutan-hutan kita juga harus tetap dilindungi karena kita ingin menjaga keseimbangan alam, mencegah dampak krisis lingkungan,” katanya menambahkan.

Dalam sambutannya, Menko AHY juga menyoroti perlunya sinergi lintas sektor agar pembangunan nasional tidak tumpang tindih. Ia menyebut peran strategis Bappenas sebagai pemimpin perencanaan jangka pendek hingga jangka panjang.

“Kami ingin terus membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik,” ucapnya. Ia menilai kerja sama antarlembaga harus berjalan simultan agar data geospasial bisa dimanfaatkan maksimal.

Salah satu program strategis yang sedang berlangsung adalah pemetaan skala besar 1:5.000. Menurut Menko AHY, wilayah Sulawesi menjadi kawasan pertama yang telah berhasil dipetakan secara menyeluruh.

Target BIG Rampungkan Pemetaan Nasional

“Nanti bisa ditambahkan oleh Kepala BIG. Yang jelas, Sulawesi sudah lengkap. Yang lain juga sudah dijalankan, tapi secara geografis memang Sulawesi yang sudah lengkap terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pemetaan ini bukan pekerjaan mudah, mengingat cakupan wilayah Indonesia yang luas serta kebutuhan teknologi dan anggaran yang signifikan.

Sementara itu, Kepala BIG Aris Marfai menuturkan bahwa pihaknya menargetkan seluruh wilayah Indonesia akan selesai dipetakan dengan skala 1:5.000 dalam tiga tahun ke depan.

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan kejar untuk sisa kekurangan selain dari Sulawesi,” ujarnya. Ia menambahkan, target ini akan ditempuh dengan dukungan dari Kementerian Infrastruktur dan Bappenas.

Rakornas IG 2025 menjadi panggung konsolidasi antarlembaga dalam mempercepat pembangunan berbasis spasial. Peta akurat diyakini dapat menjadi solusi pengendalian konflik penggunaan lahan di masa mendatang.

Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial 2025 memperlihatkan komitmen kuat pemerintah dalam memanfaatkan data geospasial untuk menyokong pembangunan nasional yang lebih tepat sasaran. Keberadaan peta skala besar menjadi instrumen penting dalam memastikan keterpaduan antar sektor.

Menko AHY menekankan bahwa pembangunan masa depan harus berpijak pada data dan tata ruang yang akurat, dengan BIG sebagai lembaga teknis yang menyediakan informasi tersebut. Hal ini menjadi dasar dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Dengan target penyelesaian pemetaan nasional dalam tiga tahun, Indonesia diharapkan mampu mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan yang adil dan berbasis bukti. Kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci utama keberhasilan agenda ini.(*)

Tags: Agus Harimurti YudhoyonoAris MarfaiBappenasBIGhilirisasiinformasi geospasialinfrastrukturlingkunganpembangunan nasionalpemetaan 1:5000perencanaan pembangunanRachmat PambudyRakornas IG 2025Rini Widyantiniswasembada pangantata ruang
Post Sebelumnya

Rakornas IG 2025: Informasi Geospasial Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Post Selanjutnya

Di Tengah Konflik Iran Uji Coba Luncurkan Rudal Qasee Baru

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (M0) adjusted mencatatkan tren positif pada awal tahun 2026. Uang primer...

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Triwulan IV 2025 memberikan angin segar bagi bismis properti. Berdasar Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank...

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Post Selanjutnya
Di Tengah Konflik  Iran Uji Coba Luncurkan Rudal Qasee Baru

Di Tengah Konflik Iran Uji Coba Luncurkan Rudal Qasee Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.