EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Rakornas IG 2025: Informasi Geospasial Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Sumber dok kemenkoinfra.go.id

Rakornas IG 2025: Informasi Geospasial Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Informasi geospasial yang kredibel menjadi fondasi utama dalam merancang pembangunan nasional yang menyeluruh, inklusif, dan tahan terhadap risiko bencana menurut Menko AHY dalam Rakornas IG 2025.

Agus DJ oleh Agus DJ
22 Juli 2025
Kategori EKOBIS, INFRASTRUKTUR, PERISTIWA, SOSIAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya informasi geospasial yang lengkap dan akurat dalam perencanaan pembangunan nasional.

Dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial 2025 di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (16/7/2025), Menko AHY menyatakan bahwa pembangunan tidak dapat lepas dari basis data ruang yang valid dan kredibel.

“Kami di Kemenko Infrastruktur terus berupaya menghadirkan tata ruang wilayah yang menjawab tantangan zaman, dari tingkat nasional hingga daerah,” ujar Menko AHY di hadapan peserta Rakornas.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan yang tidak didasari data geospasial rentan menciptakan pemborosan dan tumpang tindih proyek. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menyatukan basis data.

Menurutnya, penyusunan tata ruang wilayah harus memperhatikan seluruh elemen ruang—mulai dari darat, laut, udara, hingga struktur bawah permukaan.

Berita Menarik Pilihan

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Tata Ruang sebagai Panglima

Menko AHY menekankan bahwa tata ruang harus menjadi panglima pembangunan. Kebijakan yang tidak mengacu pada informasi geospasial dinilai berisiko menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Tidak boleh ada pembangunan yang dilakukan secara terpisah dan tidak berbasis pada data dan informasi yang kredibel,” tegasnya di hadapan para pejabat lintas kementerian dan lembaga.

Ia juga menyoroti pentingnya mitigasi risiko bencana dalam pembangunan. Data geospasial, lanjutnya, mampu menjadi alat deteksi dini terhadap potensi bahaya alam di lokasi pembangunan.

“Jangan sampai pembangunan dilakukan hanya karena keinginan membangun jalan dari titik A ke B tanpa memperhitungkan risiko bencana,” ujarnya menegaskan.

Poin ini menjadi sorotan utama mengingat Indonesia merupakan negara dengan potensi bencana yang tinggi di berbagai wilayah.

Lima Arah Strategis

Menko AHY menyampaikan lima arahan strategis guna memperkuat sistem informasi geospasial nasional yang responsif dan berdaya guna.

Pertama, sistem informasi geospasial harus berorientasi pada pengguna, bukan sekadar administratif. Kedua, sistem tersebut harus agile atau lincah dalam merespons perubahan iklim dan dinamika pembangunan.

Ketiga, integrasi geospasial perlu dilakukan sejak awal perencanaan hingga tahap evaluasi pembangunan. Keempat, diperlukan sistem koordinasi yang kuat lintas sektor dan tingkatan pemerintahan.

Kelima, ia mengajak menjadikan Rakornas BIG sebagai ruang penetapan kebijakan nyata, bukan hanya seremoni tahunan.

Kehadiran Tokoh Penting

Acara ini turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri PANRB Rini Widyantini, dan Kepala BIG Muh Aris Marfai.

Menko AHY didampingi Deputi Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Nazib Faizal, serta Staf Khusus Herzaky Mahendra Putra. Diskusi berlangsung dinamis dengan beberapa paparan teknis dari perwakilan daerah.

Menutup sambutannya, Menko AHY menekankan pentingnya semangat kolaboratif untuk menjawab tantangan pembangunan masa depan melalui pendekatan berbasis data ruang.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang tangguh dan inklusif melalui kebijakan berbasis ruang dan data yang kuat,” tutupnya.

Pernyataan Menko AHY menunjukkan bahwa pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari informasi geospasial yang akurat. Dengan mengedepankan basis data ruang, kebijakan pembangunan diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan efisien. Hal ini juga menjadi strategi mitigatif menghadapi potensi bencana alam yang sering kali menjadi penghambat pembangunan.

Lima arah strategis yang disampaikan menjadi fondasi penting untuk merancang sistem informasi geospasial yang tidak hanya terintegrasi, namun juga responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan bahwa isu ini menjadi agenda prioritas nasional yang perlu ditindaklanjuti secara serius.

Rakornas IG 2025 tidak hanya menjadi forum dialog, melainkan momentum kolektif untuk menyatukan visi pembangunan berbasis ruang. Ke depan, sinergi antarlembaga dan pemanfaatan data geospasial akan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.(*)

Tags: AHYBappenasBIGGedung Bappenas.Herzaky Mahendra Putrainformasi geospasialinfrastrukturkebijakan berbasis ruangkoordinasi lintas sektormitigasi bencanaMuh Aris MarfaiNazib Faizalpembangunan berkelanjutanpembangunan nasionalRachmat PambudyRakornas IG 2025Rini Widyantinitata ruang
Post Sebelumnya

UGM dan Universitas Gaziantep Perkuat Kolaborasi Internasional

Post Selanjutnya

BIG Targetkan Pemetaan Nasional Tuntas dalam Tiga Tahun

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Post Selanjutnya
BIG Targetkan Pemetaan Nasional Tuntas dalam Tiga Tahun

BIG Targetkan Pemetaan Nasional Tuntas dalam Tiga Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.