EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
LPDP Siap Sinergikan Riset dan Beasiswa Hadapi 2045

Sumber dok kemdiktisaintek.go.id

LPDP Siap Sinergikan Riset dan Beasiswa Hadapi 2045

Transformasi skema beasiswa LPDP akan diarahkan pada kebutuhan sektor strategis nasional dengan pendekatan Resource Orchestration Theory, sebagai upaya mencetak SDM unggul yang berkontribusi bagi Indonesia Emas 2045.

Agus DJ oleh Agus DJ
26 Juli 2025
Kategori EDUKASI, EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar audiensi strategis pada Jumat (25/7) di Jakarta untuk memperkuat sinergi pendidikan tinggi dan pendanaan beasiswa.

Pertemuan ini bertujuan mendorong percepatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul serta mendukung penguatan industri masa depan Indonesia melalui transformasi skema beasiswa nasional yang lebih adaptif dan terarah.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan pentingnya peran penerima beasiswa dalam menggerakkan transformasi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui pendekatan talent mobility dan pengalaman global.

“Kita tidak hanya mendorong mereka mendapatkan gelar, tetapi juga pengalaman dan ekosistem yang mendukung transformasi Indonesia Emas 2045,” kata Brian. Ia menekankan bahwa beasiswa harus menjadi alat orkestrasi SDM strategis.

Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan beasiswa perlu menjawab kebutuhan nasional serta diselaraskan dengan pembangunan sektor prioritas seperti pangan, energi, digitalisasi, hingga pertahanan dan hilirisasi industri.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Skema Beasiswa dan Pilar ROT

Mendiktisaintek mengusulkan reformulasi skema beasiswa LPDP mengacu pada pendekatan Resource Orchestration Theory (ROT) dengan lima pilar utama sebagai dasar arah kebijakan yang akan diterapkan ke depan.

  1. Search/Selection: menyesuaikan bidang studi dengan delapan industri prioritas nasional (pangan, energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, pertahanan, hilirisasi, dan manufaktur maju).
  2. Configuration/Deployment: meningkatkan proporsi penerima beasiswa dari dan untuk perguruan tinggi kelas dunia pada bidang strategis.
  3. Structuring: mengalokasikan beasiswa secara tematik sesuai kebutuhan sektor pembangunan.
  4. Bundling: menyatukan sinergi lulusan LPDP dalam dan luar negeri, serta melibatkan stakeholder industri.
  5. Leveraging: memaksimalkan kontribusi alumni agar pada tahun 2045, 30–40% PDB Indonesia berasal dari sektor-sektor strategis tersebut.

Direktur Utama LPDP, Sudarto, merespons positif usulan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya siap memperkuat proses seleksi, monitoring, serta memperluas dampak berkelanjutan beasiswa terhadap pembangunan nasional.

“Program beasiswa harus semakin berkualitas, transparan, dan berdampak nyata bagi pembangunan SDM unggul di Indonesia,” ujar Sudarto. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Kemdiktisaintek dalam penguatan program beasiswa.

Hingga 2024, LPDP telah membiayai lebih dari 54.000 beasiswa dan menghasilkan lebih dari 20.800 lulusan. Dana abadi LPDP tercatat mencapai Rp154,11 triliun sebagai bentuk dukungan pendidikan jangka panjang.

Prioritas 2025 dan Integrasi Riset

Alokasi tahun 2025 mencakup 4.000 beasiswa luar negeri dengan proporsi sepertiga program doktor dan dua pertiga program magister. Fokus akan diberikan pada bidang strategis dan riset hilirisasi industri nasional.

Sebanyak 80 persen beasiswa akan diarahkan ke bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Riset STEM dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu riset fundamental dan riset terapan.

Sisa beasiswa lainnya akan mendukung program industrialisasi dan pembangunan sektor strategis. Skema ini diharapkan memperkuat ketahanan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi nasional jangka panjang.

Untuk meningkatkan ekosistem riset, program beasiswa dan riset LPDP akan disinergikan melalui kolaborasi strategis. Jejaring dosen dan profesor dalam negeri akan dilibatkan dalam penjaringan talenta riset nasional.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kemdiktisaintek dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi dan riset yang berdampak, adaptif, dan visioner guna menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Audiensi strategis antara Kemdiktisaintek dan LPDP menandai titik penting dalam upaya memperkuat arah kebijakan pendidikan tinggi berbasis kebutuhan nasional dan pengembangan industri masa depan. Kebijakan ini mendorong sinergi antara SDM unggul dan sektor strategis.

Transformasi skema beasiswa yang diusulkan melalui pendekatan ROT menjadi panduan reformasi yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga dampak ekonomi nasional jangka panjang. LPDP menyatakan kesiapannya mendukung reformasi secara menyeluruh.

Melalui integrasi pendidikan tinggi, riset, dan pendanaan beasiswa, Indonesia berupaya membangun sistem SDM yang berdaya saing tinggi di tingkat global. Ini merupakan strategi penting dalam menyongsong era transformasi menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Tags: Beasiswa LPDPBrian Yuliartodana abadi pendidikanIndonesia Emas 2045industri strategisKemdiktisaintekLPDPpendidikan tinggiResource Orchestration Theoryriset nasionalSDM unggulSTEMtransformasi beasiswa
Post Sebelumnya

Hulu Brantas Dijaga, 100 Pohon Ditanam di Arboretum

Post Selanjutnya

Dedi Mulyadi Akan Berantas Bank Emok Jawa Barat

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Dedi Mulyadi Akan Berantas Bank Emok Jawa Barat

Dedi Mulyadi Akan Berantas Bank Emok Jawa Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.