EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Tsunami Ancam Gorontalo hingga Papua Usai Gempa

Tsunami Ancam Gorontalo hingga Papua Usai Gempa

Gempa besar di Kamchatka Rusia berpotensi tsunami. BMKG imbau warga pesisir untuk waspada penuh.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
30 Juli 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Gorontalo EKOIN.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah perairan Indonesia bagian timur, menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,6 yang terjadi di Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 06.24 WIB. Wilayah-wilayah yang harus mewaspadai potensi tsunami meliputi Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

BMKG dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pusat gempa berada di koordinat 52,54 Lintang Utara dan 160,07 Bujur Timur dengan kedalaman 43 kilometer. Gempa yang terjadi di lepas pantai Kamchatka ini berpotensi menimbulkan gelombang tsunami lintas samudra yang bisa berdampak pada sejumlah wilayah di Indonesia.

Melalui akun resmi X (dulu Twitter) @infobmkg, BMKG menyebut, “Peringatan Dini Tsunami di Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, Gorontalo, Gempa Mag:8.6, 30-Jul-25 06:24:54 WIB, Lok:52.54LU,160.07BT, Kedalaman:43Km.”

Wilayah terdampak diimbau jauhi pantai

BMKG meminta masyarakat di wilayah pesisir Gorontalo hingga Papua agar tidak berada di dekat pantai atau muara sungai untuk sementara waktu. Selain itu, masyarakat juga diminta selalu memantau informasi terbaru dari BMKG, BNPB, dan BPBD setempat.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

“Potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat. Ikuti arahan peringatan dini tsunami dari BPBD, BNPB, dan BMKG,” ujar BMKG dalam keterangannya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa telah mengaktifkan sistem komunikasi darurat dengan BPBD di daerah-daerah yang disebutkan dalam peringatan BMKG. Langkah ini dilakukan agar proses evakuasi dapat berjalan lancar jika gelombang tsunami benar-benar terjadi.

Masyarakat juga diimbau tidak terpancing kabar bohong atau hoaks terkait isu tsunami. BMKG menyatakan informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah, seperti situs BMKG dan akun media sosial resminya.

Koordinasi dengan instansi terkait ditingkatkan

Pihak BMKG saat ini sedang melakukan pemantauan intensif terhadap kemungkinan gelombang laut abnormal di Samudra Pasifik yang bisa memasuki perairan Indonesia bagian utara dan timur. Pemantauan tersebut dilakukan dengan menggunakan alat deteksi tsunami dan laporan dari kapal-kapal di sekitar perairan terdampak.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa hingga pukul 09.00 WIB belum terdeteksi adanya kenaikan signifikan pada permukaan air laut di wilayah Indonesia. Namun, BMKG tetap mengeluarkan peringatan dini demi langkah antisipasi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada. Jangan berada di wilayah pantai sampai ada pernyataan resmi dari BMKG bahwa situasi telah aman,” kata Daryono.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa Kamchatka di wilayah Indonesia. Namun, BMKG menyebut gelombang tsunami dari gempa besar seperti ini bisa membutuhkan waktu beberapa jam sebelum mencapai wilayah Indonesia.

BMKG juga menyebut bahwa berdasarkan model prediksi tsunami, gelombang pertama kemungkinan akan tiba di perairan utara Papua dan Sulawesi dalam waktu 4 hingga 6 jam setelah gempa.

Di daerah pesisir Manado, Sulawesi Utara, pemerintah daerah telah mengevakuasi warga yang tinggal di pinggir pantai ke lokasi yang lebih tinggi. BPBD setempat menyatakan evakuasi berjalan tertib tanpa kepanikan.

Sementara itu, di Gorontalo, aparat TNI-Polri turut membantu proses evakuasi warga, terutama di wilayah pesisir Teluk Tomini dan Bone Bolango. Warga yang tinggal di daerah rawan tsunami diimbau segera menuju lokasi aman.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan seluruh jajaran BPBD serta fasilitas pengungsian sementara. Ia juga meminta semua warga mengikuti perkembangan informasi dari BMKG.

Di Ternate, Maluku Utara, sirine peringatan dini tsunami telah dibunyikan sebagai antisipasi dini. Pemerintah kota juga menutup sementara pelabuhan dan melarang kegiatan nelayan hingga ada informasi lebih lanjut.

Menurut BMKG, potensi tsunami juga dapat terjadi di wilayah Biak dan Jayapura, Papua, mengingat letak geografis wilayah tersebut yang langsung berhadapan dengan Samudra Pasifik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya mengatakan bahwa seluruh aktivitas pelayaran di wilayah timur Indonesia diminta untuk ditunda sementara, khususnya di jalur laut utara.

Ia menyebut bahwa kapal-kapal yang tengah berlayar di perairan Maluku, Sulawesi, dan Papua diminta segera menuju pelabuhan terdekat dan menghindari perairan terbuka.

Selain peringatan dini tsunami, BMKG juga menyebut gempa besar seperti ini bisa memicu gempa susulan di zona megathrust Pasifik, meskipun belum dapat dipastikan dampaknya terhadap lempeng tektonik Indonesia.

Sebagai upaya antisipasi lanjutan, BMKG dan BNPB telah menyiapkan simulasi tanggap darurat tsunami di berbagai wilayah pesisir Indonesia yang rawan bencana serupa.

Pihak BMKG menegaskan peringatan dini akan diperbarui secara berkala sesuai pemantauan terbaru terhadap kondisi perairan Indonesia. Masyarakat diminta tidak kembali ke pantai sebelum ada pernyataan resmi bahwa ancaman telah berakhir.

Sebagai gempa kuat di Kamchatka Rusia berpotensi berdampak pada wilayah Indonesia bagian timur, terutama di pesisir Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua. Oleh sebab itu, langkah kewaspadaan menjadi hal yang utama untuk mencegah korban jiwa dan kerugian material.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti seluruh arahan dari BPBD, BNPB, dan BMKG serta tidak mempercayai informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Penanganan dini merupakan kunci keselamatan dalam bencana tsunami.

Koordinasi antarinstansi terus ditingkatkan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk memastikan seluruh wilayah terdampak siap menghadapi kemungkinan terburuk. Semua elemen masyarakat diminta tetap tenang dan siaga.

Pihak pemerintah telah menyiapkan lokasi-lokasi evakuasi dan fasilitas penampungan sementara bagi warga yang terpaksa harus mengungsi. Informasi selanjutnya akan disampaikan secara resmi oleh BMKG dan BNPB.

Untuk itu, kewaspadaan, kesigapan, serta ketaatan terhadap protokol keselamatan menjadi hal mutlak demi keselamatan bersama. Langkah preventif lebih baik daripada terlambat menghadapi risiko bencana alam ini. (*)


 

Tags: BMKGGempa bumiGorontaloKamchatkaPapuatsunami
Post Sebelumnya

BRICS Usung Mata Uang Baru, Ini Kata Misbakhun Sistem Pembayaran Global Bergeser, Indonesia Siap?

Post Selanjutnya

Rudal Hipersonik Yaman Hantam Jantung Israel Serangan Rudal Paksa Hentikan Penerbangan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Rudal Hipersonik Yaman Hantam Jantung Israel Serangan Rudal Paksa  Hentikan Penerbangan

Rudal Hipersonik Yaman Hantam Jantung Israel Serangan Rudal Paksa Hentikan Penerbangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.