EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Sains dan Keuangan Bertemu di Forum Ketahanan Iklim ITB

Sumber dok itb.ac.id

Sains dan Keuangan Bertemu di Forum Ketahanan Iklim ITB

“Kami ingin menyambungkan kemampuan di bidang science of climate change adaptation dengan dunia keuangan,” ujar Prof. Djoko Santoso Abi Suroso.

Agus DJ oleh Agus DJ
3 Agustus 2025
Kategori EDUKASI, EKOBIS, ENERGI, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pusat Perubahan Iklim (PPI) ITB bersama Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB menggelar seminar bertema Peran IFRS dalam Perencanaan Pembangunan Nasional Berketahanan Iklim pada Rabu, 30 Juli 2025.

Kegiatan berlangsung di Auditorium IPTEKS CC Timur, ITB Kampus Ganesha, Bandung. Seminar ini menghadirkan lebih dari 100 peserta, baik secara langsung maupun daring dari berbagai sektor.

Peserta terdiri dari perwakilan lembaga pemerintah, industri, dan akademisi. Hadir pula narasumber utama dari OJK, Bappenas, Kementerian Lingkungan Hidup, dan PT PLN.

Seminar bertujuan menyinergikan ilmu adaptasi perubahan iklim dengan standar pelaporan keuangan internasional (IFRS) dalam konteks pembangunan nasional.

Kolaborasi keilmuan dan kebijakan ini menjadi forum strategis untuk menjawab tantangan krisis iklim secara menyeluruh, melalui pendekatan lintas sektor dan multidisiplin.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Penghubung Antara Sains Iklim dan Dunia Keuangan

Prof. Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D., Kepala PPI ITB, menegaskan pentingnya menghubungkan keilmuan iklim dengan sistem keuangan berkelanjutan.

“Kami ingin menyambungkan kemampuan di bidang science of climate change adaptation dengan dunia keuangan,” ujarnya dalam sambutannya.

Ia mengungkap bahwa sektor energi kini lebih banyak meminta kajian iklim dari sisi adaptasi, bukan sekadar mitigasi. Hal ini didorong oleh realitas operasional yang terdampak langsung.

Prof. Djoko mencontohkan kasus kilang Pertamina di Balikpapan yang mengalami kekurangan air dan peningkatan suhu sebagai dampak nyata perubahan iklim.

Ia menekankan perlunya merumuskan risk metric yang benar-benar relevan dan tidak lagi mengandalkan indikator umum yang tidak sensitif terhadap fluktuasi iklim ekstrem.

Sinergi Riset dan Inovasi Multidisiplin

Deputi Direktur Pengembangan Pusat di DRI ITB, Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si., menyoroti peran strategis PPI ITB sebagai pusat riset yang aktif dalam isu perubahan iklim.

“Pusat Perubahan Iklim ini meskipun tidak besar jumlah anggotanya, tapi sangat aktif dalam berkontribusi pada isu strategis nasional,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa ITB kini memiliki 25 pusat dan 7 pusat riset multidisiplin yang menjadi penggerak kolaborasi antar fakultas.

Menurutnya, pelibatan berbagai keilmuan sangat penting karena isu lingkungan bersifat multidimensi dan kompleks.

“Harapannya dengan Seminar IFRS ini, dapat menjadi satu tindakan kita dalam berkontribusi pada ketahanan iklim,” ucap Dr. Grandprix.

Adopsi IFRS dan ESG untuk Ketahanan Nasional

Diskusi seminar menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain Rezza Frisma Prisandy, Ph.D. dari OJK dan Anggi Pertiwi Putri, M.Env. dari Bappenas.

Selain itu, hadir pula Franky Zamzani, S.Hut., M.Env. dari KLHK serta Fanny Abdul Aziz, VP ESG dari PT PLN.

Mereka membahas pentingnya pelaporan risiko iklim melalui standar IFRS dan integrasi kebijakan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dalam sesi tanya jawab, para narasumber membahas tantangan aktual seperti hambatan kebijakan, data iklim, dan kesenjangan kapasitas pelaporan.

Menurut Fanny, kolaborasi antara regulator, akademisi, dan pelaku industri adalah kunci untuk implementasi IFRS yang inklusif dan berorientasi keberlanjutan.

Suara Penanggap dan Praktisi

Beberapa penanggap turut menyampaikan pandangannya, di antaranya Dr. Tri Wahyu Hadi dari PPI ITB dan Vidya Trisandini Azzizi, Ph.D. dari Resilience Development Initiative.

Ir. David Gina Kimars Ketaren, M.SP., praktisi di bidang pembangunan, menyebut pentingnya menerjemahkan indikator keuangan ke dalam kerangka kebijakan yang responsif iklim.

Prabandari I. Moerti dari Ikatan Akuntan Indonesia menyarankan perlunya panduan teknis IFRS yang sesuai dengan konteks iklim tropis Indonesia.

Diskusi berjalan aktif dan dinamis, mencerminkan kesadaran bersama akan pentingnya kolaborasi antarsektor dalam menjawab tantangan krisis iklim.

Melalui forum ini, pendekatan teknokratis dan humanistik dihadirkan secara seimbang untuk merumuskan aksi nyata dalam kebijakan pembangunan.

Komitmen ITB Membangun Ketahanan Iklim Nasional

PPI ITB dan DRI ITB menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam pengembangan sains kebijakan iklim.

Menurut panitia, seminar ini juga merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk merumuskan roadmap ketahanan iklim berbasis sains dan pelaporan keuangan.

Dengan keterlibatan lebih dari 100 peserta, forum ini diharapkan dapat mendorong integrasi ilmu adaptasi iklim dalam perencanaan pembangunan nasional.

Seminar IFRS yang diselenggarakan oleh ITB menandai langkah penting dalam membangun jembatan antara dunia keuangan dan sains iklim di Indonesia. Melalui forum ini, berbagai pemangku kepentingan dapat saling bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi lintas sektor.

Keterlibatan regulator seperti OJK, lembaga perencana seperti Bappenas, serta pelaku industri seperti PLN menunjukkan bahwa upaya adaptasi iklim tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antarlembaga dan dukungan dari komunitas akademik.

Kegiatan ini mempertegas peran pendidikan tinggi sebagai penggerak transformasi sistemik. Dengan menerapkan standar pelaporan risiko iklim berbasis IFRS, Indonesia dapat memperkuat ketahanan nasional menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.(*)

Tags: 30 Juli 2025.adaptasi iklimBappenasESGIFRSITBkampus Ganeshakeberlanjutanketahanan nasionalKLHKOJKpelaporan risiko iklimpembangunan berketahananperubahan iklimPLNsains dan keuanganseminar nasional
Post Sebelumnya

Mahasiswa Indonesia-Korea Bahas Tantangan Kawasan ASEAN

Post Selanjutnya

DokuMed: Solusi Digital Mahasiswi ITB untuk Pasien Indonesia

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
DokuMed: Solusi Digital Mahasiswi ITB untuk Pasien Indonesia

DokuMed: Solusi Digital Mahasiswi ITB untuk Pasien Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.