EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Sisi Sebut Warga Gaza Hadapi Genosida Sistematis Truk Bantuan Menumpuk, Gaza Masih Tertutup

Sisi Sebut Warga Gaza Hadapi Genosida Sistematis Truk Bantuan Menumpuk, Gaza Masih Tertutup

Perang Gaza kini disebut genosida sistematis. Mesir tolak jadi pintu gerbang pengungsi Palestina.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kairo, EKOIN.CO – Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza tengah menghadapi “genosida sistematis” akibat blokade Israel yang berkepanjangan. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Kairo pada Selasa, 5 Agustus 2025, saat mendampingi Presiden Vietnam Luong Quang, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Anadolu.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Sisi menegaskan bahwa perang di Gaza telah berubah dari sekadar konflik politik menjadi upaya sistematis untuk melaparkan dan memusnahkan rakyat Palestina. Menurutnya, “Perang di Gaza bukan lagi perang untuk mencapai tujuan politik atau mengamankan pembebasan sandera. Ini telah menjadi perang kelaparan, genosida, dan pemusnahan perjuangan Palestina.”

Pernyataan tersebut disampaikan saat Israel terus memperketat blokade terhadap wilayah Gaza, yang kini dihuni oleh sekitar 2,4 juta jiwa. Blokade ini telah menyebabkan krisis kemanusiaan parah dan membuat jutaan warga berada di ambang kelaparan.

5.000 Truk Bantuan Siap, Mesir Tolak Jadi Gerbang Pengungsian

Berita Menarik Pilihan

Laporan PPATK Jadi Dasar, Inspektorat DKI Periksa Intensif ASN Terindikasi Judi Online

Soal Gentengisasi, Pramono: Seluruh Rumah Susun yang Baru Dibangun Harus Gunakan Genteng

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Sisi juga mengungkapkan bahwa lebih dari 5.000 truk bantuan kemanusiaan kini tertahan di wilayah Mesir dan belum bisa menyeberang ke Gaza. “Bantuan sudah siap, tetapi kami tidak akan menjadi pintu gerbang bagi pengungsian rakyat Palestina,” tegasnya.

Sisi menolak keras tekanan internasional yang meminta Mesir membuka perbatasan Rafah secara penuh. Ia menekankan bahwa Mesir tidak akan membiarkan warga Palestina terusir dari tanah mereka dan menjadi pengungsi di negara lain.

Lebih lanjut, Sisi memperingatkan bahwa sejarah akan menuntut pertanggungjawaban dari negara-negara yang bersikap pasif terhadap penderitaan rakyat Palestina. “Sejarah akan meminta pertanggungjawaban banyak negara atas sikap mereka terhadap perang di Gaza, dan hati nurani manusia global tidak akan tinggal diam lama-lama,” ujarnya.

Mesir selama ini menjadi salah satu negara kunci dalam distribusi bantuan ke Gaza, terutama melalui pintu perbatasan Rafah. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, bantuan kemanusiaan sulit masuk karena blokade Israel dan kerusakan infrastruktur.

Desakan Global dan Protes Terhadap Mesir

Seiring memburuknya kondisi di Gaza, gelombang protes muncul di berbagai negara. Para aktivis dan warga sipil menuntut pemerintah Mesir agar membuka akses ke Gaza untuk mengirimkan bantuan serta memberikan perlindungan bagi korban perang.

Beberapa aksi protes bahkan terjadi di depan gedung-gedung Kedutaan Besar Mesir di sejumlah negara. Mereka mengecam kebijakan Mesir yang dinilai memperparah penderitaan warga Palestina karena tidak membuka perbatasan Rafah.

Meskipun menghadapi tekanan tersebut, Sisi tetap mempertahankan kebijakan negaranya. Ia berpendapat bahwa membuka perbatasan akan menjadi jalan bagi eksodus massal warga Gaza, yang akan membahayakan masa depan Palestina.

Hingga kini, situasi di Gaza masih belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Organisasi kemanusiaan melaporkan bahwa pasokan makanan, obat-obatan, dan air bersih semakin menipis, sementara rumah sakit kewalahan menangani korban luka.

Sementara itu, komunitas internasional terus mendesak Israel untuk mengakhiri blokade dan mengizinkan bantuan masuk secara aman. Namun, respons Israel sejauh ini belum menunjukkan perubahan signifikan.

Sejumlah negara di Timur Tengah juga menyuarakan keprihatinannya terhadap krisis ini. Mereka menyerukan gencatan senjata segera serta pembukaan jalur bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa syarat.

Konflik di Gaza yang telah berlangsung selama hampir setahun ini telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan kehancuran besar pada infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah.

Upaya diplomatik melalui PBB dan berbagai forum internasional masih berlangsung. Namun, belum ada hasil konkret yang mampu menghentikan kekerasan atau mengurangi penderitaan rakyat Gaza.

Dalam konteks ini, perhatian kini tertuju pada negara-negara besar yang memiliki pengaruh politik dan militer, untuk mendorong Israel dan kelompok bersenjata Palestina mencapai kesepakatan damai.

Krisis kemanusiaan ini juga menimbulkan dampak jangka panjang bagi anak-anak dan perempuan di Gaza yang menjadi kelompok paling rentan. Banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal dan akses pendidikan.

Pernyataan tegas Sisi memperjelas posisi Mesir sebagai pihak yang menolak menjadi penampung pengungsi, namun tetap mendukung bantuan kemanusiaan selama tidak melibatkan eksodus warga Palestina.

Sejumlah analis menyatakan bahwa situasi ini memperlihatkan kompleksitas geopolitik di kawasan Timur Tengah, di mana setiap negara memiliki kepentingan dan batasan dalam merespons konflik Gaza.

Dengan penumpukan 5.000 truk bantuan di Mesir, tekanan akan terus meningkat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, agar Mesir membuka perbatasan Rafah dan menyalurkan bantuan secara langsung.

dari pernyataan Sisi menegaskan bahwa Mesir tetap berkomitmen membantu rakyat Palestina, namun tidak akan membuka gerbangnya untuk pengungsian massal yang berpotensi mengubah demografi wilayah.

Diperlukan solusi diplomatik yang menyeluruh dan berkelanjutan untuk mengakhiri konflik ini serta memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara adil dan merata kepada warga Gaza.

Krisis kemanusiaan di Gaza membutuhkan perhatian dan aksi segera dari komunitas internasional agar penderitaan rakyat sipil tidak terus berlanjut tanpa kepastian dan harapan.

Dalam jangka pendek, penting untuk membuka jalur bantuan secara aman, menghindari eksodus massal, dan menjaga stabilitas kawasan agar tidak terjadi konflik lebih luas.

Masyarakat global diharapkan terus menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina dan mendorong para pemimpin dunia bertindak berdasarkan kemanusiaan, bukan semata-mata kepentingan politik.

( * )

 

Tags: blokade IsraelGazaMesirpengungsian PalestinaRafahtruk bantuan
Post Sebelumnya

Indonesia Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8% Lewat Digitalisasi dan Investasi

Post Selanjutnya

Survei APJII 2025: Harga Langganan Murah Picu Kenaikan Pengguna Internet Rumah di RI

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Inspektur DKI Jakarta Dhany Sukma saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026). Pemprov DKI memastikan akan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang terbukti bermain judi online berdasarkan laporan PPATK dan hasil pemeriksaan internal sesuai aturan disiplin PNS. (Foto: RidwansyahEkoin.co)

Laporan PPATK Jadi Dasar, Inspektorat DKI Periksa Intensif ASN Terindikasi Judi Online

oleh Ridwansyah
4 Februari 2026
0

Inspektur DKI Jakarta, Dhany Sukma mengatakan, pembinaan yang dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan terkait tindak lanjut program strategis nasional di Jakarta. Pemprov DKI secara resmi melarang penggunaan atap seng pada proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) baru guna mendukung arahan Presiden Prabowo dalam menciptakan hunian yang lebih sejuk dan sehat. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Soal Gentengisasi, Pramono: Seluruh Rumah Susun yang Baru Dibangun Harus Gunakan Genteng

oleh Ridwansyah
4 Februari 2026
0

“Kami akan menginstruksikan agar rumah susun maupun rumah baru yang dibangun Pemprov DKI tidak lagi memakai seng. Seluruhnya akan menggunakan...

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menlu Sugiono saat berdialog dengan pimpinan ormas Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Pertemuan ini menghasilkan dukungan penuh dari PBNU, Muhammadiyah, hingga MUI terhadap langkah pemerintah bergabung dalam Board of Peace demi memperjuangkan kedaulatan Palestina. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres/Ekoin.co)

Demi Board of Peace, Prabowo ‘Rayu’ Ormas Islam Masuk ke Pusaran Geopolitik Donald Trump

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

“Presiden menjelaskan bahwa partisipasi Indonesia diarahkan untuk mengirim pasukan perdamaian dengan mandat absolut melindungi rakyat Palestina,” ujar Gus Yahya usai...

ajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti puluhan senjata tajam hasil modifikasi yang disita dari para pelaku tawuran dalam konferensi pers Operasi Pekat Jaya di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Sebanyak 105 pelaku berhasil diamankan guna menekan angka kriminalitas jalanan di ibu kota. (Foto: Dok. Humas Polda Metro Jaya/Ekoin.co)

Operasi Pekat Jaya: Polda Metro Amankan 105 Pelaku Tawuran, 56 Senjata Tajam Modifikasi Disita

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

“Hasil operasi menunjukkan 105 orang kami amankan. Setelah dilakukan pendalaman, 55 orang kami kenakan pembinaan, sedangkan 50 lainnya ditetapkan sebagai...

Post Selanjutnya
Survei APJII 2025: Harga Langganan Murah Picu Kenaikan Pengguna Internet Rumah di RI

Survei APJII 2025: Harga Langganan Murah Picu Kenaikan Pengguna Internet Rumah di RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.