Jakarta, Ekoin.co – Pakar Kriminologi Profesor Adrianus Eliasta Sembiring Meliala menekankan pentingnya kerja sama antara pihak Human Resource Development (HRD) suatu perusahaan dengan ahli kriminologi.
Menurutnya, pelibatan kriminolog dapat mencegah karyawan melakukan tindakan menyimpang dari aturan perusahaan, utamanya perbuatan curang dalam laporan keuangan atau fraud.
“Ini memang repotnya kita para kriminolog menemukan orang-orang yang kita sebut greedy people yang punya bakat untuk rakus dan serakah. Maka memang menjadi penting dalam hal ini dunia kriminologi hand in hand dengan teman-teman yang menjadi praktisi HRD untuk mencegat jangan sampai organisasi, entah organisasi bisnis kah, instansi kah, kemasukan orang-orang yang kita sebut sebagai trouble maker,” kata Prof Adrianus saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn yang syuting pada Selasa, 29 Juli 2025, yang dikutip pada Jumat (8/8).
Kriminolog kelahiran Sungai Liat, Kepulauan Bangka Belitung, 28 September 1966 itu mengaku pernah berbincang dengan sejumlah pengusaha yang sangat resah dengan tindakan fraud yang dilakukan karyawannya.
“Kesan saya dari ngobrol-ngobrol dengan para pelaku usaha, mereka pusing dengan fraud. Fraud itu pada dasarnya ibunya kejahatan, karena itu penggelapan. Artinya uang yang bukan milik dia (pelaku fraud) dibuat seolah-olah milik dia,” ujarnya.
Prof Adrianus mengimbau pihak perusahaan agar mengembangkan mekanisme anti-fraud yang berdaya tahan dan memperkuat integritas karyawan.
“(Tapi) seringkali jawabannya cuma satu, kembali ke orangnya. Karena kalau pun aplikasinya dibuat bagus, pengawasannya bagus, lalu kemudian ancaman lapor polisi, seringkali orang tidak peduli. Dalam hal ini orangnya harus diperkuat integritasnya,” ucapnya. ()





