EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Beasiswa Zakat Indonesia

Sumber dok kemenag.go.id

Beasiswa Zakat Indonesia 2025 Resmi Dirilis

Sebanyak 153 mahasiswa lolos program Beasiswa Zakat Indonesia 2025. Beasiswa ini mencakup biaya penuh selama empat tahun studi.

Agus DJ oleh Agus DJ
10 Agustus 2025
Kategori EDUKASI, EKOBIS, EKONOMI, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, pada Sabtu (9/8/2025), resmi mengumumkan hasil seleksi Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) tahun 2025. Sebanyak 153 mahasiswa dinyatakan lolos dalam program beasiswa full funded ini.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui laman resmi https://beasiswa.kemenag.go.id/ pada kategori BeZakat. Program ini merupakan kolaborasi antara Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan 18 Lembaga Amil Zakat (LAZ) nasional.

Skema beasiswa mencakup pembiayaan penuh mulai dari uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup Rp1,5 juta per bulan, tunjangan laptop Rp6 juta, biaya transportasi hingga Rp2 juta, dan atribut beasiswa. Selama empat tahun studi, total pendanaan per penerima dapat mencapai Rp140,5 juta di perguruan tinggi negeri (PTN) dan Rp99,7 juta di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof. Dr. Abu Rohmad, M.Ag, menyebutkan bahwa program BeZakat adalah terobosan pendayagunaan zakat untuk pendidikan tinggi. “Sinergi lintas lembaga ini diharapkan menjadi role model pendayagunaan zakat produktif untuk pendidikan tinggi,” ujarnya.

Abu Rohmad menambahkan bahwa BeZakat bertujuan mengubah mustahik menjadi muzaki. “Melalui zakat mampu menjadi pendorong transformasi sosial, dari Sabang sampai Merauke, dan para penerima adalah wajah baru generasi emas Indonesia yang lahir dari sinergi zakat produktif,” katanya.

Berita Menarik Pilihan

Menang Lawan Vietnam, Hector Souto Kini Bidik Laga Final

Balik dari Masa Peminjaman, Dedi Kusnandar Terharu Pakai Seragam Persib Lagi

Profil Penerima dan Persebaran Beasiswa

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghofur, menegaskan BeZakat bukan hanya beasiswa, tetapi investasi jangka panjang mencetak kader profesional yang siap berkontribusi di lembaga zakat, dunia kerja, dan masyarakat. Menurutnya, pembekalan akademik, mental, dan keterampilan sosial diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan.

Dari total 153 penerima, 92 orang (60,1%) adalah perempuan dan 61 orang (39,9%) laki-laki. Mahasiswa penerima berasal dari 20 provinsi, dengan jumlah terbesar dari Jawa Barat (45 orang), Jawa Timur (32 orang), dan Jawa Tengah (22 orang). Lampung, Bangka Belitung, Aceh, Papua, Maluku, dan Jambi masing-masing hanya diwakili satu penerima.

Penerima beasiswa tersebar di 21 universitas. Pada kategori PTKIN, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mencatat jumlah tertinggi dengan 21 mahasiswa, disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (18) dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung (17). Pada kategori PTN, Institut Pertanian Bogor menempati posisi teratas dengan 12 mahasiswa, diikuti Universitas Gadjah Mada dan Universitas Diponegoro masing-masing 7 mahasiswa.

Bidang studi pilihan didominasi Ilmu Sains dan Teknik (45 mahasiswa), Keguruan/Pendidikan (34), Ilmu Ekonomi (32), Ilmu Hukum, Syariah dan Sosial (27), serta Ilmu Pertanian (9). Sebanyak 32 mahasiswa memilih bidang strategis seperti kesehatan, STEM, dan informatika.

Jurusan unggulan antara lain Biologi (10 mahasiswa), Teknik Informatika (3), Ilmu Keperawatan (2), Kedokteran (1), Teknik Sipil, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, serta bidang sains murni seperti Fisika (3) dan Kimia (3).

Proses Seleksi dan Pembinaan

Kepala Puspenma Sekretariat Jenderal, Ruchman Basori, menyatakan bahwa pembinaan mahasiswa penerima sangat penting. “Mereka diharapkan lulus tepat waktu, berprestasi, dan menjadi garda terdepan moderasi beragama,” ujarnya.

Pembinaan dilakukan berkelanjutan selama masa studi hingga pasca kelulusan. Evaluasi rutin memastikan mahasiswa mempertahankan prestasi, menjaga etika akademik, dan menjalankan aksi sosial sesuai komitmen.

Penerima beasiswa juga diwajibkan membuat esai komitmen aksi sosial yang akan dijalankan selama studi. Program ini dibina dan diawasi Dewan Penyantun BeZakat agar menghasilkan lulusan berprestasi sekaligus agen perubahan di masyarakat.

Proses seleksi BeZakat melibatkan tahap administrasi, tes psikologi, dan wawancara. Tim Psikologi Profesional dari Pusat Psikologi Terapan (Applied Psychology Center/APC) UIN Sunan Kalijaga memastikan penerima unggul secara akademik, matang mental, dan memiliki komitmen sosial tinggi.

Baznas dan 18 LAZ nasional menjadi mitra strategis yang menyediakan dana zakat, infak, dan sedekah, serta memastikan penyaluran tepat sasaran. LAZ yang berkontribusi antara lain Dompet Dhuafa, Inisiatif Zakat Indonesia, BSI Maslahat, YBM Brilian, Nurul Hayat, LazisMu, Rumah Zakat, dan lainnya.

Kolaborasi ini diharapkan memperluas manfaat zakat produktif bagi generasi muda Indonesia. Program BeZakat menjadi model sinergi antar lembaga dalam memanfaatkan zakat untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Program ini tidak hanya memberi dukungan finansial, tetapi juga membangun karakter penerima melalui pendampingan dan pengawasan berkala. Penerima beasiswa diharapkan menjadi panutan di lingkungan masing-masing.

Dengan capaian ini, BeZakat diyakini mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi mustahik di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai langkah lanjutan, Kemenag bersama mitra akan terus mengembangkan cakupan BeZakat agar menjangkau lebih banyak mahasiswa berpotensi dari keluarga penerima zakat.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap Asta Cita Pemerintah dalam mencetak SDM unggul di berbagai bidang, termasuk teknologi, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan pemuda.

BeZakat menjadi simbol bahwa zakat dapat dioptimalkan untuk membangun masa depan bangsa melalui pendidikan, sekaligus memperkuat peran umat dalam kemajuan sosial.

Berdasarkan data, peningkatan jumlah peserta perempuan menjadi indikator positif peran zakat dalam mendukung kesetaraan gender di dunia pendidikan.

Kerja sama lintas sektor antara pemerintah, lembaga zakat, dan perguruan tinggi ini membuktikan bahwa kolaborasi strategis dapat memberikan hasil signifikan bagi kemajuan pendidikan nasional.

Sebagai penutup, keberhasilan program BeZakat ini menjadi momentum penting untuk menginspirasi lembaga lain dalam memanfaatkan potensi zakat secara produktif.

Ke depan, perlu disiapkan strategi evaluasi yang lebih terukur untuk memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang program bagi penerima dan masyarakat luas.

Dengan sinergi yang solid, BeZakat diharapkan melahirkan generasi muda berdaya saing, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Jika terus konsisten, program ini akan menjadi warisan penting bagi pengembangan pendidikan berbasis zakat di Indonesia.

Pada akhirnya, BeZakat adalah contoh nyata bagaimana zakat dapat menjadi instrumen penggerak perubahan sosial yang terukur dan berkelanjutan. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: BaznasbeasiswaBeasiswa Zakat IndonesiaKemenagmahasiswapendidikanzakat
Post Sebelumnya

Penanaman Cemara Laut BNI di Pantai Tiris

Post Selanjutnya

Peran Strategis Ormas Keagamaan di Tengah Kemajemukan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Menang Lawan Vietnam, Hector Souto Kini Bidik Laga Final

Menang Lawan Vietnam, Hector Souto Kini Bidik Laga Final

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Kemenangan bersejarah timnas futsal Indonesia atas Vietnam tak serta-merta membuat pelatih Hector Souto tersenyum lebar. Meski hasil...

Balik dari masa peminjaman di Bhayangkara FC, Dedi Kusnandar diproyeksikan menjadi pelapis Mark Klok. (Ist)

Balik dari Masa Peminjaman, Dedi Kusnandar Terharu Pakai Seragam Persib Lagi

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Pelatih asal Kroasia itu memperkirakan Klok hanya membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk kembali merumput.

Kalah di Sektor Tunggal, Janice justru melaju ke Perempat Final di Nomor Ganda

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Duet baru Asia Tenggara langsung mencuri perhatian di Mubadala Abu Dhabi Open 2026. Petenis Indonesia Janice Tjen...

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS....

Post Selanjutnya
Ormas Keagamaan

Peran Strategis Ormas Keagamaan di Tengah Kemajemukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.