EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Ratusan Warga Papua Desak Pangdam Pimpin Sementara

Ratusan Warga Papua Desak Pangdam Pimpin Sementara

Massa di Jayapura menuntut Presiden menunjuk Pangdam Cenderawasih sebagai kepala pemerintahan sementara Papua. Isu netralitas pejabat dan aparat keamanan menjadi sorotan utama aksi ini.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Agustus 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA, EKOIN.CO – Ratusan tokoh adat, agama, pemuda, perempuan, dan masyarakat lintas kalangan memadati halaman Kantor Gubernur Papua pada Senin (11/8) pagi. Mereka menggelar aksi protes menuntut Presiden Prabowo Subianto menunjuk Pangdam Cenderawasih sebagai kepala pemerintahan sementara di Papua hingga gubernur definitif terpilih. Tuntutan ini mencuat seiring kian panasnya situasi demokrasi di Papua.

(Baca Juga: Demo Papua Tuntut Keadilan)

Massa membawa spanduk dengan berbagai tulisan seperti “Parcok dan penjahat demokrasi stop intervensi penyelenggara pemilu” serta “Masyarakat adat desak netralitas PJ Gubernur, Kapolda, KPU, Bawaslu jangan jadi perusak demokrasi di Tabi Saireri.” Isu netralitas pejabat daerah menjadi sorotan utama aksi ini.

Tokoh Gereja dan Adat Papua Suarakan Demokrasi

Puncak tuntutan massa adalah desakan pencopotan pejabat yang mereka nilai sebagai perusak demokrasi. Foto Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, PJ Gubernur Papua Ahmad Fathoni, dan Kapolda Papua Irjen Patrick Renwarin terpampang di lokasi aksi sebagai simbol protes. Bahkan, sebagian massa menyerukan pembubaran Polri di Tanah Papua.

Berita Menarik Pilihan

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

(Baca Juga: Kritik Polri di Papua)

Sekda Papua Susi Wanggai menemui massa dan menyampaikan bahwa PJ Gubernur sedang berada di Jakarta untuk membahas kondisi keuangan daerah dengan Menteri Keuangan. Namun, penjelasan ini tidak meredam semangat protes.

Dalam orasi, Sekretaris GKI Klasis Port Numbay, Anike Mirino, mengungkapkan bahwa pakaian hitam para pendeta adalah simbol perkabungan atas matinya demokrasi di Papua. “Gereja ikut turun sebagai benteng terakhir jaga demokrasi di atas tanah ini, karena terstrukturnya kecurangan dalam Pilgub Papua,” ujarnya.

(Baca Juga: Gereja Bela Demokrasi)

Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Orgenes Kawai, menegaskan demokrasi berasal dari, oleh, dan untuk rakyat, bukan semata untuk kepentingan pusat. Ia meminta Presiden menarik kembali PJ Gubernur dan menyerahkan pengamanan suara Pilgub Papua kepada TNI.

Ketua Dewan Adat Tabi, Yakonias Wabrar, menyatakan keyakinannya pada Presiden Prabowo. “Kami percaya negara baik. Pak Presiden, tolong tegur dan tarik kembali PJ Gubernur ini. Kami orang Papua pemilik negeri, bukan orang bodoh,” katanya.

Desakan Peralihan Pengamanan Pilkada ke TNI

Pdt. Dora Balubun dari Sinode GKI di Tanah Papua menegaskan bahwa gereja hadir sebagai suara kenabian yang jenuh melihat suara umat dipermainkan. Sementara itu, tokoh NU Papua, Amir Madubun, menilai PJ Gubernur seharusnya menjadi pemimpin netral, bukan terlibat kampanye.

(Baca Juga: Tuntutan Keadilan Papua)

Aktivis pemuda Papua, Panji Agung Mangkunegoro, menuding adanya keterlibatan polisi dalam memenangkan pasangan calon Matius Fakhiri. Bukti-bukti dugaan pelanggaran disebut akan diserahkan ke pemerintah pusat.

Koordinator aksi, Yulianus Dwaa, membacakan pernyataan sikap berisi permintaan agar Presiden mengambil alih pemerintahan Papua dan menunjuk Pangdam Cenderawasih sebagai kepala sementara.

Mereka juga meminta agar TNI mengambil alih pengamanan penghitungan suara Pilkada karena polisi dinilai tidak netral. Pernyataan ini diserahkan kepada PJ Sekda Papua, yang berjanji menyampaikan ke PJ Gubernur dan pemerintah pusat.

(Baca Juga: Peran TNI Pilkada Papua)

Situasi politik Papua kini berada di titik krusial. Tuntutan peralihan kewenangan sementara ke Pangdam Cenderawasih menjadi salah satu isu paling hangat di tengah sorotan publik terhadap netralitas aparat dan pejabat daerah.


Aksi di Jayapura mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap proses demokrasi di Papua, khususnya terkait netralitas pejabat dan aparat keamanan.
Tuntutan agar Presiden menunjuk Pangdam Cenderawasih sebagai kepala sementara menggambarkan krisis kepercayaan terhadap pemerintah daerah.
Peran tokoh adat, agama, dan masyarakat sipil menunjukkan kekuatan solidaritas dalam memperjuangkan demokrasi.
Kritik keras terhadap kepolisian mempertegas isu ketidaknetralan aparat dalam Pilgub Papua.
Situasi ini membutuhkan respons cepat pemerintah pusat demi menjaga stabilitas politik Papua.

Pemerintah pusat sebaiknya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap netralitas pejabat dan aparat di Papua.
Dialog terbuka antara pemerintah, tokoh adat, dan tokoh agama penting untuk meredakan ketegangan.
Pengawasan independen terhadap Pilgub Papua perlu diperkuat agar demokrasi terjaga.
Peningkatan transparansi dalam proses pemilihan dapat memulihkan kepercayaan publik.
Mengutamakan pendekatan persuasif ketimbang represif akan menjaga harmoni sosial.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Demonstrasi PapuaNetralitas AparatPangdam CenderawasihPapuaPilgub PapuaTokoh Adat Papua
Post Sebelumnya

Koalisi Sayap Kanan Israel Retak Gara-Gara Gaza

Post Selanjutnya

Strategi PHE Wujudkan Swasembada Energi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Post Selanjutnya
Strategi PHE Wujudkan Swasembada Energi

Strategi PHE Wujudkan Swasembada Energi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.