EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Rencana Indonesia Rawat Warga Gaza Menuai Kritik

Rencana Indonesia Rawat Warga Gaza Menuai Kritik

Kebijakan pemindahan warga Gaza ke Pulau Galang menuai kritik keras dari pakar hukum internasional dan tokoh ormas Islam. Langkah ini dinilai berpotensi memuluskan rencana Israel-AS menguasai Gaza.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
13 Agustus 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATAM, EKOIN.CO – Rencana pemerintah Indonesia memindahkan 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang untuk dirawat di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menuai gelombang kritik dari berbagai pihak. Kebijakan ini dianggap berpotensi dimanfaatkan untuk memuluskan rencana pengambilalihan wilayah Gaza oleh Israel dan Amerika Serikat (AS).
(Baca Juga: Rencana Rawat Korban Gaza)

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, menyatakan kekhawatirannya terkait potensi keterlibatan Indonesia dalam rencana tersebut. Ia mengungkapkan bahwa adanya pertemuan antara badan intelijen Israel, Mossad, dan utusan khusus AS menjadi sinyal kuat bahwa rencana ini bukan sekadar kemanusiaan.

Menurutnya, petinggi Mossad David Barnea dilaporkan berdiskusi dengan utusan khusus AS Steve Witkoff. Pembicaraan itu membahas pemberian insentif kepada Indonesia dan beberapa negara lain yang bersedia membantu proses relokasi warga Gaza.
(Baca Juga: Pertemuan Mossad-AS Soal Gaza)

Hikmahanto menilai langkah tersebut sangat berisiko. “Saya beranggapan bahwa tindakan ini sangatlah tidak tepat. Jangan sampai Indonesia nanti dikatakan oleh Israel tidak bisa membedakan antara naif dengan bodoh,” ujarnya dalam program Sapa Indonesia Pagi di YouTube Kompas TV, Selasa (12/8/2025).

Ia menegaskan, jika Indonesia menerima insentif yang ditawarkan, maka otomatis akan dikaitkan dengan rencana Israel mengosongkan Gaza. Hal ini, kata dia, jelas bertentangan dengan hukum humaniter internasional dan cita-cita rakyat Palestina untuk merdeka.

Berita Menarik Pilihan

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

“Jadi kalau misalnya pemerintah Indonesia menerima, pasti dikaitkan dengan masalah ini. Dan ini bertentangan dengan hukum humaniter internasional serta apa yang diperjuangkan rakyat Palestina yaitu masalah tanah,” tegasnya.
(Baca Juga: Hukum Humaniter Gaza)

Hikmahanto juga mempertanyakan jaminan nasib warga Gaza yang dibawa ke Pulau Galang. Menurutnya, harus ada kepastian bahwa mereka akan bisa kembali ke tanah airnya, bukan menjadi pengungsi permanen.

“Ini yang harus menjadi pertanyaan. Jangan sekali-kali kita itu naif,” tambahnya.

Kritik Muhammadiyah atas Kebijakan Gaza

Kritik juga datang dari Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas. Ia menilai langkah pemerintah merawat warga Gaza justru akan menguntungkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Presiden AS Donald Trump.
(Baca Juga: Kritik Muhammadiyah Soal Gaza)

Anwar mengingatkan bahwa Trump pernah menyatakan AS akan mengambil alih Gaza setelah warganya direlokasi. Menurutnya, rencana Indonesia dapat secara tidak langsung mendukung strategi tersebut.

Ia menilai, jika warga Gaza dipindahkan dan tak kembali lagi, maka Israel dan AS akan lebih mudah menguasai wilayah itu. “Upaya ini bisa dianggap memuluskan rencana Netanyahu dan Trump untuk mencaplok Gaza,” ujarnya.

Anwar meminta pemerintah Indonesia berhati-hati dan memastikan setiap kebijakan tidak dimanfaatkan pihak lain. Baginya, posisi Indonesia harus tetap berpihak pada kemerdekaan Palestina.
(Baca Juga: Sikap Indonesia Soal Palestina)

Risiko Diplomasi dan Reputasi Internasional

Selain aspek hukum, rencana ini juga dinilai dapat mempengaruhi reputasi diplomasi Indonesia di mata dunia. Menurut pengamat hubungan internasional, dukungan atau partisipasi dalam relokasi warga Gaza tanpa kejelasan tujuan bisa merusak posisi Indonesia sebagai negara yang selama ini vokal mendukung Palestina.

Pengamat menilai, negara-negara yang menerima insentif seperti yang ditawarkan Mossad dan AS akan dilihat sebagai pihak yang menyetujui pengosongan Gaza. Hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi hubungan Indonesia dengan negara-negara Arab dan dunia Islam.

Kritikus kebijakan luar negeri juga mengingatkan bahwa Indonesia pernah mendapat apresiasi karena sikap tegas terhadap Israel. Jika sekarang justru membantu proses yang berpotensi mendukung rencana penguasaan wilayah Gaza, maka reputasi itu bisa hancur.
(Baca Juga: Reputasi Indonesia Diplomasi Gaza)

Para pengamat mendorong pemerintah untuk membuka dialog publik terkait kebijakan ini, agar masyarakat dapat memahami dan mengawasi prosesnya. Tanpa transparansi, rumor dan kecurigaan akan terus berkembang.

Kekhawatiran juga muncul dari kelompok pro-Palestina di Indonesia yang khawatir warga Gaza akan sulit kembali jika sudah keluar dari wilayahnya. Mereka menuntut adanya jaminan resmi bahwa proses perawatan di Pulau Galang bersifat sementara.

Rencana pemindahan ini masih dalam tahap perencanaan, namun pernyataan-pernyataan resmi dari pemerintah belum menjawab kekhawatiran publik.


Rencana Indonesia memindahkan dan merawat warga Gaza di Pulau Galang memicu perdebatan nasional. Kritik datang dari akademisi dan tokoh ormas besar, yang menilai kebijakan ini rawan dimanfaatkan untuk tujuan politik Israel-AS.

Secara hukum, langkah ini dinilai berpotensi melanggar hukum humaniter internasional, terutama jika disertai penerimaan insentif dari pihak asing.

Dari segi diplomasi, reputasi Indonesia sebagai pendukung Palestina juga dipertaruhkan. Kebijakan yang salah langkah dapat mengubah persepsi dunia terhadap sikap politik luar negeri Indonesia.

Ketiadaan jaminan bagi warga Gaza untuk kembali ke tanahnya menjadi salah satu sumber kekhawatiran terbesar publik.

Diperlukan transparansi dan penjelasan resmi agar kebijakan ini tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: diplomasiGazaindonesiaIsraelPalestinaPulau Galang
Post Sebelumnya

Tarif Trump 19% Ancam Ekonomi Nasional

Post Selanjutnya

Menteri PU Pastikan Kelayakan Sekolah Rakyat Bantul

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Bandung, Ekoin.co — Teror satwa liar kembali menghantui warga Jawa Barat. Seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) dilaporkan masuk...

Post Selanjutnya
Menteri PU Pastikan Kelayakan Sekolah Rakyat Bantul

Menteri PU Pastikan Kelayakan Sekolah Rakyat Bantul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.