EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Terbesar Senilai Rp30 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Terbesar Senilai Rp30 Miliar

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal senilai Rp30 miliar di Pelabuhan Rakyat Taman Raja, Tungkal Ulu, Jambi, setelah menerima informasi intelijen. Penindakan ini mengungkap ketidaksesuaian antara dokumen manifest kapal dengan muatan sebenarnya yang berupa 10.000 koli barang ilegal. Operasi gabungan bersama BIN, BAIS, TNI, dan Polri ini tidak hanya mengamankan barang selundupan tetapi juga menangkap delapan ABK dan seorang koordinator lapangan, sebagai upaya serius untuk melindungi industri dalam negeri dan kesehatan masyarakat.

Ray oleh Ray
14 Agustus 2025
Kategori DAERAH, EKONOMI, KRIMINAL, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal terbesar yang diperkirakan bernilai Rp30 miliar. Penindakan ini terjadi di Pelabuhan Rakyat Taman Raja pada 10-12 Agustus 2025. Dalam operasi gabungan tersebut, ditemukan dua kapal yang memuat ribuan koli barang ilegal yang tidak sesuai dengan dokumen resmi.

Menurut keterangan resmi dari Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi, pengawasan ini berawal dari adanya informasi intelijen mengenai penyelundupan barang impor ilegal melalui jalur laut di wilayah Jambi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Bea Cukai segera melakukan pendalaman bersama tim gabungan dari BIN, BAIS, TNI, dan Polri sejak awal bulan Agustus 2025. Hasilnya, tim gabungan menemukan dua kapal, yaitu KLM. Airlangga dan KLM. Arya Dwipa Arama, yang memuat barang-barang ilegal tersebut.

“Meski dokumen kapal mencantumkan barang-barang tersebut secara resmi, tetapi hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara muatan yang dilaporkan dengan barang yang sebenarnya diangkut,” ujar Djaka, seperti dikutip pada Rabu (13/8/2025). Barang-barang yang diamankan mencakup tekstil dan produk tekstil (TPT), ballpress berisi pakaian bekas, dan berbagai barang lain. Total temuan diperkirakan mencapai 10.000 koli, dengan perkiraan nilai lebih dari Rp30 miliar.

Selain barang-barang ilegal, DJBC bersama tim gabungan juga mengamankan delapan orang anak buah kapal (ABK) dari kedua kapal, yang terdiri dari nakhoda, chief, masinis, dan KKM. Selain itu, satu orang koordinator lapangan di pelabuhan rakyat juga turut diamankan. “Tim gabungan juga melakukan pengamanan terhadap kemudi kapal, GPS kapal, dan dokumen kapal. Terhadap kapal tersebut dilakukan penyegelan di dermaga pelabuhan rakyat tersebut,” tambah Djaka dalam pernyataannya.

Setelah proses pengawasan selesai, pada Selasa (12/8/2025), barang hasil penindakan tersebut diangkut ke dalam 89 unit truk wingbox dan dibawa ke Pelindo Jambi dengan pengawalan ketat dari TNI dan Polri. Djaka menegaskan bahwa penyelundupan barang bukan sekadar merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga mengancam industri dalam negeri serta kesehatan masyarakat. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyelundupan untuk beroperasi di wilayah Indonesia,” pungkasnya.

Berita Menarik Pilihan

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Tags: BAISballpressbarang ilegalbea cukaiBea dan CukaiBINDjaka Budhiindustri dalam negeriJambikapalpakaian bekaspelabuhanpenindakanpenyelundupanPolriTekstiltim gabunganTNITungkal Ulu
Post Sebelumnya

Tanda-tanda Ponsel Anda Harus Diganti, Ternyata Bukan Hanya Baterai Cepat Habis

Post Selanjutnya

Tarif Karbon ASEAN: Jalan Menuju Ekonomi Hijau Sekaligus Menopang Industri Kawasan

Ray

Ray

Berita Terkait

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Tarif Karbon ASEAN: Jalan Menuju Ekonomi Hijau Sekaligus Menopang Industri Kawasan

Tarif Karbon ASEAN: Jalan Menuju Ekonomi Hijau Sekaligus Menopang Industri Kawasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.