EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Perubahan Iklim Picu Penyebaran Jamur Mematikan

Perubahan Iklim Picu Penyebaran Jamur Mematikan

Penyebaran jamur Aspergillus, yang memicu infeksi pernapasan mematikan, kian meluas sebagai dampak langsung dari perubahan iklim. Para ilmuwan memperingatkan bahwa fenomena ini telah mencapai titik kritis, mengancam kesehatan jutaan orang dan ketahanan pangan secara global, dengan potensi pergeseran distribusi spesies jamur yang akan mengubah lanskap infeksi dalam beberapa dekade ke depan.

Ray oleh Ray
14 Agustus 2025
Kategori HIBURAN, INTERNASIONAL, KESEHATAN, LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kekhawatiran global muncul seiring meluasnya penyebaran jamur Aspergillus, yang menurut para ilmuwan merupakan ancaman serius yang dipicu oleh perubahan iklim. Peristiwa ini diperkirakan dapat memicu krisis kesehatan dan ketahanan pangan di berbagai belahan dunia.

Aspergillus adalah sejenis jamur yang dapat menimbulkan infeksi pada paru-paru dan gangguan pernapasan. Sporenya dapat terhirup oleh manusia dan menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai aspergilosis. Infeksi ini sangat berisiko bagi individu dengan sistem imun yang lemah, serta penderita asma atau fibrosis kistik. Jamur ini dapat bertahan hidup dan berkembang biak pada suhu tinggi, sehingga mampu bertahan di dalam tubuh manusia yang bersuhu 37 derajat Celcius. Hal ini dijelaskan oleh Elaine Bignell dari University of Exeter, yang mengatakan bahwa gaya hidup alami jamur tersebut memungkinkannya masuk ke paru-paru manusia.

Sebuah studi dari Manchester University mengungkapkan bahwa jamur ini telah menyebar secara luas di wilayah Eropa hingga Asia. Norman van Rhijn, seorang peneliti, menuturkan bahwa dunia saat ini berada pada titik kritis dalam menghadapi peningkatan patogen jamur. Menurutnya, infeksi yang ditimbulkan oleh jamur ini berpotensi menyebabkan kematian jutaan orang di seluruh dunia.

“Kita berbicara tentang ratusan ribu nyawa, dan pergeseran benua dalam distribusi spesies. Dalam 50 tahun ke depan, tempat tumbuh berbagai spesies dan jenis infeksi yang kita hadapi akan berubah total,” kata Rhijn, seperti yang disampaikan oleh Financial Times.

Dilansir dari The Independent, jamur Aspergillus diperkirakan akan meluas hingga 77% wilayah lagi pada tahun 2100. Hal ini disebabkan oleh pemanasan global yang kian memburuk akibat penggunaan bahan bakar fosil. Fenomena tersebut diprediksi akan membuat sembilan juta orang di Eropa menghadapi risiko infeksi mematikan.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Ditengah Polemik, Komika Pandji Pragiwaksono Pilih Jalur Dialog dengan Petinggi MUI

Di wilayah Asia, penyebaran jamur ini diprediksi akan meningkat signifikan, bahkan mencapai wilayah utara seperti China bagian utara, Rusia, hingga Skandinavia dan Alaska. Selain itu, spesies lain dari jamur ini, yaitu Aspergillus flavus, berisiko menyebar ke 16% wilayah baru. Spesies ini tumbuh pada tanaman pangan, sehingga penyebarannya menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan dan ekosistem global.

Tags: Aspergillus flavusFinancial Timesinfeksi jamurjamur Aspergilluskesehatan globalketahanan panganpatogenpemanasan globalperubahan iklimThe Independent
Post Sebelumnya

Fahri Hamzah: Tapera Terlalu Dominan di Perumahan

Post Selanjutnya

Perang Saudara Nigeria Tewaskan 592 Milisi Militer Bersenjata

Ray

Ray

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pandji Pragiwaksono

Ditengah Polemik, Komika Pandji Pragiwaksono Pilih Jalur Dialog dengan Petinggi MUI

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komika Pandji Pragiwaksono memilih jalur dialog di tengah polemik materi stand-up comedy Mens Rea. Bersama kuasa hukumnya,...

Album Baru Lily Allen Meroket, Berpeluang Puncaki Tangga Lagu Inggris (Ist)

Album Baru Lily Allen Meroket, Berpeluang Puncaki Tangga Lagu Inggris

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Album terbaru Lily Allen berjudul West End Girl berpeluang besar menempati posisi puncak tangga album Inggris pekan...

Boyen dan suami lagi menjalani sidang cerai (Ist)

Sidang Cerai Komedian Boiyen Kembali Ditunda, Mediasi Gagal karena Kedua Pihak Absen

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Tangerang, Ekoin.co – Proses perceraian komedian Yeni Rahmawati alias Boiyen dengan sang suami, Rully Anggi Akbar, kembali menemui jalan buntu....

Post Selanjutnya
Perang Saudara Nigeria Tewaskan 592 Milisi Militer Bersenjata

Perang Saudara Nigeria Tewaskan 592 Milisi Militer Bersenjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.