EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Netanyahu: Silahkan Tinggalkan Gaza, Saya Bukan Ngusir

Netanyahu: Silahkan Tinggalkan Gaza, Saya Bukan Ngusir

Netanyahu menegaskan Israel akan mengambil alih Gaza namun membiarkan penduduknya pergi jika mau. Kebijakan ini menuai kritik internasional dan memicu kekhawatiran pelanggaran hak asasi manusia.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

GAZA CITY, EKOIN.CO – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan pasukannya akan mengambil alih Kota Gaza sepenuhnya, namun membiarkan penduduknya pergi jika mereka menginginkannya. Ia menyatakan, langkah itu bukan bentuk pengusiran paksa, melainkan memberi kesempatan bagi warga meninggalkan zona pertempuran.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Netanyahu mengungkapkan kebijakan tersebut terinspirasi dari situasi konflik di Suriah, Ukraina, dan Afghanistan. Dalam kasus-kasus itu, penduduk tetap diberi opsi tinggal atau keluar saat serangan berlangsung.

“Beri mereka kesempatan untuk meninggalkan, pertama-tama, zona pertempuran, dan secara umum untuk meninggalkan wilayah itu, jika mereka mau,” ujarnya dalam wawancara dengan penyiar Israel i24NEWS, dikutip dari AFP, Rabu (13/8/2025).

Netanyahu dan Kontrol Perbatasan Gaza

Di wilayah Gaza, Israel telah lama menerapkan kontrol ketat, termasuk pembatasan di perbatasan dan dalam kota. Kebijakan ini mencakup larangan keluar-masuk bagi warga Palestina, yang oleh banyak pihak dinilai mengekang hak asasi manusia.

Bagi masyarakat Palestina, kebijakan ini dianggap sebagai upaya pengusiran dari tanah kelahiran mereka. Mereka menyamakannya dengan peristiwa “Nakba” pada 1948, yakni pengungsian massal saat pembentukan negara Israel.

Sebelum rencana Netanyahu mengerahkan kembali militer di Gaza dengan dalih memerangi Hamas, situasi di wilayah itu sudah memanas akibat blokade berkepanjangan. Banyak organisasi kemanusiaan memperingatkan, operasi baru akan memperburuk krisis kemanusiaan.

Berita Menarik Pilihan

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Kontroversi Usulan Trump Terkait Gaza

Awal 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu kehebohan global setelah secara terbuka menyarankan agar Gaza diambil alih dan 2,4 juta penduduknya dipindahkan ke Mesir atau Yordania. Usulan ini langsung memicu gelombang penolakan dari berbagai negara dan lembaga internasional.

Rencana tersebut dinilai tidak realistis dan berpotensi melanggar hukum internasional terkait perlindungan penduduk sipil di wilayah konflik. Mesir dan Yordania pun secara tegas menolak menjadi tujuan relokasi paksa warga Gaza.

Netanyahu tidak secara langsung menanggapi usulan Trump, tetapi langkahnya mengambil alih Gaza dipandang sebagian pihak sebagai implementasi terselubung dari gagasan tersebut. Beberapa pengamat menilai kebijakan ini mengaburkan batas antara strategi militer dan rekayasa demografi.

Organisasi hak asasi manusia mengingatkan, setiap upaya mendorong penduduk keluar dari Gaza secara sistematis dapat dikategorikan sebagai deportasi paksa, yang termasuk pelanggaran berat hukum humaniter.

Di sisi lain, Netanyahu bersikeras operasi ini hanya untuk menumpas Hamas dan menjamin keamanan Israel. “Ini bukan soal etnis atau agama. Ini soal melindungi rakyat kami,” kata Netanyahu.

Sejumlah analis menilai, langkah Israel di Gaza juga terkait dinamika politik dalam negeri. Dukungan terhadap Netanyahu di Israel mengalami penurunan, dan operasi militer kerap digunakan sebagai strategi untuk memulihkan citra politik.

Di lapangan, situasi Gaza semakin tegang. Warga menghadapi kesulitan akses pangan, air bersih, dan layanan kesehatan. Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan ribuan warga mulai mencari jalur aman menuju selatan, meski sebagian besar tidak memiliki tempat tujuan.

Para pemimpin negara-negara Arab menyerukan penghentian operasi dan memulai perundingan damai. Namun, prospek dialog masih redup di tengah retorika keras dari kedua pihak.

Konflik di Gaza kembali menjadi pusat perhatian dunia, memicu gelombang solidaritas internasional bagi warga Palestina. Meski begitu, tanpa komitmen politik yang kuat, krisis ini diprediksi akan terus berlarut.

Langkah Israel mengambil alih Gaza dengan membiarkan warga pergi memicu pro-kontra internasional. Pernyataan Netanyahu bahwa kebijakan ini bukan pengusiran tak cukup meredakan kekhawatiran akan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia.

Diperlukan intervensi diplomatik segera untuk mencegah eskalasi dan memastikan perlindungan warga sipil di Gaza. Tanpa itu, penderitaan warga akan semakin berat, dan krisis kemanusiaan tak terelakkan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: GazaIsraelkonflikNetanyahuPalestinatrump
Post Sebelumnya

Sri Mulyani: Pajak Sama Mulianya dengan Zakat

Post Selanjutnya

PBB Naik 1.000 Persen, Warga Geram Cirebon Siap Demo

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pengarahan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) berapi-api. Dia menegaskan komitmennya terus maju...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Post Selanjutnya
PBB Naik 1.000 Persen, Warga Geram Cirebon Siap Demo

PBB Naik 1.000 Persen, Warga Geram Cirebon Siap Demo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.