EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
PM Denmark Frederiksen: Netanyahu Biang Masalah Konflik Gaza

PM Denmark Frederiksen: Netanyahu Biang Masalah Konflik Gaza

PM Denmark menyebut Netanyahu sebagai biang masalah konflik Gaza. Denmark mempertimbangkan sanksi terhadap Israel karena agresi Gaza.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
17 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOPENHAGEN, EKOIN.CO – Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menilai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai biang masalah dalam konflik berkepanjangan di Gaza. Pernyataan keras ini muncul menyusul agresi brutal Israel yang telah menewaskan lebih dari 61 ribu warga Palestina. Frederiksen menegaskan Denmark, yang kini memegang presidensi Uni Eropa, akan meningkatkan tekanan terhadap Israel termasuk melalui opsi sanksi.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Sanksi Israel Jadi Pertimbangan Denmark

Frederiksen menyampaikan pernyataan tegas tersebut dalam wawancara dengan harian Jyllands-Posten yang terbit Sabtu (16/8). Ia menilai Netanyahu telah melangkah terlalu jauh dengan operasi militer di Gaza dan perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat.

“Netanyahu kini adalah masalah itu sendiri,” tegas Frederiksen. Ia menggambarkan situasi kemanusiaan di Gaza sebagai kondisi “benar-benar mengerikan dan katastropis” yang membutuhkan respon lebih tegas dari dunia internasional.

Menurutnya, Denmark sedang mendorong peningkatan tekanan terhadap Israel, meski hingga kini belum memperoleh dukungan penuh dari negara-negara anggota Uni Eropa. Ia menekankan bahwa skema sanksi dapat diarahkan pada pemukim, pejabat, maupun Israel secara menyeluruh.

“Kami tidak menutup kemungkinan apa pun sejak awal. Sama seperti dengan Rusia, kami merancang sanksi untuk menyasar titik di mana kami percaya akan memberi dampak paling besar,” jelas Frederiksen.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Dukungan untuk Palestina Menguat di Dunia Barat

Seiring dengan meningkatnya eskalasi di Gaza, dukungan internasional terhadap Palestina terus meluas. Negara-negara sekutu dekat Amerika Serikat dan Israel seperti Prancis, Inggris, Kanada, hingga Australia diperkirakan akan resmi mengakui negara Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.

Langkah ini disebut akan memperkuat legitimasi Palestina di kancah diplomasi internasional. Meski demikian, Denmark sendiri belum menyatakan rencana terkait pengakuan resmi negara Palestina.

Frederiksen menegaskan prioritas saat ini adalah menghentikan kekerasan dan mencegah korban sipil semakin bertambah. Ia menilai tekanan politik dan ekonomi dapat menjadi instrumen yang efektif, serupa dengan mekanisme sanksi yang diterapkan terhadap Rusia pascainvasi ke Ukraina.

Situasi ini menunjukkan perubahan signifikan dalam dinamika diplomasi Eropa terhadap Israel, di mana suara keras semakin terdengar dari negara-negara Barat yang sebelumnya lebih berhati-hati.

Denmark menilai strategi diplomasi yang selama ini ditempuh belum cukup menekan Israel. Oleh karena itu, opsi sanksi kini dianggap sebagai jalan yang realistis untuk memberi sinyal kuat pada pemerintahan Netanyahu.

Selain itu, meningkatnya jumlah korban di Gaza membuat opini publik di Eropa semakin berpihak pada Palestina. Hal ini menambah dorongan politik bagi para pemimpin untuk mengambil langkah lebih tegas.

Perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat juga menjadi sorotan serius karena dianggap mengancam prospek solusi dua negara yang selama ini diperjuangkan komunitas internasional.

Frederiksen menegaskan bahwa Uni Eropa memiliki tanggung jawab moral untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel, terutama dalam isu kemanusiaan.

Menurutnya, kebijakan Israel bukan hanya menimbulkan penderitaan di Palestina, tetapi juga melemahkan kredibilitas hukum internasional.

Meski menghadapi tekanan geopolitik yang rumit, Frederiksen optimis bahwa langkah diplomasi yang kuat bisa mendorong perubahan.

Ia mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan tekanan kolektif dari komunitas internasional dapat memaksa perubahan kebijakan negara yang melakukan pelanggaran serius.

Namun, sebagian kalangan menilai ancaman sanksi terhadap Israel bisa memicu ketegangan baru dengan Amerika Serikat, sekutu utama Israel yang selama ini melindungi kepentingannya di forum internasional.

Sementara itu, Palestina menyambut baik sinyal dari Denmark dan negara-negara Eropa lain yang menunjukkan keberanian untuk menekan Israel. Mereka menilai langkah ini sebagai momentum penting dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan.

Pada akhirnya, pernyataan Frederiksen menegaskan bahwa konflik Gaza bukan hanya isu kawasan, melainkan ujian bagi komunitas global dalam menegakkan keadilan dan kemanusiaan.

Pernyataan PM Denmark Mette Frederiksen menegaskan sikap baru Eropa dalam menghadapi agresi Israel di Gaza. Netanyahu dinilai sebagai faktor utama yang memperburuk krisis.

Dukungan bagi Palestina semakin meluas, terutama dengan rencana pengakuan negara Palestina oleh sejumlah negara Barat.

Ancaman sanksi terhadap Israel dianggap sebagai upaya strategis untuk menghentikan eskalasi kekerasan.

Namun, dinamika geopolitik dengan Amerika Serikat membuat langkah ini tidak sederhana.

Meski begitu, sikap Denmark bisa menjadi pemicu solidaritas internasional demi solusi damai yang lebih adil.

Komunitas internasional perlu memperkuat diplomasi kolektif untuk menghentikan krisis Gaza.

Uni Eropa sebaiknya bersatu agar tekanan terhadap Israel lebih efektif.

Negara-negara besar harus menempatkan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan politik.

Pengakuan terhadap Palestina bisa menjadi langkah signifikan menuju perdamaian.

Masyarakat sipil internasional perlu terus menyuarakan solidaritas agar suara kemanusiaan tidak tenggelam oleh kepentingan geopolitik. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


.

Tags: DenmarkGazaIsraelNetanyahuPalestinasanksi
Post Sebelumnya

Perlawanan Palestina Guncang Israel di Jalur Gaza

Post Selanjutnya

Prabowo Targetkan IKN Rampung Tiga Tahun

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Prabowo Targetkan IKN Rampung Tiga Tahun

Prabowo Targetkan IKN Rampung Tiga Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.