Bekasi, EKOIN.CO – Kejaksaan Agung bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, serta PT Pupuk Indonesia (Persero) bersinergi dalam program strategis ketahanan pangan, Jaksa Mandiri Pangan. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan nasional. Program ini memanfaatkan lahan sitaan negara yang disulap menjadi area produktif dan telah menunjukkan hasil signifikan melalui panen raya yang digelar di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Jaksa Mandiri Pangan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Panen raya ini dihadiri langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanudin dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengungkapkan rasa apresiasi yang mendalam atas kolaborasi lintas instansi yang telah mewujudkan program ini. Ia menegaskan, program Jaksa Mandiri Pangan adalah bentuk konkret peran Kejaksaan dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.
Baca Juga : Mentan Amran: RI di Jalur Tepat Menuju Swasembada Pangan Tahun Ini
Di lahan seluas tujuh hektare yang dikelola oleh gabungan kelompok tani setempat, program ini berhasil mencatat produktivitas panen yang mengesankan, yaitu tujuh ton per hektare. Hasil panen ini membuktikan bahwa lahan aset rampasan negara yang tidak terpakai bisa diubah menjadi sumber daya produktif bagi masyarakat. Seluruh hasil panen langsung diserap oleh Perum Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram gabah kering, memastikan petani mendapatkan harga yang adil dan stabil.
Program Jaksa Mandiri Pangan secara nasional mengelola 414 bidang tanah rampasan dengan total lebih dari 330 hektare. Produktivitas rata-rata lahan-lahan ini mencapai lima ton padi per hektare, dengan potensi total hasil panen hingga 1.650 ton padi per musim. Dalam kolaborasi ini, Kejaksaan bertindak sebagai koordinator lahan, Kementerian Pertanian menyediakan bibit dan sarana pertanian, PT Pupuk Indonesia menjamin ketersediaan pupuk, sementara Perum Bulog menjamin penyerapan hasil panen.
Sinergi Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan
Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kontribusi Kejaksaan dalam mempercepat produksi bahan pangan memiliki dampak yang luar biasa. Menurutnya, percepatan sering kali terjadi ketika Kejaksaan terlibat, mulai dari proses tender, distribusi pupuk, hingga program cetak sawah baru. Program cetak sawah sendiri merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan Kejaksaan melalui pemanfaatan lahan rampasan negara. “Pengaruh kejaksaan terhadap ketahanan pangan di Republik Indonesia ini sangat besar. Banyak contoh nyata di lapangan. Di Kalimantan, Sumatera, Papua hingga Jawa, setiap kali kejaksaan mendukung, percepatan selalu terjadi,” ujarnya.
Baca juga : Mentan Dapat Instruksi Setop Impor Gula Presiden Perintahkan Hilirisasi Pangan Nasional
Prestasi ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk lembaga internasional seperti FAO dan Kementerian Pertanian Amerika Serikat. Mentan juga menyoroti data BPS yang menunjukkan pertumbuhan sektor pertanian sebesar 10,55 persen, yang merupakan angka tertinggi dalam sejarah. Ia menambahkan, pencapaian ini bukanlah semata-mata karena anggaran, melainkan karena kebijakan yang tepat, kolaborasi yang kuat, dan dukungan dari semua pihak.
Mentan mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus mendukung program Jaksa Mandiri Pangan guna mewujudkan petani sejahtera dan swasembada pangan. “Mari bersama-sama kita wujudkan Indonesia yang berdaulat pangan menuju Visi Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Program ini selaras dengan strategi pemerintah dalam membangun lumbung pangan nasional, memperluas lahan, meningkatkan produksi, dan menciptakan lapangan kerja. Kolaborasi yang erat antara Kejaksaan, Kementerian Pertanian, dan entitas terkait lainnya menjadi bukti komitmen bersama untuk mencapai Indonesia yang mandiri dalam bidang pangan.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





