EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Penjualan Motor Listrik Tanpa Subsidi Merosot

Penjualan Motor Listrik Tanpa Subsidi Merosot

Penjualan motor listrik anjlok hingga 70% pada 2025 karena hilangnya subsidi. Industri menunggu kejelasan insentif dari Kemenperin untuk memulihkan pasar.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
22 Agustus 2025
Kategori HIBURAN, OTOMOTIF
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Penjualan motor listrik mengalami penurunan tajam pada 2025, setelah pemerintah tidak lagi melanjutkan program subsidi seperti tahun lalu. Jika sebelumnya masyarakat mendapat bantuan Rp 7 juta per unit, kini insentif itu tidak terdengar kabarnya. Kondisi ini membuat pasar motor listrik anjlok hingga 70% dibandingkan tahun sebelumnya.
Gabung WA Channel EKOIN

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi, mengungkapkan penurunan tersebut sangat bervariasi di tiap produsen. “Ada yang sampai 30%, 40%, 50%, bahkan mungkin 60%. Bahkan 70% penjualan di masing-masing APM. Tapi kan ini sangat relatif, tergantung kreativitas APM untuk menjalankan kerjasama atau strategi marketingnya,” kata Budi kepada CNBC Indonesia, Jumat (22/8/2025).

Motor Listrik Tertekan Tanpa Insentif

Budi menjelaskan, ada sejumlah merek yang tetap bisa menjual cukup baik, namun harus menanggung biaya tambahan besar. Biaya tersebut meliputi pemasaran, sumber daya manusia, hingga pemberian diskon ekstra agar konsumen tertarik.

Menurutnya, strategi diskon besar-besaran yang ditempuh pabrikan menyerupai masa ketika subsidi motor listrik masih berlaku. “Saya nggak tahu apakah dengan memberikan diskon cukup besar mereka masih punya profit. Tapi saya lihat beberapa juga seperti itu ya. Kayak Honda kemarin juga cukup lumayan, kemudian Alva juga demikian,” jelasnya.

Ia menegaskan kondisi ini membuat produsen harus berupaya agar usaha tetap berlanjut. “Yang penting sustain. Nah salah satunya mungkin diskonnya cukup besar, sama dengan waktu diberikan subsidi,” lanjut Budi.

Berita Menarik Pilihan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

Proyeksi Penjualan Motor Listrik 2025

Berdasarkan data Aismoli, penjualan motor listrik pada 2024 mencapai sekitar 70 ribu unit berkat subsidi pemerintah. Namun tahun ini, Budi memprediksi angka tersebut bakal anjlok drastis. “Kalau tidak ada subsidi, minat masyarakat turun sekitar 60-70%. Ya mungkin penjualan kisaran 25-30 ribu unit. Karena bulan kemarin saja penjualan baru mencapai sekitar 11 ribu,” ungkapnya.

Situasi tersebut membuat pelaku industri menaruh harapan besar pada pemerintah. Mereka menunggu kepastian insentif dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang dipimpin Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Kita malah nunggu kejelasan dari Pak Agus Gumiwang. Kemenperin tinggal satu putaran lagi, apakah rapat dengan Menko Perekonomian atau rapat terbatas. Yang kemudian dalam rapat lebih tinggi lagi dengan melibatkan beberapa menteri, sehingga ada semacam statement atau arahan dari pengambil keputusan,” jelas Budi.

Hingga kini, industri belum mendapat sinyal kapan kebijakan insentif baru akan diumumkan. Pelaku usaha menekankan pentingnya kejelasan kebijakan agar penjualan motor listrik bisa kembali terdongkrak.


Penjualan motor listrik Indonesia tahun ini merosot hingga 70% akibat absennya subsidi. Produsen berjuang dengan strategi diskon agar tetap bertahan, meski margin keuntungan semakin tipis.

Tanpa insentif pemerintah, proyeksi penjualan hanya 25–30 ribu unit, jauh di bawah capaian 2024. Hal ini menandakan lemahnya daya tarik pasar motor listrik jika harga terlalu tinggi.

Kebijakan subsidi dinilai krusial untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di tengah masyarakat. Industri berharap adanya kepastian dari Kemenperin dan kementerian terkait.

Jika insentif kembali digulirkan, penjualan berpeluang pulih sekaligus mendukung target transisi energi nasional. Namun, tanpa dukungan, motor listrik terancam hanya jadi pilihan segelintir konsumen.

Pemerintah diminta segera memberi kepastian agar industri dan masyarakat sama-sama diuntungkan. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: industri motor listrikinsentif motor listrikmotor listrikpasar motor listrikpenjualan motor listriksubsidi motor listrik
Post Sebelumnya

KPK Sita Godzilla Milik Immanuel Ebenezer Jadi Barang Bukti

Post Selanjutnya

Harga Motor Bisa Naik Karena Opsen Pajak Konsumen Tertekan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
Harga Motor Bisa Naik Karena Opsen Pajak Konsumen Tertekan

Harga Motor Bisa Naik Karena Opsen Pajak Konsumen Tertekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.