EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Anggaran Pendidikan 2026 Fokuskan Beasiswa dan Guru

Sumber dok kemenkeu.go.id

APBN 2026 Disusun Kredibel dan Berkelanjutan Bersama DPR

“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberi manfaat nyata.” “Pemerintah dan DPR RI sepakat menjaga defisit di bawah 3 persen PDB.”

Agus DJ oleh Agus DJ
25 Agustus 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pemerintah menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Fraksi DPR RI atas dukungan, masukan, dan pandangan yang disampaikan terhadap Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Kamis (21/8), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan kerja sama erat dengan DPR RI menjadi landasan penting dalam menyusun APBN 2026 yang kredibel, sehat, dan berkelanjutan.

Baca juga : Anggaran Pendidikan 2026 Fokuskan Beasiswa dan Guru

Sri Mulyani menyebut seluruh pandangan fraksi telah memberikan kontribusi positif. Menurutnya, hal itu menjadi dorongan kuat agar APBN 2026 dapat menjadi instrumen nyata negara dalam membangun ekonomi yang tangguh, mandiri, sekaligus menyejahterakan rakyat.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberi manfaat nyata, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli, dan meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Menkeu dalam rapat tersebut.

Berita Menarik Pilihan

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

Belanja Negara yang Berkualitas

Menkeu menegaskan Pemerintah sejalan dengan aspirasi DPR RI agar belanja negara lebih berkualitas, fokus, dan produktif. Dengan demikian, setiap alokasi anggaran mampu memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

Belanja produktif yang diarahkan ke sektor prioritas, menurut Menkeu, akan menjadi katalis untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta memperluas kesempatan kerja.

Selain itu, penguatan anggaran untuk layanan publik diyakini dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Komitmen menjaga kualitas belanja negara juga dianggap sebagai langkah strategis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut hingga tahun depan.

Sumber dok kemenkeu.go.id

Pendapatan Negara dan Reformasi Pajak

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada DPR RI terkait dukungan optimalisasi pendapatan negara. Upaya tersebut dilakukan melalui reformasi perpajakan, peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta pemanfaatan teknologi digital.

Sri Mulyani menegaskan langkah ini tidak hanya akan memperkuat penerimaan negara, namun juga tetap memperhatikan iklim investasi dan keberlanjutan dunia usaha.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi instrumen penting dalam menciptakan sistem perpajakan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Dengan dukungan penuh DPR RI, Pemerintah optimistis penerimaan negara tahun 2026 dapat semakin terjaga sehingga pembiayaan pembangunan tetap berjalan stabil.

Menjaga Defisit dan Stabilitas Fiskal

Selain aspek pendapatan, Pemerintah dan DPR RI juga sepakat menjaga defisit APBN 2026 tetap berada di bawah 3 persen PDB. Langkah ini dinilai penting demi terciptanya pengelolaan fiskal yang sehat, prudent, dan berkelanjutan.

Sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, serta Pemerintah Daerah akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sri Mulyani menegaskan koordinasi lintas sektor merupakan kunci menghadapi dinamika ekonomi global, termasuk potensi gejolak harga komoditas dan ketidakpastian pasar keuangan.

Dalam rapat paripurna tersebut, sejumlah fraksi juga menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan fiskal dengan memperhatikan kualitas belanja dan konsistensi kebijakan jangka panjang.

Penghargaan dan Harapan Pemerintah

Di bagian akhir penyampaian, Sri Mulyani menyampaikan ucapan terima kasih atas semangat konstruktif seluruh anggota DPR RI dalam membahas RAPBN 2026.

Ia menegaskan bahwa masukan DPR merupakan bentuk nyata gotong royong politik dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur.

“Semangat gotong royong ini menjadi modal besar kita dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional,” ungkapnya.

Pemerintah berharap pembahasan lebih lanjut dapat dilakukan dengan suasana kolaboratif agar APBN 2026 benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Sebagai penutup, dapat dilihat bahwa APBN 2026 tidak hanya menjadi instrumen anggaran tahunan, melainkan juga wujud nyata arah pembangunan Indonesia ke depan. Komitmen Pemerintah dan DPR RI untuk menjaga fiskal yang sehat menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan global.

Dengan dorongan belanja negara yang lebih berkualitas, setiap rupiah yang dialokasikan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Langkah optimalisasi penerimaan negara melalui reformasi perpajakan dan digitalisasi juga diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembangunan tanpa membebani dunia usaha.

Kesepakatan menjaga defisit di bawah 3 persen PDB menandakan kehati-hatian Pemerintah sekaligus kesiapan menghadapi risiko ekonomi global yang dinamis.

Akhirnya, sinergi erat antara Pemerintah dan DPR RI menjadi pilar penting untuk memastikan APBN 2026 benar-benar membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: APBN 2026belanja berkualitasdefisit anggaranDPR RIpendapatan negaraSri Mulyani
Post Sebelumnya

Sri Mulyani Siapkan Surat Utang Baru Dim Sum Bond, Ini Targetnya

Post Selanjutnya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ditarget 5,4 Persen 2026

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Ilustrasi tumpukan emas batangan Logam Mulia Antam di Jakarta. Per Kamis (22/1/2026),

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Investor Jangka Pendek Diminta Waspada

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Misalnya, mereka yang membeli emas pada 22 Januari 2025 di harga Rp 1.606.000 per gram kini masih menikmati yield sebesar...

Post Selanjutnya
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ditarget 5,4 Persen 2026

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ditarget 5,4 Persen 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.