EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Massa Demo Terbagi Dua di Depan DPR, Sebagian Mundur ke Palmerah dan Sebagian Lain Tetap Berorasi di Gerbang Pancasila

Massa Demo Terbagi Dua di Depan DPR, Sebagian Mundur ke Palmerah dan Sebagian Lain Tetap Berorasi di Gerbang Pancasila

Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR pada Senin (25/8/2025) terbagi dua setelah polisi menembakkan gas air mata. Sebagian massa terdesak mundur ke arah Stasiun Palmerah, sementara ratusan demonstran lainnya tetap bertahan di depan Gerbang Pancasila sambil berorasi. Kondisi ini menyebabkan sebagian area jalan diselimuti asap putih, namun di titik gerbang utama, massa dan aparat masih dalam posisi siaga tanpa adanya bentrokan fisik yang terjadi.

Ray oleh Ray
25 Agustus 2025
Kategori BREAKING NEWS, EKONOMI, KEUANGAN, NASIONAL, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR pada Senin (25/8/2025) sore mengalami situasi terbagi. Massa yang sebelumnya memenuhi ruas Jalan Gerbang Pemuda hingga Jalan Tentara Pelajar terpecah menjadi dua kelompok setelah polisi melepaskan tembakan gas air mata. Sebagian demonstran dipukul mundur, sementara sisanya tetap bertahan di area Gerbang Pancasila.

Aparat kepolisian membentuk barikade rapat dengan perisai transparan. Mereka bergerak maju sambil memukul-mukul tameng, menimbulkan suara keras yang bergema. Aparat terus menembakkan gas air mata ke arah massa, menyebabkan asap putih menyelimuti udara.

Akibat tindakan tersebut, massa yang semula bertahan perlahan menjauh dari barikade aparat sambil menutup hidung dan mata. Sejumlah demonstran mencoba menahan laju pasukan dengan melemparkan botol plastik dan berbagai benda lainnya. Meski demikian, dorongan terus-menerus membuat barisan massa terdesak mundur hingga mendekati Halte Stasiun Palmerah, mengarah ke kawasan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup.

Namun, pemandangan berbeda terlihat di depan Gerbang Pancasila, pintu masuk utama ke kompleks parlemen. Ratusan massa masih bertahan di lokasi ini. Dengan menggunakan pengeras suara, mereka menyampaikan orasi dan kritikan terhadap DPR. Beberapa kelompok bahkan memilih untuk duduk di trotoar jalan.

Di titik tersebut, aparat gabungan dari TNI dan Polri berjaga ketat. Barisan mereka berdiri di sisi kanan dan kiri jalan, sementara sebagian lainnya langsung bersiaga di depan pagar besi Gerbang Pancasila. Ketegangan tetap terasa, namun hingga berita ini ditulis, belum ada upaya pembubaran paksa yang dilakukan di area tersebut. Situasi saat ini masih terkendali, meskipun perpecahan massa menandai dinamika baru dalam aksi unjuk rasa sore itu.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

Tags: 25 Agustusbarikadedemogas air mataGedung DPRGerbang PancasilaJakartaKompas.commassapolisiStasiun PalmerahTNI-Polriunjuk rasa
Post Sebelumnya

Prabowo Lantik Didit Herdiawan Pimpin Proyek Tanggul Laut Pantura

Post Selanjutnya

Rodrygo Tinggalkan Madrid, Liga Inggris Menanti

Ray

Ray

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Rodrygo Tinggalkan Madrid, Liga Inggris Menanti

Rodrygo Tinggalkan Madrid, Liga Inggris Menanti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.