EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Cincin Saturnus Tampak Lenyap, Astronom Memanfaatkan Momen Langka Ini

Cincin Saturnus Tampak Lenyap, Astronom Memanfaatkan Momen Langka Ini

Cincin Saturnus yang tampak menghilang adalah fenomena alamiah yang terjadi karena sudut pandang Bumi saat mengamati planet tersebut. Peristiwa yang disebut ring plane crossing ini, terjadi setiap 15 tahun sekali, justru menjadi momen penting bagi astronom untuk melakukan penemuan baru, seperti saat penemuan 13 satelit alami Saturnus di masa lalu.

Ray oleh Ray
27 Agustus 2025
Kategori EDUKASI, INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Selama beberapa bulan terakhir, para astronom dari berbagai belahan dunia mengamati sebuah fenomena unik yang terjadi di tata surya kita. Cincin planet Saturnus, yang biasanya terlihat mencolok, kini perlahan tampak menghilang. Namun, fenomena ini bukanlah pertanda lenyapnya cincin tersebut, melainkan ilusi optik yang disebut ring plane crossing.

Ilmuwan menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi karena sudut pandang Bumi terhadap Saturnus membuat cincin planet itu terlihat dari sisi paling tipis, atau edge-on. Akibatnya, pandangan dari Bumi menimbulkan kesan seolah-olah cincin itu telah lenyap. Perjalanan Saturnus mengelilingi Matahari, yang memakan waktu 29,4 tahun, menjadi penyebab utama fenomena ini.

Selama perjalanannya, cincin Saturnus terlihat dari sudut yang berbeda dari Bumi. Kadang terlihat dari atas, kadang dari bawah. Namun, saat terjadi ekuinoks Saturnus, ketika Matahari berada tepat di atas garis ekuator planet, cincin tidak lagi terlihat jelas.

Peristiwa langka ini, ring plane crossing, terjadi sekitar setiap 15 tahun sekali. Catatan dari NASA menunjukkan bahwa momen-momen seperti ini justru sangat membantu para astronom dalam membuat penemuan baru. Sebagai contoh, di masa lalu, fenomena ini berperan dalam penemuan 13 satelit alami Saturnus antara tahun 1655 hingga 1980.

Sayangnya, pada Maret 2025 lalu, cincin Saturnus yang menipis tidak dapat diamati secara langsung. Ini karena Saturnus berada terlalu dekat dengan Matahari, sehingga tidak bisa dilihat baik dari Bumi maupun melalui teleskop luar angkasa. Saturnus baru akan terlihat kembali pada akhir April mendatang, saat mulai menampakkan dirinya di langit fajar.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Peristiwa serupa ini akan kembali terjadi pada tahun 2038, dengan posisi Saturnus yang lebih ideal untuk diamati. Meski demikian, para ilmuwan menegaskan bahwa cincin Saturnus tidak akan benar-benar lenyap, setidaknya tidak dalam waktu dekat. Diperkirakan cincin tersebut masih akan bertahan hingga 300 juta tahun mendatang.

Tags: antariksaastronomiCincin Saturnusekuinoksilusi optikMatahariNASAring plane crossingsatelit alamisaturnustata surya
Post Sebelumnya

Google Terapkan Verifikasi Pengembang Aplikasi untuk Perangi Malware di Indonesia

Post Selanjutnya

BPS Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1,65 Triliun untuk Menjamin Sensus dan Survei di 2026

Ray

Ray

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
BPS Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1,65 Triliun untuk Menjamin Sensus dan Survei di 2026

BPS Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1,65 Triliun untuk Menjamin Sensus dan Survei di 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.