EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Cilacap Jadi Percontohan, Produksi SAF Akan Direplikasi di Kilang Lain

Cilacap Jadi Percontohan, Produksi SAF Akan Direplikasi di Kilang Lain

Pertamina berencana mereplikasi keberhasilan produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) dari minyak jelantah di Kilang Cilacap ke beberapa kilang lainnya.

Ray oleh Ray
28 Agustus 2025
Kategori DAERAH, EKOBIS, EKONOMI, ENERGI, INDUSTRI, INFRASTRUKTUR, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pertamina telah berhasil memproduksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) dari bahan baku minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) yang digunakan sebagai bahan bakar pesawat. Proses produksi ini saat ini baru dilakukan di unit Treated Distillate Hydrotreating (TDHT) Kilang Pertamina Cilacap, yang memiliki kapasitas 8.000 barel per hari.

Berkat keberhasilan tersebut, Direktur Operasional Kilang Pertamina Internasional (KPI) Didik Bahagia menuturkan bahwa produksi SAF akan direplikasi pada beberapa kilang lain. Kilang KPI yang ditargetkan untuk replikasi produksi SAF ini adalah kilang RU II Dumai, kilang RU VI Balongan, dan kilang RU V Balikpapan.

“Di Balongan, di Dumai dan juga di Balikpapan harapannya di tahun 2026 semester II, kita bisa memproduksi itu,” ujar Didik di RU IV Cilacap, pada hari Rabu, 27 Agustus 2025.

Menurut Didik, saat ini KPI tengah berupaya mempelajari keberhasilan yang dicapai di Kilang Pertamina Cilacap agar dapat direplikasi di lokasi lain. Dia merinci, untuk Kilang RU II Dumai, saat ini sudah dilakukan evaluasi dari uji coba percontohan (pilot test) dan direncanakan target produksinya dapat dimulai pada kuartal I-2026.

Sementara itu, di Balongan sedang dalam proses persiapan uji coba percontohan katalis. Jika proses tersebut berhasil, produksi akan dimulai pada kuartal IV-2026.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

“Semester II 2026 yang jelas SAF bukan hanya diproduksi di Cilacap,” tegas Didik.

Sebelumnya, Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, juga telah menegaskan dukungannya terhadap replikasi Kilang Cilacap untuk produksi SAF. Menurutnya, langkah ini akan sangat membantu swasembada energi yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

Iriawan juga menyampaikan bahwa SAF merupakan hasil produksi anak bangsa yang harus didukung penuh. Ke depan, ia berharap SAF tidak hanya diekspor, tetapi juga dapat digunakan oleh maskapai penerbangan di dalam negeri.

“Insyaallah ada beberapa maskapai penerbangan sudah berkomunikasi dengan Dirut Pelita. Insyaallah mungkin bisa Garuda nanti dan penerbangan lainnya. Yang jelas sudah dibuktikan kemarin penerbangan pertama ke Denpasar dan kembali, aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, KPI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta Kementerian Perhubungan.

Tags: Didik BahagiaJakartaKilang BalikpapanKilang BalonganKilang DumaiKilang Pertamina CilacapKPIminyak jelantahMochamad IriawanPertaminaPertamina InternasionalSAFSustainable Aviation Fuelswasembada energiUCO
Post Sebelumnya

AFPI Buka Suara Soal Dugaan Praktik Kartel Bunga Pinjaman di Jakarta

Post Selanjutnya

Kisah Hidup Mohammad Hatta: Rela Tak Beli Sepatu dan Kesulitan Bayar Listrik Demi Integritas

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Kisah Hidup Mohammad Hatta: Rela Tak Beli Sepatu dan Kesulitan Bayar Listrik Demi Integritas

Kisah Hidup Mohammad Hatta: Rela Tak Beli Sepatu dan Kesulitan Bayar Listrik Demi Integritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.